Cartier Roadster, Jam Sport yang Hanya Bisa Diciptakan Cartier

Ada sesuatu yang unik terjadi pada desain yang benar-benar kuat ketika ia menghilang. Orang-orang beralih ke model lain, tren berubah, dan asosiasi zamannya perlahan memudar. Kemudian, bertahun-tahun kemudian, foto lama mulai terasa kontemporer kembali. Itulah yang terjadi pada Cartier Roadster. Pertama kali diperkenalkan pada 2002 dan diproduksi selama sekitar satu dekade, Roadster akhirnya kembali pada...

Perrelet Hadirkan Empat Dial Batu Alam Baru di Weekend, Harga CHF 1.590

Perrelet memperluas koleksi Weekend dengan empat model baru yang menggunakan dial dari batu alam: turquoise, lapis lazuli, tiger’s eye, dan black onyx. Dibanderol CHF 1.590, keempat model ini menawarkan salah satu titik masuk yang relatif terjangkau untuk menikmati jam Swiss dengan dial batu alam sekaligus movement automatic. Keempat referensi tersebut melanjutkan pendekatan yang sebelumnya diperkenalkan...

Glashütte Original Rombak Total Koleksi 70s, Kini Terinspirasi Peralatan Audio Vintage

Glashütte Original merombak total koleksi 70s—yang sebelumnya dikenal sebagai Seventies—dengan desain baru yang lebih ramping, lebih tajam, dan terinspirasi dunia peralatan audio analog era 1970-an. Hadir dalam tiga interpretasi bernama Vinyl Record, Tweed Amp, dan Stereo Panel, koleksi terbaru ini mempertahankan siluet integrated sports watch khas 70s, tetapi membawanya ke arah yang lebih kontemporer. Perubahan...

Baume & Mercier Kembalikan Riviera ke Akar 1973, Kini Lebih Tipis dan Setia pada Desain Original

Baume & Mercier Riviera 73 membawa koleksi sport-elegant ikonis ini kembali ke estetika awalnya: case stainless steel 39mm yang ramping, bezel dodecagonal tanpa sekrup terlihat, dan dial wave-motif yang lebih lapang. Diluncurkan untuk merayakan warisan Riviera sejak 1973, model terbaru ini menggunakan movement quartz ETA F06.115 dengan daya tahan baterai sekitar lima tahun. Riviera termasuk...

Ressence Ubah Type 9 Jadi Labirin Berjalan Lewat Kolaborasi dengan Seniman Jules Wittock

Ressence dikenal melalui pendekatan horologi yang mengutamakan kejernihan visual. Sistem display orbitalnya menggantikan jarum konvensional dengan cakram yang terus bergerak, menciptakan cara membaca waktu yang berbeda dari jam tangan tradisional. Namun, melalui kolaborasi terbaru bersama seniman Belgia Jules Wittock, brand ini menghadirkan sesuatu yang lebih dari sekadar penunjuk waktu: sebuah labirin yang bergerak dan menyimpan...

Girard-Perregaux Sempurnakan Laureato Fifty dengan Dial Solid Emas Rose

Girard-Perregaux melanjutkan perayaan 50 tahun koleksi Laureato dengan menghadirkan Laureato Fifty versi terbaru yang memadukan case stainless steel dan dial solid rose gold 18K. Model ini melengkapi edisi dial enamel biru yang diperkenalkan sebelumnya, sekaligus menawarkan interpretasi yang lebih hangat dan elegan dari salah satu sports watch ikonis milik manufaktur asal Swiss tersebut. Desain Dial...

Kenapa Omega Speedmaster Reduced Layak Dilirik Sebagai Alternatif Moonwatch yang Lebih Terjangkau

Omega Speedmaster Reduced ref. 3510.50.00 menjadi salah satu alternatif menarik untuk Moonwatch bagi kolektor yang menginginkan DNA Speedmaster dalam ukuran lebih compact dan dengan movement automatic. Diproduksi Omega dari 1988 hingga 2010, model ini kini semakin menarik perhatian karena harga Speedmaster Professional Moonwatch baru terus meningkat. Desain yang Mirip namun Lebih Ringkas Speedmaster Reduced mempertahankan...

Albishorn Hadirkan Generasi Kedua Marinagraph, Regatta Chronograph “Vintage Imajiner” dengan Dek Hitam-Putih

Albishorn, independent watchmaker asal Swiss yang didirikan Sébastien Chaulmontet pada 2024, menghadirkan generasi kedua Marinagraph, sebuah regatta chronograph yang mengusung konsep “imaginary vintage”. Terinspirasi kapal Columbia yang memenangkan America’s Cup 1958, model terbaru ini menggabungkan fungsi countdown regatta dengan desain bernuansa maritim klasik. Fungsi Regatta Countdown 10 Menit yang Ikonik Marinagraph menggunakan sistem retrograde countdown...