Parmigiani Fleurier kembali berkolaborasi dengan Sincere Fine Watches melalui TONDA PF Automatic 36mm Soft Violet SHH Edition, jam tangan eksklusif yang hadir dalam edisi terbatas 50 unit. Mengandalkan case stainless steel 36mm, bezel platinum, serta dial Soft Violet dengan guilloché Grain d’Orge, rilisan ini menawarkan interpretasi baru terhadap estetika quiet luxury khas Tonda PF. Desain...
Tag: Jam Tangan Mewah
Roger Dubuis Satukan Format Biretrograde Klasik dengan Perpetual Calendar di Excalibur Terbaru
Roger Dubuis kembali membuka arsip desainnya lewat Excalibur Biretrograde Perpetual Calendar, sebuah complicated watch yang mempertemukan salah satu format paling khas dalam sejarah awal manufaktur dengan bahasa desain Excalibur yang lebih flamboyan. Bagi Roger Dubuis, biretrograde calendar bukan sekadar komplikasi tambahan. Format ini sudah menjadi bagian dari identitas teknis maison sejak era awal berdirinya. Pada...
Kenapa Jaeger-LeCoultre Neo-Vintage Kembali Dilirik Kolektor?
Di tengah tren jam tangan vintage yang semakin kuat, ada satu kategori yang mulai mendapat perhatian lebih besar: neo-vintage. Untuk Jaeger-LeCoultre, periode ini menawarkan kombinasi menarik antara desain klasik, teknologi yang masih relatif modern, serta harga yang belum selalu setinggi model vintage ikonik. Apa yang Dimaksud dengan Jaeger-LeCoultre Neo-Vintage? Jaeger-LeCoultre neo-vintage merujuk pada jam dari...
Rado Rayakan Kemitraan dengan European Cricket Lewat Captain Cook Edisi Khusus
Rado memperluas koleksi Captain Cook dengan edisi khusus untuk merayakan perannya sebagai Official Timing Partner European Cricket. Jam tangan ini membawa sejumlah detail bertema kriket pada dial dan strap, tetapi tetap mempertahankan karakter dive watch Captain Cook yang dikenal sejak kebangkitan koleksinya pada 2017. Desain Dial Terinspirasi Lapangan Kriket Dial Captain Cook x European Cricket...
Rolex Rayakan 100 Tahun Oyster Perpetual dengan Edisi Emas 34mm Bertabur Batu Alam
Tahun 2026 menjadi momen bersejarah bagi Rolex. Tepat satu abad sejak peluncuran Oyster Perpetual pertama pada 1926, merek jam tangan mewah asal Swiss ini memperingati tonggak penting tersebut dengan menghadirkan Oyster Perpetual 34mm dalam balutan emas 18 karat. Koleksi terbaru ini tampil berbeda dari Oyster Perpetual pada umumnya, menggabungkan material emas Everose maupun emas kuning...
Jaeger-LeCoultre Perkecil Ukuran Reverso Duoface, Ini Entry Point Terbaik ke Dunia Reverso
Jaeger-LeCoultre memperluas koleksi ikoniknya dengan menghadirkan Reverso Tribute Duoface Small Seconds dalam ukuran yang lebih kecil, mengikuti tren downsizing yang semakin kuat pada 2026. Dengan desain dua wajah, movement dual-time, dan case reversible khas Reverso, model ini menawarkan salah satu titik masuk paling menarik untuk mengenal jam tangan yang telah menjadi ikon horologi sejak 1931....
Favre Leuba Hadirkan Deep Raider Day Date Versi Two-Tone Emas Kuning
Favre Leuba kembali memperluas koleksi Deep Raider Day Date dengan meluncurkan tiga varian two-tone yang memadukan stainless steel dan aksen emas kuning. Setelah bangkit kembali di bawah kepemimpinan Patrik Hoffmann sejak 2024, rilisan terbaru ini melanjutkan warisan Deep Blue 1964 sebagai dive watch bergaya tool watch klasik dengan sentuhan yang lebih modern dan mewah. Desain...
TAG Heuer Beri Penghormatan Terakhir untuk Zandvoort Lewat Formula 1 Solargraph Edisi Oranye
TAG Heuer memperkenalkan Formula 1 Solargraph 38mm edisi Zandvoort untuk menandai balapan Formula 1 terakhir di sirkuit Zandvoort pada 23 Agustus 2026. Sebagai Official Timekeeper Formula 1, TAG Heuer menghadirkan dua edisi terbatas dengan desain yang mengambil inspirasi dari warna oranye khas pendukung Belanda serta karakter sirkuit tepi pantai tersebut. Desain Terinspirasi Sirkuit Zandvoort Formula...
Nomos Perkecil Tangente Neomatik Update jadi 38,5mm, Kini Lebih Pas untuk Pergelangan Kecil
Nomos Glashütte memperkenalkan Tangente Neomatik 38 Update di Watches & Wonders 2026, membawa komplikasi peripheral date ring khas brand ke dalam case yang lebih ringkas berukuran 38,5 mm. Dibandingkan versi sebelumnya yang berdiameter 41 mm, model terbaru ini menawarkan proporsi yang lebih compact tanpa mengorbankan movement otomatis in-house dan karakter desain Bauhaus yang menjadi identitas...
Hermès Padukan Tourbillon dan Minute Repeater dengan Seni Lukis Miniatur di Arceau Cavalier en Formes
Hermès memperkenalkan Arceau Cavalier en Formes, sebuah mahakarya Métiers d’Art yang memadukan kompleksitas tourbillon dan minute repeater dengan seni lukis serta ukiran miniatur. Berakar dari desain Arceau karya Henri d’Origny pada 1978, edisi sangat terbatas ini menginterpretasikan kembali motif syal sutra Cavalier en Formes karya Gianpaolo Pagni melalui dial artistik yang seluruhnya dikerjakan dengan tangan....
