Perrelet Hadirkan Empat Dial Batu Alam Baru di Weekend, Harga CHF 1.590

Perrelet memperluas koleksi Weekend dengan empat model baru yang menggunakan dial dari batu alam: turquoise, lapis lazuli, tiger’s eye, dan black onyx. Dibanderol CHF 1.590, keempat model ini menawarkan salah satu titik masuk yang relatif terjangkau untuk menikmati jam Swiss dengan dial batu alam sekaligus movement automatic.

Keempat referensi tersebut melanjutkan pendekatan yang sebelumnya diperkenalkan melalui varian aventurine dan malachite. Dengan case stainless steel 39mm yang relatif sederhana, Perrelet sengaja memberikan ruang visual yang besar bagi karakter alami setiap batu untuk menjadi pusat perhatian.

Case Stainless Steel 39mm dengan Bezel Minimal

Image credit: Deployant

Perrelet Weekend Stone Dial menggunakan case stainless steel berdiameter 39mm dengan bezel tipis yang dirancang untuk memaksimalkan area dial batu alam.

Case berbentuk bulat tersebut memiliki diameter 39mm dan ketebalan 9,56mm. Permukaannya memadukan finishing polished dan satin-brushed, menciptakan kontras sederhana yang tetap mempertahankan karakter dress watch dari koleksi Weekend.

Salah satu elemen yang paling menonjol justru adalah bezel yang dibuat sangat tipis. Dengan konstruksi tersebut, permukaan dial terlihat lebih luas dari proporsi case sebenarnya dan memungkinkan pola alami batu menjadi elemen visual utama.

Bagian depan dilindungi sapphire crystal dengan lapisan anti-reflektif, sedangkan caseback transparan menggunakan mineral glass. Water resistance mencapai 50 meter atau 5 ATM.

Crown bergalur dengan logo Perrelet melengkapi desain case yang secara keseluruhan lebih restrained dibandingkan koleksi Turbine yang menjadi salah satu identitas paling dikenal dari brand.

Empat Batu Alam, Empat Karakter Dial yang Berbeda

Image credit: Deployant

Setiap dial Perrelet Weekend dibuat dari batu alam sehingga pola, warna, urat, dan inklusinya dapat berbeda dari satu jam ke jam lainnya.

Empat material yang digunakan pada rilisan terbaru memiliki karakter visual yang sangat berbeda.

Turquoise menghadirkan warna biru-hijau yang intens, sementara lapis lazuli menawarkan warna biru yang lebih dalam dengan inklusi alami pyrite yang dapat terlihat pada permukaannya.

Tiger’s eye memberikan tampilan berbeda melalui pola garis khas dengan efek chatoyancy yang membuat permukaannya tampak berubah ketika terkena cahaya. Sementara itu, black onyx menawarkan pendekatan paling understated melalui warna hitam yang relatif seragam namun tetap memiliki karakter material batu alam.

Dial tersebut dipotong dari batu alam, sehingga tidak ada dua permukaan yang benar-benar identik. Perbedaan inklusi dan pola inilah yang membuat setiap unit memiliki karakter visualnya sendiri.

Untuk menjaga agar batu tetap menjadi fokus utama, Perrelet menggunakan applied baton indices berlapis rhodium serta jarum bergaya Dauphine untuk indikator jam dan menit.

Pada posisi pukul 3 terdapat date window dengan frame berwarna silver, sementara jarum detik berada di tengah. Kombinasi tersebut membuat Weekend tetap berfungsi sebagai jam sehari-hari tanpa menghilangkan daya tarik dekoratif dari material dial.

Kaliber P-321 Berbasis Soprod dengan Power Reserve 42 Jam

Image credit: Deployant

Perrelet Weekend Stone Dial menggunakan kaliber P-321 automatic berbasis Soprod A10 dengan frekuensi 4Hz dan power reserve hingga 42 jam.

Movement ini beroperasi pada frekuensi 28.800 vph atau 4Hz dan menggunakan 25 jewels. Power reserve mencapai 42 jam ketika movement berada dalam kondisi fully wound.

P-321 menggerakkan fungsi hours, minutes, central seconds, dan date. Movement tersebut diproduksi untuk Perrelet oleh Soprod, perusahaan Swiss yang berada dalam kelompok usaha yang sama dengan Perrelet.

Melalui caseback transparan, beberapa elemen finishing movement dapat terlihat, termasuk dekorasi perlage pada bagian bridge serta openworked oscillating weight dengan finishing sunray dan logo Perrelet.

Spesifikasinya memang tidak diarahkan pada komplikasi tinggi. Sebaliknya, Perrelet menggunakan movement automatic yang relatif sederhana untuk mempertahankan karakter Weekend sebagai jam dress-oriented yang praktis.

Harga CHF 1.590 Menjadi Salah Satu Daya Tarik Utama

Image credit: Deployant

Dengan harga CHF 1.590, Perrelet menempatkan Weekend Stone Dial sebagai salah satu opsi yang relatif terjangkau bagi kolektor yang ingin masuk ke kategori jam dengan dial batu alam.

Dial batu alam sering diasosiasikan dengan jam mewah pada rentang harga yang jauh lebih tinggi, terutama ketika material tersebut dipadukan dengan precious metal atau komplikasi haute horlogerie.

Perrelet mengambil pendekatan yang berbeda. Material alami menjadi pusat perhatian, tetapi ditempatkan pada case stainless steel dengan movement automatic yang lebih sederhana.

Sejumlah media watchmaking juga menempatkan harga CHF 1.590 ini sebagai salah satu titik masuk yang rendah untuk kategori stone-dial watches. Namun, klaim bahwa Perrelet merupakan jam dial batu alam termurah di dunia sebaiknya dihindari karena perbandingan global yang benar-benar komprehensif akan sulit dibuktikan.

Yang lebih jelas adalah posisi Weekend Stone Dial sebagai pilihan yang mencoba membawa estetika hard-stone dial ke segmen harga yang lebih accessible tanpa harus menggunakan quartz movement.

Bracelet Steel dan Strap Senada dalam Satu Paket

Image credit: Monochrome Watches

Setiap Perrelet Weekend Stone Dial dilengkapi bracelet stainless steel tujuh-link serta strap calfskin tambahan yang warnanya disesuaikan dengan dial.

Bracelet menggunakan kombinasi finishing polished dan satin-brushed serta dilengkapi folding clasp. Untuk tampilan yang lebih dressy, pemilik dapat menggantinya dengan strap calfskin yang memiliki embossing menyerupai pola alligator.

Kedua opsi tersebut menggunakan sistem quick-release sehingga pergantian dapat dilakukan tanpa proses yang rumit.

Pendekatan ini membuat satu jam dapat memiliki karakter yang cukup berbeda tergantung konfigurasi strap yang digunakan. Bracelet memberikan kesan lebih versatile untuk penggunaan sehari-hari, sementara strap kulit membuat karakter dress watch Weekend semakin terasa.

Empat Referensi Baru Melengkapi Koleksi Stone Dial Weekend

Image credit: Monochrome Watches

Empat model baru memperluas lini stone dial Weekend menjadi enam pilihan material, setelah sebelumnya Perrelet memperkenalkan aventurine dan malachite.

Rilisan terbaru terdiri dari:

  • A1300/L — Turquoise
  • A1300/M — Lapis Lazuli
  • A1300/N — Tiger’s Eye
  • A1300/0 — Black Onyx

Keempatnya mempertahankan formula dasar yang sama: case stainless steel 39mm, dial batu alam, movement P-321 automatic, date display, serta kombinasi bracelet dan strap tambahan.

Dengan tambahan tersebut, Weekend kini memiliki enam pilihan stone dial jika varian aventurine dan malachite sebelumnya ikut diperhitungkan. Perrelet sebelumnya memperkenalkan Weekend Malachite pada awal 2026 dengan spesifikasi case dan movement yang sama.

Harga dan Ketersediaan

Image credit: Monochrome Watches

Perrelet Weekend Stone Dial dibanderol CHF 1.590 atau EUR 1.590, dengan harga yang sama untuk keempat pilihan batu alam terbaru.

Selain CHF/EUR 1.590, harga yang dilaporkan untuk pasar AS berada di US$1.815. Keempat referensi menjadi bagian dari lini Weekend dan ditawarkan bersama bracelet stainless steel serta strap calfskin tambahan yang senada dengan warna dial.

Kombinasi tersebut membuat positioning Weekend Stone Dial cukup jelas: sebuah Swiss automatic watch dengan karakter visual yang kuat, tetapi tetap mempertahankan spesifikasi dan harga yang relatif approachable.

Kesimpulan

Perrelet Weekend Stone Dial menunjukkan bahwa daya tarik dial batu alam tidak selalu harus datang bersama case precious metal atau harga yang sangat tinggi.

Melalui empat material baru—turquoise, lapis lazuli, tiger’s eye, dan black onyx—Perrelet memberikan karakter berbeda pada case stainless steel 39mm yang relatif sederhana. Setiap potongan batu juga memiliki pola dan inklusi yang berbeda, membuat masing-masing jam memiliki tampilan yang tidak sepenuhnya identik.

Dengan kaliber P-321 automatic, power reserve 42 jam, fungsi date, serta dua pilihan konfigurasi strap dalam satu paket, Weekend Stone Dial menawarkan kombinasi antara mechanical watch, material natural, dan harga yang lebih mudah dijangkau dibandingkan banyak interpretasi stone-dial watch di segmen luxury yang lebih tinggi.

Bagi kolektor yang tertarik pada luxury watch dengan dial unik dan material alami, Perrelet Weekend Stone Dial menjadi contoh bagaimana sebuah elemen dekoratif tradisional dapat diterapkan pada jam yang lebih accessible tanpa kehilangan karakter visualnya.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *