Alpina Ubah Dive Watch-nya Jadi Alat Navigasi Lewat Kolaborasi Route du Rhum

Kolaborasi antara jam tangan dan ajang olahraga sering kali mengikuti formula yang cukup mudah ditebak: ganti warna dial, tambahkan logo atau ukiran khusus, batasi produksi, lalu selesai. Namun, Alpina mengambil pendekatan yang sedikit berbeda lewat Seastrong Diver Extreme Automatic Route du Rhum Destination Guadeloupe. Dibuat untuk menyambut edisi ke-13 Route du Rhum, balap layar solo...

Zenith Chronomaster Solo Sport vs Breitling Chronomat: Mana yang Lebih Layak Dipilih?

Geneva Watch Days 2026 baru saja usai, tetapi salah satu rilisan yang paling menarik perhatian justru datang dari Zenith dengan pendekatan yang cukup tidak biasa. Melalui Chronomaster Solo Sport, Zenith mengambil basis desain Chronomaster Sport yang terkenal sebagai chronograph lalu menghilangkan fungsi chronograph tersebut sepenuhnya. Hasilnya adalah sebuah sporty three-hand watch dengan karakter movement frekuensi...

TAG Heuer Perbarui Carrera Chronograph Sport, Kini Lebih Kecil dan Tajam dari Sebelumnya

Di tengah dominasi desain Carrera Glassbox yang membawa nuansa retro-futuristik sebagai salah satu wajah utama TAG Heuer saat ini, lini Carrera sebenarnya masih memiliki ruang untuk pendekatan yang lebih konvensional. Itulah yang coba dilakukan TAG Heuer lewat pembaruan Carrera Chronograph Sport. Generasi terbaru ini tidak mencoba menjadi Glassbox versi lain. Sebaliknya, TAG Heuer mempertahankan karakter...

Geneva Watch Days 2026: Rangkuman Rilisan Terbesar dari Bvlgari, Lange, hingga Laurent Ferrier

Geneva Watch Days 2026 kembali menjadi salah satu panggung paling menarik dalam kalender watchmaking dunia. Digelar pada 2–6 September 2026, ajang ini mempertemukan 71 brand dari perusahaan besar hingga independent watchmaker dalam format yang tersebar di berbagai lokasi di Jenewa. Berbeda dari Watches and Wonders yang identik dengan peluncuran besar dari brand-brand mapan, Geneva Watch...

Girard-Perregaux Masukkan Tourbillon dan Micro-Rotor ke Laureato Setipis 10mm

Girard-Perregaux kembali menunjukkan kemampuan teknisnya melalui Laureato Fifty Tourbillon Micro-Rotor 39mm, sebuah model yang menggabungkan dua komplikasi sekaligus—tourbillon dan automatic micro-rotor—ke dalam case stainless steel dengan ketebalan hanya 10mm. Peluncuran ini hadir setelah Laureato merayakan ulang tahun ke-50 pada 2025. Memasuki 2026, Girard-Perregaux menjadikan Laureato Fifty sebagai bagian permanen dari koleksi, sekaligus memperkuat posisinya melalui...

Greubel Forsey Perkecil GMT Balancier Convexe, Kini dengan Indikator Power Reserve

Dalam dunia haute horlogerie, membuat sebuah jam tangan menjadi lebih kecil tidak selalu berarti pekerjaan yang sederhana. Terlebih ketika desain tersebut dibangun di sekitar komplikasi tiga dimensi dengan globe berputar, balance wheel yang dimiringkan, dan konstruksi movement yang sangat kompleks. Greubel Forsey telah mengembangkan konsep GMT tiga dimensinya selama lebih dari satu dekade. Perjalanan tersebut...

Chronoswiss Hadirkan Neo Digiteur Pastel Code, Sisi Lembut dari Jam Tanpa Jarum yang Nyentrik

Chronoswiss kembali mengeksplorasi salah satu konsep paling tidak konvensional dalam dunia jam mekanis lewat Neo Digiteur Pastel Code. Jika kebanyakan jam tangan identik dengan jarum jam dan menit, koleksi ini justru menampilkan waktu melalui tiga jendela angka yang bekerja secara mekanis. Konsep tersebut bukan hal baru bagi Chronoswiss. Pada 2005, brand ini memperkenalkan Digiteur MSA...

Hublot Hadirkan Big Bang Soft Touch, Jam Tangan yang Bisa “Dirasakan” Selain Dilihat

Selama lebih dari dua dekade, Hublot dikenal melalui filosofi Art of Fusion, yaitu keberanian menggabungkan material, teknologi, dan estetika yang sebelumnya tidak selalu ditemukan dalam satu jam tangan. Kini, Hublot mendorong konsep tersebut ke arah yang lebih sensorik melalui Big Bang Original Soft Touch. Alih-alih sekadar memberikan lapisan baru pada permukaan jam, Hublot menggunakan senyawa...

Speake-Marin Hadirkan Ripples Portobello, Dial Lavender yang Berubah Warna Mengikuti Cahaya

Speake-Marin Ripples Portobello menjadi bukti terbaru bahwa Speake-Marin memperlakukan warna sebagai bagian serius dari desain, bukan sekadar gimmick sebuah edisi terbatas. Kali ini, inspirasi justru datang dari sebuah tempat: Portobello Road di Notting Hill, London, dengan jajaran kios pasar dan rumah bertingkat pastel yang menjadi karakter kawasan tersebut. Hasilnya adalah sebuah Ripples dengan dial lavender...

Bianchet Hadirkan UltraFino Tonneau dalam Balutan Full Ceramic, Tourbillon Seringan 8 Gram

Bianchet kembali mengeksplorasi batas antara ultra-thin watchmaking, integrated sports watch, dan haute horlogerie lewat UltraFino Tonneau Ceramic. Sejak debut pada 2025, UltraFino Tonneau menjadi model penting bagi brand independen asal Swiss tersebut karena menggabungkan konstruksi ultra-tipis, automatic movement, tourbillon, dan integrated bracelet dalam satu desain tonneau. Sebelumnya, Bianchet telah menawarkan UltraFino Tonneau dalam material seperti...