TAG Heuer memperkenalkan Formula 1 Solargraph 38mm edisi Zandvoort untuk menandai balapan Formula 1 terakhir di sirkuit Zandvoort pada 23 Agustus 2026. Sebagai Official Timekeeper Formula 1, TAG Heuer menghadirkan dua edisi terbatas dengan desain yang mengambil inspirasi dari warna oranye khas pendukung Belanda serta karakter sirkuit tepi pantai tersebut.
Desain Terinspirasi Sirkuit Zandvoort

Formula 1 Solargraph Zandvoort memadukan case sandblasted 38mm dengan dial abu-abu, aksen merah, dan bezel oranye yang terinspirasi atmosfer balapan di Belanda.
Case stainless steel berukuran 38 mm memiliki ketebalan hanya 9,9 mm dengan lug span 45,2 mm. Seluruh permukaannya mendapatkan finishing sandblasted matte, memberikan tampilan teknis sekaligus sporty yang sesuai dengan karakter koleksi Formula 1.
Dial menggunakan warna opaline abu-abu yang dirancang untuk menangkap dan memanfaatkan cahaya, sementara jarum lacquer merah memberikan kontras yang kuat. Bezel bidirectional dibuat dari material TH-Polylight berwarna oranye dan dihiasi motif daisy khas TAG Heuer.
Kombinasi oranye dan merah tersebut bukan sekadar pilihan estetika. Warna oranye merupakan penghormatan terhadap Orange Army, sebutan bagi lautan suporter Belanda yang memenuhi tribun Zandvoort ketika Grand Prix berlangsung.
Material dan Ketahanan

Formula 1 Solargraph Zandvoort memiliki ketahanan air 100 meter dan tersedia dengan pilihan strap karet oranye atau bracelet stainless steel.
Selain case dengan finishing sandblasted, jam tangan ini menggunakan indeks dengan Super-LumiNova berwarna eggshell untuk meningkatkan keterbacaan dalam kondisi minim cahaya. Konfigurasi tersebut mempertahankan karakter sporty tanpa membuat desainnya terlalu agresif.
TAG Heuer menawarkan dua pilihan gelang. Versi pertama menggunakan strap karet berwarna oranye terang, sedangkan versi kedua menggunakan bracelet stainless steel tiga baris dengan double safety folding clasp. Keduanya mempertahankan ukuran 38 mm yang relatif compact untuk sebuah sports watch modern.
Movement Solargraph — Tenaga dari Cahaya

Teknologi Solargraph memungkinkan Formula 1 Zandvoort memperoleh energi dari cahaya, sehingga tidak membutuhkan penggantian baterai secara rutin seperti quartz konvensional.
Movement Solargraph menggunakan teknologi light-powered, yang memungkinkan jam mendapatkan energi dari sumber cahaya. Bahkan, sekitar satu menit paparan sinar matahari langsung dapat memberikan energi yang cukup untuk menjalankan jam selama kurang lebih satu hari.
Ketika akumulator terisi penuh setelah sekitar 40 jam pengisian, jam dapat bertahan hingga 10 bulan dalam kondisi gelap total. Akumulatornya juga dirancang untuk dapat diisi ulang dengan masa pakai hingga sekitar 15 tahun, memberikan kepraktisan bagi pengguna yang menginginkan jam tangan quartz berteknologi modern.
Warisan Formula 1 Sejak 1986

Formula 1 telah menjadi bagian dari sejarah TAG Heuer sejak 1986, dan edisi Zandvoort menghidupkan kembali karakter compact dari generasi awal koleksi tersebut.
TAG Heuer pertama kali memperkenalkan koleksi Formula 1 pada 1986, membawa estetika yang lebih berani dan sporty ke dalam jam tangan yang dirancang agar lebih accessible dibandingkan chronograph mekanis tradisional. Warna-warna cerah dan hubungan erat dengan dunia motorsport kemudian menjadi identitas penting koleksi tersebut.
Untuk edisi Zandvoort 2026, TAG Heuer kembali memilih case 38 mm, ukuran yang mengingatkan pada pendekatan desain generasi awal Formula 1. Hasilnya adalah jam yang terasa modern dari sisi teknologi Solargraph, tetapi tetap memiliki hubungan visual dengan sejarah koleksi selama empat dekade.
Edisi dan Ketersediaan

Formula 1 Solargraph Zandvoort tersedia dalam dua edisi terbatas, dengan produksi 1.500 unit untuk strap karet dan 1.000 unit untuk bracelet stainless steel.
Versi dengan strap karet oranye diproduksi sebanyak 1.500 unit, sedangkan model dengan bracelet stainless steel hanya dibuat sebanyak 1.000 unit dan tersedia secara eksklusif melalui kanal online.
Harga dimulai dari sekitar £1.800, US$2.150, atau €2.100, tergantung pasar dan konfigurasi yang dipilih. Produksi terbatas tersebut membuat edisi Zandvoort memiliki daya tarik tambahan bagi kolektor jam tangan yang juga mengikuti sejarah Formula 1.
Ketahui juga : Jam tangan Bisa di gadaikan
Sumber:
Zandvoort’s Final Lap: The TAG Heuer Formula 1 Solargraph Limited Edition
