MB&F Hadirkan SP One Pavée, Versi Bertabur Berlian dari Jam “Tiga Lingkaran Melayang”

Setahun setelah MB&F SP One—yang pada awal pengembangannya dikenal sebagai “Three Circles”—menjadi salah satu kreasi paling menarik dalam koleksi MB&F berkat konsep tiga elemen yang tampak melayang, kini hadir SP One Pavée. Versi terbaru ini membawa arsitektur yang sama ke dalam emas putih 18K dan dihiasi ratusan berlian, tanpa mengubah struktur visual yang membuat SP...

Block RG Hadirkan Stealth Tourbillon Ferrari Red, Bahasa Desain Aerospace dalam Balutan Merah Balap

Block RG membawa pendekatan berbeda ke dunia haute horlogerie melalui Stealth Tourbillon Ferrari Red, sebuah tourbillon yang memadukan desain aerospace, motorsport, dan teknologi material dalam satu konstruksi yang sangat eksperimental. Didirikan oleh Romas Gimbutis dengan pengalaman panjang di bidang craftsmanship perhiasan dan haute horlogerie, Block RG kini mengarahkan keahliannya pada bahasa desain yang lebih teknis...

Chronoswiss Hadirkan Neo Digiteur Pastel Code, Sisi Lembut dari Jam Tanpa Jarum yang Nyentrik

Chronoswiss kembali mengeksplorasi salah satu konsep paling tidak konvensional dalam dunia jam mekanis lewat Neo Digiteur Pastel Code. Jika kebanyakan jam tangan identik dengan jarum jam dan menit, koleksi ini justru menampilkan waktu melalui tiga jendela angka yang bekerja secara mekanis. Konsep tersebut bukan hal baru bagi Chronoswiss. Pada 2005, brand ini memperkenalkan Digiteur MSA...

Hublot Hadirkan Big Bang Soft Touch, Jam Tangan yang Bisa “Dirasakan” Selain Dilihat

Selama lebih dari dua dekade, Hublot dikenal melalui filosofi Art of Fusion, yaitu keberanian menggabungkan material, teknologi, dan estetika yang sebelumnya tidak selalu ditemukan dalam satu jam tangan. Kini, Hublot mendorong konsep tersebut ke arah yang lebih sensorik melalui Big Bang Original Soft Touch. Alih-alih sekadar memberikan lapisan baru pada permukaan jam, Hublot menggunakan senyawa...

ArtyA Genève Hadirkan Complexity Métiers d’Art, Dua Tourbillon Miring yang Dibalut Kerajinan Tangan Penuh Warna

Dunia haute horlogerie semakin sulit dipisahkan dari seni, terutama ketika sebuah movement yang sudah ekstrem secara teknis kemudian dijadikan kanvas untuk métiers d’art. ArtyA Genève mengambil pendekatan tersebut lewat Complexity Métiers d’Art, versi artistik dari Complexity yang sebelumnya diperkenalkan sebagai jam dengan dua tourbillon miring yang terhubung melalui differential sentral. Jika versi awalnya sudah menarik...

Berneron Diam-Diam Bocorkan Mirage Miroir, Evolusi Baru dari Jam Ikoniknya

Sylvain Berneron kembali menarik perhatian dunia independent watchmaking setelah secara mengejutkan memperlihatkan Mirage Miroir melalui Instagram. Sebagai evolusi terbaru dari Mirage yang pertama kali diperkenalkan pada 2023, model ini mempertahankan karakter asimetris khas Berneron, tetapi menghadirkan arsitektur movement baru yang benar-benar mengambil konsep “cermin” secara harfiah. Bracelet Emas Multi-Link yang Baru Perubahan paling mudah terlihat...

Urwerk UR-100V Lightspeed Ceramic, Ketika Jam Tangan Menceritakan Kecepatan Cahaya

Selama lebih dari dua dekade, Urwerk dikenal sebagai salah satu independent watchmaker yang paling berani mendefinisikan ulang cara manusia membaca waktu. Lewat sistem wandering hours yang menjadi ciri khasnya, brand asal Swiss ini konsisten menghadirkan jam tangan yang lebih menyerupai instrumen ilmiah daripada arloji konvensional. Kini, Urwerk memperkenalkan UR-100V Lightspeed Ceramic, evolusi terbaru dari koleksi...