Chronoswiss kembali mengeksplorasi salah satu konsep paling tidak konvensional dalam dunia jam mekanis lewat Neo Digiteur Pastel Code. Jika kebanyakan jam tangan identik dengan jarum jam dan menit, koleksi ini justru menampilkan waktu melalui tiga jendela angka yang bekerja secara mekanis.
Konsep tersebut bukan hal baru bagi Chronoswiss. Pada 2005, brand ini memperkenalkan Digiteur MSA sebagai interpretasi modern terhadap jam jump-hour yang populer pada era 1920-an dan 1930-an. Setelah Neo Digiteur Sand dan Granit hadir dalam stainless steel pada tahun sebelumnya, Chronoswiss kini memberikan sisi yang jauh lebih lembut melalui trio warna Rose, Mint, dan Sky.
Masing-masing varian Pastel Code diproduksi secara terbatas hanya 99 unit.
Konsep Digital Tanpa Jarum dengan Nuansa Pastel

Chronoswiss Neo Digiteur Pastel Code menampilkan waktu melalui tiga aperture mekanis untuk jam, menit, dan detik tanpa menggunakan jarum konvensional.
Konsep ini menjadi inti daya tarik Digiteur. Alih-alih membaca posisi jarum pada dial, pengguna melihat angka yang muncul melalui tiga jendela berbeda.
Di balik setiap aperture terdapat piringan mekanis yang bergerak untuk menampilkan angka. Ketika waktunya berubah, angka tersebut berganti melalui mekanisme internal sehingga memberikan sensasi seperti jam digital, tetapi seluruh prosesnya tetap digerakkan oleh mekanisme mekanis.
Pendekatan ini merupakan interpretasi Chronoswiss terhadap tradisi jump-hour watch, sebuah konsep yang memiliki sejarah panjang dalam horologi avant-garde.
Namun, Pastel Code memberikan perubahan karakter yang cukup signifikan. Jika konsep digital tanpa jarum biasanya diasosiasikan dengan tampilan teknis, industrial, atau futuristis, tiga warna pastel membuat Neo Digiteur terasa lebih ringan.
Varian Rose, Mint, dan Sky membawa bahasa visual yang lebih playful tanpa menghilangkan identitas eksentrik Digiteur.
Material dan Dimensi Case Rectangular

Neo Digiteur Pastel Code menggunakan case stainless steel rectangular berukuran 48 mm x 30 mm dengan ketebalan 9,7 mm.
Bentuk case memanjang menjadi bagian penting dari identitas Digiteur karena mengikuti logika tiga aperture yang tersusun secara horizontal.
Detail lain yang cukup mencolok adalah lug screw yang terekspos. Elemen tersebut memperkuat kesan mekanis dan modern pada case, sekaligus membuat konstruksinya terlihat lebih industrial.
Meskipun dimensinya cukup panjang, ketebalan 9,7 mm membuat profil jam tetap relatif ramping. Case ini memiliki lug width 20 mm, ukuran yang terasa cukup substansial mengingat bentuk case yang lebarnya hanya 30 mm.
Untuk penggunaan sehari-hari, Chronoswiss memberikan water resistance 50 meter.
Secara keseluruhan, desainnya tetap mempertahankan karakter avant-garde Digiteur, tetapi penggunaan warna pastel membuat case stainless steel tersebut terasa lebih approachable dibanding interpretasi sebelumnya.
Movement Kaliber C.85757 Berbasis Peseux 7001

Chronoswiss Neo Digiteur Pastel Code ditenagai Kaliber C.85757 manual-winding berbasis Peseux 7001 dengan frekuensi 3 Hz dan power reserve 48 jam.
Movement tersebut menjadi fondasi mekanis bagi sistem display Digiteur. Salah satu bagian pentingnya adalah piringan display yang dibuat dari aluminium ringan agar bobotnya tidak memberikan beban berlebihan terhadap mekanisme.
Modul Digiteur proprietary juga dirancang bidirectional, sehingga crown dapat diputar ke kedua arah tanpa merusak mekanisme display.
Sistem tersebut menyimpan energi melalui sebuah pegas. Energi yang dikumpulkan kemudian dilepaskan secara cepat ketika mekanisme perlu mengganti angka jam.
Dengan kata lain, meskipun tampilan Neo Digiteur terlihat seperti digital, proses pergantian angka tersebut tetap membutuhkan arsitektur mekanis yang cukup spesifik.
Dari sisi finishing, Pastel Code juga berbeda dari Digiteur edisi anniversary yang sebelumnya menggunakan hand-guilloché. Pada versi ini, finishing bergeser menjadi Côtes de Genève penuh.
Perubahan finishing tersebut turut berkontribusi terhadap perbedaan harga jual dibandingkan edisi dengan dekorasi yang lebih intensif.
Strap Tekstil Premium

Neo Digiteur Pastel Code menggunakan strap tekstil premium berwarna abu-abu atau hitam dengan pin buckle stainless steel.
Pilihan strap tersebut menjaga keseluruhan jam tetap berada di antara kesan sporty dan luxury. Material tekstil juga terasa sesuai dengan karakter Pastel Code yang lebih casual dibanding interpretasi Digiteur yang sangat dressy atau eksperimental.
Untuk kombinasi warna, strap abu-abu menjadi pasangan yang paling natural untuk varian Rose dan Sky. Warna netral tersebut memberikan keseimbangan terhadap pastel dial tanpa membuat keseluruhan tampilan menjadi terlalu kontras.
Sementara itu, strap hitam memberikan karakter yang lebih tegas dan membantu mempertahankan sisi industrial dari desain Digiteur.
Harga dan Ketersediaan

Chronoswiss Neo Digiteur Pastel Code dibanderol mulai CHF 11.500 dan tersedia dalam tiga warna yang masing-masing dibatasi hanya 99 unit.
Rincian harga yang disebutkan untuk koleksi ini adalah:
- CHF 11.500
- EUR 12.700
- USD 13.900
- GBP 12.200
Tiga pilihan warna yang tersedia adalah Rose, Mint, dan Sky, dengan masing-masing varian diproduksi sebanyak 99 unit.
Jumlah tersebut menempatkan Pastel Code sebagai koleksi yang cukup eksklusif tanpa masuk ke kategori produksi ultra-terbatas satu digit. Bagi kolektor yang tertarik pada jam mekanis dengan display non-konvensional, konsep tersebut menjadi salah satu daya tarik utama dibanding sekadar pilihan warna.
Kesimpulan

Chronoswiss Neo Digiteur Pastel Code membuktikan bahwa konsep jump-hour yang telah menjadi bagian dari sejarah Digiteur selama sekitar dua dekade masih dapat terasa segar melalui pendekatan desain yang berbeda.
Kekuatan utamanya bukan hanya pada warna Rose, Mint, dan Sky, tetapi pada kontras antara mekanisme yang sangat teknis dengan palet warna yang lembut.
Di balik tampilannya yang playful terdapat Kaliber C.85757 berbasis Peseux 7001, modul Digiteur proprietary bidirectional, piringan aluminium ringan, serta sistem penyimpanan energi yang memungkinkan pergantian angka secara cepat.
Hasil akhirnya adalah jam yang terasa seperti berada di antara dua dunia: tampilannya mengingatkan pada perangkat digital, tetapi jantungnya sepenuhnya mekanis.
Setelah bertahun-tahun mempertahankan identitas Digiteur sebagai salah satu jam tanpa jarum paling nyentrik di dunia horologi modern, Pastel Code menunjukkan bahwa eksperimen tersebut tidak harus selalu tampil keras. Kadang, sisi paling aneh dari sebuah jam justru bisa terasa lebih menarik ketika dibungkus dengan warna yang lembut.
FAQ
1. Apa itu Chronoswiss Neo Digiteur Pastel Code?
Chronoswiss Neo Digiteur Pastel Code adalah jam mekanis tanpa jarum yang menampilkan jam, menit, dan detik melalui tiga aperture angka. Koleksi ini tersedia dalam warna Rose, Mint, dan Sky.
2. Apakah Neo Digiteur Pastel Code menggunakan movement otomatis?
Tidak. Jam ini menggunakan Kaliber C.85757 manual-winding berbasis Peseux 7001 dengan frekuensi 3 Hz dan power reserve 48 jam.
3. Apa itu jump-hour watch?
Jump-hour watch adalah jam yang menampilkan waktu melalui angka yang berpindah atau “melompat” pada aperture tertentu, berbeda dari jam tradisional yang menggunakan jarum.
4. Berapa ukuran Chronoswiss Neo Digiteur Pastel Code?
Case stainless steel-nya berukuran 48 mm panjang, 30 mm lebar, dan 9,7 mm tebal, dengan lug width 20 mm.
5. Berapa harga Chronoswiss Neo Digiteur Pastel Code?
Harga yang disebutkan untuk koleksi ini adalah CHF 11.500, EUR 12.700, USD 13.900, atau GBP 12.200, tergantung pasar.
6. Berapa jumlah produksi Neo Digiteur Pastel Code?
Masing-masing warna—Rose, Mint, dan Sky—dibatasi sebanyak 99 unit.
Sumber:
The Chronoswiss Neo Digiteur Pastel Code Puts A Softer Spin On A Peculiar Watch
