Girard-Perregaux Masukkan Tourbillon dan Micro-Rotor ke Laureato Setipis 10mm

Girard-Perregaux kembali menunjukkan kemampuan teknisnya melalui Laureato Fifty Tourbillon Micro-Rotor 39mm, sebuah model yang menggabungkan dua komplikasi sekaligus—tourbillon dan automatic micro-rotor—ke dalam case stainless steel dengan ketebalan hanya 10mm. Peluncuran ini hadir setelah Laureato merayakan ulang tahun ke-50 pada 2025. Memasuki 2026, Girard-Perregaux menjadikan Laureato Fifty sebagai bagian permanen dari koleksi, sekaligus memperkuat posisinya melalui...

Chronoswiss Hadirkan PULSE GMT Silver Guilloché, Pendekatan Baru untuk Jam Traveler

Chronoswiss memperluas keluarga PULSE dengan komplikasi yang semakin relevan bagi traveler modern: dual-time. Setelah debut pada 2025 sebagai model integrated-bracelet pertama dalam sejarah brand, PULSE kini hadir dalam versi PULSE GMT Silver Guilloché, sebuah jam titanium Grade 5 yang menggabungkan bahasa desain futuristik dengan tampilan waktu ganda yang tidak mengikuti formula GMT konvensional. Sejak awal,...

IWC Rilis Pilot Chronograph Ungu untuk Rayakan Grand Prix Singapura Bersama Mercedes-AMG Petronas

Dunia Formula 1 tidak selalu identik dengan warna hijau PETRONAS, silver, atau hitam. Menjelang Grand Prix Singapura pada 11 Oktober mendatang, IWC Schaffhausen justru memilih warna yang jauh lebih berani: ungu vibrant. Melalui Pilot’s Watch Performance Chronograph 41 edisi khusus Mercedes-AMG PETRONAS Formula One Team, IWC menghadirkan kombinasi dial ungu dan aksen hijau PETRONAS yang...

Vacheron Constantin Gandeng Enam Seniman Independen Lewat Tribute to the Animal Kingdom

Bagaimana jika sebuah jam tangan dibuat bukan hanya oleh watchmaker, engraver, atau enamel artist, melainkan oleh seniman yang biasanya sama sekali tidak bekerja di industri horologi? Pertanyaan tersebut menjadi inti proyek terbaru Vacheron Constantin. Dalam ajang Homo Faber, manufaktur asal Jenewa ini memperkenalkan Tribute to the Animal Kingdom, enam concept watch yang seluruhnya terinspirasi dunia...

Piaget Hadirkan Polo Minute Repeater, Ultra-Tipis dengan Suara Dentang Sekeras 64 Desibel

Minute repeater biasanya identik dengan dua hal yang sulit dipadukan: komplikasi mekanis yang sangat rumit dan konstruksi yang tebal. Piaget mencoba membuktikan bahwa keduanya tidak selalu harus berjalan beriringan. Lewat Polo Minute Repeater Ref. G0A51038, Piaget menghadirkan jam ultra-tipis dengan kemampuan membunyikan waktu melalui dentangan mekanis yang mencapai 64 desibel. Angka tersebut membuat suaranya cukup...

Bell & Ross Hadirkan BR-X5 Meteorite, Dial dari Batu Luar Angkasa Berusia 4,5 Miliar Tahun

Bell & Ross kembali membawa bahasa desain aviation ke wilayah yang lebih eksperimental lewat BR-X5 Meteorite. Diperkenalkan untuk Geneva Watch Days, model terbaru ini mempertahankan karakter sporty BR-X5, tetapi mengganti tampilan dial konvensional dengan material yang secara harfiah berasal dari luar angkasa. Case stainless steel bernuansa monokromatik kini dipadukan dengan dial meteorit abu-abu dari Muonionalusta,...

Frederique Constant Buktikan Kemampuan Kustomisasi Lewat Tourbillon Platinum “Julie” yang Sangat Personal

Kustomisasi jam tangan biasanya identik dengan nama-nama haute horlogerie atau atelier independen yang memang sejak awal membangun bisnis dari personal commission. Karena itu, ketika brand yang lebih dikenal lewat luxury watchmaking dengan harga relatif terjangkau menghadirkan sebuah unique piece yang dibuat khusus untuk seorang kolektor, hasilnya menjadi cukup menarik untuk diperhatikan. Frederique Constant kini memperlihatkan...

7 Minute Repeater Terbaik di Dunia: Komplikasi Jam Tangan yang Menjadi Puncak Seni Horologi

Di dunia horologi, minute repeater dianggap sebagai salah satu komplikasi mekanis paling rumit yang pernah diciptakan. Berbeda dengan jam tangan biasa yang menunjukkan waktu melalui jarum, minute repeater mampu membunyikan waktu sesuai permintaan melalui kombinasi dentingan nada. Saat tuas atau pusher diaktifkan, mekanisme ini akan membunyikan: Nada rendah untuk menunjukkan jumlah jam. Kombinasi nada tinggi...

Review Rolex Oyster Perpetual 36 Jubilee Dial: Detail Rumit di Balik Jam “Termurah” Rolex

Di tengah semakin banyaknya jam mewah yang mengandalkan nama besar dan harga tinggi, Rolex justru menunjukkan sesuatu yang menarik lewat Oyster Perpetual 36 dengan dial Jubilee terbaru. Model ini memang berada di salah satu titik masuk paling rendah dalam katalog Rolex, tetapi detail produksinya jauh dari sederhana. Dial Jubilee yang menjadi daya tarik utama bukan...

Menangkap “Kupu-Kupu Ungu” di Dalam Girard-Perregaux Neo Constant Escapement

Di dalam sebuah jam mekanis, tenaga bukanlah sesuatu yang bisa begitu saja dilepaskan secara bebas. Pegas utama menyimpan energi dalam jumlah besar, tetapi energi tersebut berkurang seiring movement berjalan. Tantangan bagi watchmaker adalah memastikan balance wheel tetap menerima impuls yang stabil meskipun tenaga dari mainspring terus berubah. Girard-Perregaux mencoba menjawab persoalan tersebut dengan pendekatan yang...