Blancpain dikenal luas melalui warisan watchmaking teknisnya, termasuk dive watch ikonis Fifty Fathoms. Namun, sejarah brand ini juga memiliki babak penting yang berpusat pada perempuan. Di pertengahan abad ke-20, Betty Fiechter memimpin Blancpain—sebuah pencapaian bermakna pada masa ketika kesempatan perempuan dalam dunia profesional masih sangat terbatas. Terinspirasi dari Ladybird era 1950-an, Blancpain kini memperkenalkan Lady...
Tim Fratello Ungkap Jam Rolex Vintage Favorit Mereka — Ini Kriterianya
Rolex memiliki salah satu katalog jam tangan vintage yang paling luas untuk dijelajahi. Dari tool watch yang dirancang untuk kebutuhan spesifik hingga model harian dengan tampilan understated, sejarah panjang brand ini menawarkan banyak pilihan di luar referensi yang sudah dikenal luas. Dalam episode terbaru Fratello Talks, tiga anggota tim Fratello—Nacho, Jorg, dan Max—masing-masing memilih dua...
Hublot dan Jeff Koons Ubah Balloon Dog Jadi Jam Tangan “Menggembung”
Balloon Dog karya Jeff Koons merupakan salah satu karya seni kontemporer yang berhasil menembus budaya pop. Bentuk balon mainan yang biasanya bersifat sementara diubah menjadi objek monumental dengan permukaan mengilap dan karakter yang mudah dikenali. Kini, Hublot menerjemahkan bahasa visual tersebut ke dalam sebuah jam tangan melalui Classic Fusion Balloon Dog by Jeff Koons, kolaborasi...
Ressence Ubah Type 9 Jadi Labirin Berjalan Lewat Kolaborasi dengan Seniman Jules Wittock
Ressence dikenal melalui pendekatan horologi yang mengutamakan kejernihan visual. Sistem display orbitalnya menggantikan jarum konvensional dengan cakram yang terus bergerak, menciptakan cara membaca waktu yang berbeda dari jam tangan tradisional. Namun, melalui kolaborasi terbaru bersama seniman Belgia Jules Wittock, brand ini menghadirkan sesuatu yang lebih dari sekadar penunjuk waktu: sebuah labirin yang bergerak dan menyimpan...
Bremont Perkecil Terra Nova Jumping Hour ke 35mm, Ukuran yang Akhirnya “Pas”
Lebih dari dua tahun setelah Bremont melakukan rebranding besar-besaran, koleksi Terra Nova mulai memperlihatkan arah desain yang semakin matang dan koheren. Salah satu rilisan yang paling menarik perhatian di Geneva Watch Days adalah Terra Nova Jumping Hour 35mm, sebuah versi yang membawa komplikasi jumping hour ke ukuran yang jauh lebih kecil. Bagi Worn & Wound,...
MeisterSinger Rayakan 100 Tahun Route 66 Lewat Edisi Terinspirasi Ford Mustang
MeisterSinger selama ini dikenal lewat pendekatan yang berbeda terhadap cara membaca waktu. Alih-alih memenuhi dial dengan jarum jam, menit, dan detik, brand asal Jerman ini membangun identitasnya melalui jam tangan satu-jarum yang mengajak pemakainya membaca waktu dengan lebih tenang. Namun, melalui Edition Route 66, MeisterSinger mengambil tema yang justru identik dengan perjalanan, kebebasan, dan budaya...
Serena Williams Rancang Sendiri Royal Oak Chronograph Terbarunya Bersama Audemars Piguet
Selama lebih dari satu dekade, Serena Williams dan Audemars Piguet telah membangun hubungan yang berkembang dari sekadar representasi brand menjadi kolaborasi kreatif. Kini, hubungan tersebut diwujudkan lewat Royal Oak Selfwinding Chronograph “Serena Williams” Limited Edition, sebuah jam tangan 38mm berbahan white ceramic dengan dial pink mother-of-pearl yang membawa visi personal sang legenda tenis ke dalam...
Chopard Rayakan 50 Tahun Happy Diamonds Lewat Re-edisi Berlian Melayang yang Setia pada Original
Lima dekade setelah pertama kali diperkenalkan pada 1976, Chopard Happy Diamonds kembali melalui Happy Diamonds Heritage, sebuah re-edisi yang mempertahankan estetika ikonik original: case cushion-shaped, dial onyx hitam, dan berlian yang dapat bergerak bebas di antara dua lapisan sapphire. Untuk edisi 50 tahun ini, Chopard menghadirkan dua ukuran, yaitu 34 mm dengan movement manual-winding dan...
Rolex Perpetual Padellone Hadirkan Annual Calendar, Salah Satu Rolex Paling Ambisius Secara Mekanis
Rolex akhirnya membawa kembali salah satu komplikasi klasik yang paling lama ditunggu melalui Perpetual Padellone, model kedua dalam koleksi Perpetual setelah 1908. Terinspirasi Rolex ref. 8171 dari era 1950-an, jam ini menghadirkan complete annual calendar dengan indikasi hari, tanggal, bulan, dan moonphase, sekaligus memperkenalkan Calibre 7190 dengan 30 pengajuan paten. Kehadirannya juga memperkuat spekulasi yang...
Tissot Perluas PRX Lewat Quartz Chronograph, Opsi Lebih Terjangkau untuk Koleksi Populer Ini
Tissot memperluas keluarga PRX melalui PRX Quartz Chronograph 41mm, menghadirkan format chronograph dengan movement quartz yang lebih sederhana dan praktis dibandingkan PRX Chronograph mekanis. Hadir dalam tiga pilihan dial—silver, hitam, dan biru—model ini mempertahankan bahasa desain integrated bracelet khas PRX dengan harga £430. Sejak comeback modernnya, PRX telah berkembang menjadi semacam “koleksi di dalam koleksi”...
