Roger Dubuis kembali membuka arsip desainnya lewat Excalibur Biretrograde Perpetual Calendar, sebuah complicated watch yang mempertemukan salah satu format paling khas dalam sejarah awal manufaktur dengan bahasa desain Excalibur yang lebih flamboyan.
Bagi Roger Dubuis, biretrograde calendar bukan sekadar komplikasi tambahan. Format ini sudah menjadi bagian dari identitas teknis maison sejak era awal berdirinya. Pada rilisan terbaru ini, konsep tersebut dipadukan dengan case Excalibur dan material mewah, sekaligus mendapatkan sejumlah pembaruan teknis yang membuat mekanismenya jauh lebih modern.
Hasil akhirnya adalah jam yang secara visual sangat Roger Dubuis: berani, kompleks, dan jelas tidak dibuat untuk mereka yang menginginkan understated luxury.
Dial Berlapis dengan Aksen Mother-of-Pearl “Astral Blue”

Daya tarik pertama Excalibur Biretrograde Perpetual Calendar tentu berada di dial-nya.
Roger Dubuis menggunakan empat bidang besar mother-of-pearl berwarna Astral Blue sebagai inlay pada dial. Material tersebut ditempatkan pada beberapa area penting, termasuk flange, skala hari dan tanggal, serta bagian yang mengelilingi indikator kalender.
Permainan material kemudian semakin kompleks pada indikator moon phase.
Disc bulan menggunakan emas rose 18 karat yang diberi ukiran laser, ditempatkan di atas latar aventurine glass. Kombinasi permukaan metalik, mother-of-pearl, dan aventurine menciptakan kedalaman visual yang membuat dial terasa lebih seperti objek astronomi daripada kalender mekanis konvensional.
Di sinilah karakter Roger Dubuis terasa sangat kuat. Informasi kalender yang biasanya ditampilkan secara sederhana justru diperlakukan sebagai bagian dari arsitektur dekoratif jam.
Format biretrograde juga membuat tampilan kalender menjadi lebih dinamis. Alih-alih seluruh indikator berputar penuh, jarum bergerak sepanjang lintasan tertentu lalu kembali ke posisi awal ketika mencapai ujung skalanya.
Case Rose Gold 40mm yang Lebih Kompak

Di balik dial yang kompleks tersebut terdapat case rose gold 18 karat berdiameter 40mm dengan ketebalan 12,25mm.
Ukuran ini menjadi salah satu perubahan penting dibandingkan generasi sebelumnya. Roger Dubuis mengecilkan case tanpa menghilangkan karakter Excalibur yang selama ini dikenal melalui konstruksi case agresif dan detail arsitekturalnya.
Water resistance mencapai 100 meter, cukup tinggi untuk sebuah complicated watch dengan konstruksi dial dan movement yang kompleks.
Case juga mempertahankan konfigurasi three-lug yang menjadi salah satu identitas visual Roger Dubuis.
Namun, desain tersebut memiliki konsekuensi praktis. Pergantian strap tidak menggunakan sistem universal biasa, melainkan membutuhkan quick-change system proprietary Roger Dubuis.
Dengan kata lain, bahkan bagian yang terlihat sederhana seperti strap tetap dirancang sebagai bagian dari ekosistem teknis maison.
Kaliber RD850 Mendapat Kalibrasi Baru

Di balik seluruh tampilan tersebut bekerja kaliber RD850, automatic movement yang membawa komplikasi perpetual calendar biretrograde.
Secara arsitektur, movement ini menarik karena tetap menggunakan konstruksi gear train tradisional. Fourth wheel berada di posisi 6 o’clock, sementara mekanisme kalender menggunakan sistem rack dan cam untuk mengatur pergerakan indikator.
Roger Dubuis kemudian memberikan pembaruan pada mekanisme tersebut.
Rack dan cam kini berputar menggunakan jewelled bearing, sebuah perubahan yang ditujukan untuk meningkatkan reliabilitas dan mengurangi gesekan pada sistem yang bekerja cukup kompleks.
Movement juga menggunakan escape wheel berbahan silicon dengan diamond coating, menunjukkan pendekatan Roger Dubuis terhadap material modern dalam mekanisme yang pada dasarnya memiliki akar tradisional.
Spesifikasinya mencakup frekuensi 28.800 vph dan power reserve sekitar 60 jam.
Untuk sebuah perpetual calendar, angka tersebut menarik karena jam harus terus mempertahankan koordinasi antara berbagai indikator kalender sambil tetap menyediakan cadangan energi yang cukup untuk penggunaan sehari-hari.
Dari Biretrograde Awal 1990-an ke Excalibur Modern

Menariknya, komplikasi ini bukan sesuatu yang baru bagi Roger Dubuis.
Format biretrograde perpetual calendar sudah memiliki hubungan dengan sejarah awal maison. Roger Dubuis pernah mengembangkan perpetual calendar dengan sistem biretrograde pada era awal 1990-an, jauh sebelum bahasa desain Excalibur menjadi identitas utama brand.
Versi terbaru ini pada dasarnya mengambil gagasan tersebut dan memasukkannya ke dalam konteks Roger Dubuis modern.
Perbedaannya terasa pada kualitas eksekusi mekanis, penggunaan material kontemporer, serta integrasi komplikasi tersebut ke dalam case Excalibur.
Dengan demikian, jam ini bukan sekadar reinterpretasi estetika. Ia juga menjadi semacam penghubung antara Roger Dubuis sebagai watchmaker yang berfokus pada komplikasi dan Roger Dubuis modern yang dikenal dengan desain ekstrem dan sangat ekspresif.
Harga Rp1,7 Miliar Lebih dan Hanya 188 Unit

Eksklusivitasnya diperkuat oleh jumlah produksi yang sangat terbatas.
Roger Dubuis Excalibur Biretrograde Perpetual Calendar diproduksi hanya 188 unit dan dijual secara eksklusif melalui butik Roger Dubuis.
Harganya mencapai USD 109.000, belum termasuk pajak.
Jika dikonversikan secara kasar ke rupiah dengan kurs USD 1 = Rp16.000, nilainya berada di kisaran Rp1,74 miliar, sebelum pajak dan biaya terkait.
Harga tersebut menempatkannya jelas di wilayah haute horlogerie, sekaligus menunjukkan bahwa yang dibeli bukan hanya perpetual calendar, tetapi kombinasi antara komplikasi historis Roger Dubuis, material precious metal, produksi terbatas, dan desain Excalibur yang sangat khas.
Kesimpulan
Excalibur Biretrograde Perpetual Calendar adalah contoh bagaimana Roger Dubuis bisa mengambil elemen dari masa lalunya tanpa membuatnya terasa seperti reissue vintage.
Format biretrograde yang sudah muncul dalam sejarah awal maison dipertahankan, tetapi dibungkus dalam case Excalibur yang lebih modern, dial Astral Blue yang penuh lapisan material, serta kaliber RD850 dengan sejumlah peningkatan teknis.
Hasilnya memang tidak akan cocok untuk semua orang.
Namun justru itu bagian dari daya tarik Roger Dubuis. Maison ini tidak berusaha membuat complicated watch yang aman secara estetika. Ia memilih untuk membuat perpetual calendar yang langsung terlihat seperti Roger Dubuis—flamboyan, teknis, dan sedikit polarising.
Sumber:
https://watchesbysjx.com/2026/08/roger-dubuis-excalibur-biretrograde-perpetual-calendar-review.html
