CVSTOS Hadirkan Ceramic Watch Pertamanya dalam 20 Tahun Lewat Kolaborasi dengan Petarung UFC Arman Tsarukyan

CVSTOS kembali membawa dunia jam tangan mewah ke arena olahraga melalui kolaborasi keduanya dengan seorang atlet. Setelah sebelumnya bekerja sama dengan petenis Karen Khachanov, kali ini independent Swiss watchmaker tersebut menggandeng petarung UFC lightweight Arman Tsarukyan. Namun, kolaborasi ini tidak berhenti pada pemberian nama atlet untuk sebuah varian warna. Pendiri CVSTOS, Sassoun Sirmakes, bersama direktur...

Louis Vuitton Escale Twin Zone, Solusi Cerdas Menampilkan Dua Zona Waktu Sekaligus Menyembunyikannya

Louis Vuitton kembali memperluas koleksi jam tangannya lewat Escale Twin Zone, sebuah dual time watch yang mengambil pendekatan berbeda dari GMT konvensional. Alih-alih mengandalkan jarum 24 jam tambahan, jam ini menggunakan dua set jarum jam dan menit 12 jam yang dapat bekerja secara independen. Yang membuatnya menarik, set jarum untuk zona waktu kedua dapat disejajarkan...

Christophe Claret Resmi Bangkit Kembali, Siap Melangkah Lebih Jauh dari Sebelumnya

Selama lebih dari tiga dekade, nama Christophe Claret identik dengan salah satu sisi paling eksperimental dalam dunia independent watchmaking: display yang tidak biasa, animasi mekanikal, suara, serta komplikasi yang dirancang untuk memberikan pengalaman lebih dari sekadar membaca waktu. Setelah melewati periode sulit hingga brand sebelumnya masuk proses insolvensi, sang watchmaker kini resmi membuka babak baru...

Block RG Hadirkan Stealth Tourbillon Ferrari Red, Bahasa Desain Aerospace dalam Balutan Merah Balap

Block RG membawa pendekatan berbeda ke dunia haute horlogerie melalui Stealth Tourbillon Ferrari Red, sebuah tourbillon yang memadukan desain aerospace, motorsport, dan teknologi material dalam satu konstruksi yang sangat eksperimental. Didirikan oleh Romas Gimbutis dengan pengalaman panjang di bidang craftsmanship perhiasan dan haute horlogerie, Block RG kini mengarahkan keahliannya pada bahasa desain yang lebih teknis...

Chronoswiss Hadirkan Neo Digiteur Pastel Code, Sisi Lembut dari Jam Tanpa Jarum yang Nyentrik

Chronoswiss kembali mengeksplorasi salah satu konsep paling tidak konvensional dalam dunia jam mekanis lewat Neo Digiteur Pastel Code. Jika kebanyakan jam tangan identik dengan jarum jam dan menit, koleksi ini justru menampilkan waktu melalui tiga jendela angka yang bekerja secara mekanis. Konsep tersebut bukan hal baru bagi Chronoswiss. Pada 2005, brand ini memperkenalkan Digiteur MSA...

Anordain Perkenalkan Model 1 Porcelain, Skala Produksi Naik Tanpa Kehilangan Sentuhan Artisanal

Bagi Anordain, membuat jam tangan bukan sekadar soal merancang case dan memasang movement. Brand asal Glasgow, Skotlandia, ini justru membangun reputasinya lewat satu bagian yang paling sulit diproduksi secara konsisten: dial enamel buatan tangan. Konsekuensinya, popularitas Anordain juga membawa masalah tersendiri. Permintaan terhadap jam-jamnya begitu tinggi hingga calon pembeli harus menghadapi waiting list yang bisa...

Bianchet Hadirkan UltraFino Tonneau dalam Balutan Full Ceramic, Tourbillon Seringan 8 Gram

Bianchet kembali mengeksplorasi batas antara ultra-thin watchmaking, integrated sports watch, dan haute horlogerie lewat UltraFino Tonneau Ceramic. Sejak debut pada 2025, UltraFino Tonneau menjadi model penting bagi brand independen asal Swiss tersebut karena menggabungkan konstruksi ultra-tipis, automatic movement, tourbillon, dan integrated bracelet dalam satu desain tonneau. Sebelumnya, Bianchet telah menawarkan UltraFino Tonneau dalam material seperti...

Fears Rayakan 180 Tahun Lewat Brunswick 39, Perpetual Calendar Pertama dari Watchmaker Inggris Modern

Ada sesuatu yang menarik ketika sebuah brand watchmaking memilih merayakan ulang tahun bukan dengan sekadar mengulang desain lama, melainkan dengan menunjukkan seberapa jauh mereka telah berkembang. Itulah yang dilakukan Fears pada 2026. Berbarengan dengan perayaan 180 tahun sejak berdirinya perusahaan asli Fears dan satu dekade sejak Nicholas Bowman-Scargill menghidupkan kembali nama tersebut, watchmaker Inggris ini...

5 Jam Tangan Omega Terbaik dari Era 1990-an yang Masih Layak Dipakai Harian

Era 1990-an mungkin tidak selalu dianggap sebagai periode paling glamor dalam sejarah Omega. Namun, justru dekade ini melahirkan sejumlah model yang hari ini terasa semakin menarik: desainnya sudah modern, teknologi produksinya lebih matang, tetapi karakter vintage-nya belum sepenuhnya hilang. Bagi kolektor yang mencari jam tangan mekanis untuk benar-benar dipakai, bukan sekadar disimpan, era tersebut menawarkan...

Dari Pin Buckle Hingga Butterfly Clasp, Ini Sejarah Evolusi Kunci Pengait Jam Tangan

Ketika membahas jam tangan, perhatian biasanya tertuju pada dial, movement, case, atau bracelet. Namun ada satu komponen yang hampir selalu luput dari sorotan: clasp, atau mekanisme pengunci yang menjaga jam tetap berada di pergelangan. Padahal, clasp modern sudah berkembang jauh dari sekadar pengait sederhana. Beberapa desain saat ini menggunakan puluhan komponen kecil dengan toleransi manufaktur...