Di tengah tren industri jam tangan yang cenderung menghadirkan case semakin besar, A. Lange & Söhne justru mengambil arah sebaliknya. Manufaktur asal Saxony, Jerman, memperkenalkan dua edisi khusus terbaru 1815 Up/Down dengan case yang kembali ke ukuran lebih ringkas, sekaligus menghadirkan dial biru untuk pertama kalinya dalam lini 1815 Up/Down. Tersedia dalam pilihan emas putih...
Tag: jam tangan koleksi
Geneva Watch Days 2026: Rangkuman Rilisan Terbesar dari Bvlgari, Lange, hingga Laurent Ferrier
Geneva Watch Days 2026 kembali menjadi salah satu panggung paling menarik dalam kalender watchmaking dunia. Digelar pada 2–6 September 2026, ajang ini mempertemukan 71 brand dari perusahaan besar hingga independent watchmaker dalam format yang tersebar di berbagai lokasi di Jenewa. Berbeda dari Watches and Wonders yang identik dengan peluncuran besar dari brand-brand mapan, Geneva Watch...
Girard-Perregaux Masukkan Tourbillon dan Micro-Rotor ke Laureato Setipis 10mm
Girard-Perregaux kembali menunjukkan kemampuan teknisnya melalui Laureato Fifty Tourbillon Micro-Rotor 39mm, sebuah model yang menggabungkan dua komplikasi sekaligus—tourbillon dan automatic micro-rotor—ke dalam case stainless steel dengan ketebalan hanya 10mm. Peluncuran ini hadir setelah Laureato merayakan ulang tahun ke-50 pada 2025. Memasuki 2026, Girard-Perregaux menjadikan Laureato Fifty sebagai bagian permanen dari koleksi, sekaligus memperkuat posisinya melalui...
Alpina Ubah Dive Watch-nya Jadi Alat Navigasi Lewat Kolaborasi Route du Rhum
Kolaborasi antara jam tangan dan ajang olahraga sering kali mengikuti formula yang cukup mudah ditebak: ganti warna dial, tambahkan logo atau ukiran khusus, batasi produksi, lalu selesai. Namun, Alpina mengambil pendekatan yang sedikit berbeda lewat Seastrong Diver Extreme Automatic Route du Rhum Destination Guadeloupe. Dibuat untuk menyambut edisi ke-13 Route du Rhum, balap layar solo...
Zenith Chronomaster Solo Sport vs Breitling Chronomat: Mana yang Lebih Layak Dipilih?
Geneva Watch Days 2026 baru saja usai, tetapi salah satu rilisan yang paling menarik perhatian justru datang dari Zenith dengan pendekatan yang cukup tidak biasa. Melalui Chronomaster Solo Sport, Zenith mengambil basis desain Chronomaster Sport yang terkenal sebagai chronograph lalu menghilangkan fungsi chronograph tersebut sepenuhnya. Hasilnya adalah sebuah sporty three-hand watch dengan karakter movement frekuensi...
Speake-Marin Hadirkan Ripples Portobello, Dial Lavender yang Berubah Warna Mengikuti Cahaya
Speake-Marin Ripples Portobello menjadi bukti terbaru bahwa Speake-Marin memperlakukan warna sebagai bagian serius dari desain, bukan sekadar gimmick sebuah edisi terbatas. Kali ini, inspirasi justru datang dari sebuah tempat: Portobello Road di Notting Hill, London, dengan jajaran kios pasar dan rumah bertingkat pastel yang menjadi karakter kawasan tersebut. Hasilnya adalah sebuah Ripples dengan dial lavender...
5 Jam Tangan Omega Terbaik dari Era 1990-an yang Masih Layak Dipakai Harian
Era 1990-an mungkin tidak selalu dianggap sebagai periode paling glamor dalam sejarah Omega. Namun, justru dekade ini melahirkan sejumlah model yang hari ini terasa semakin menarik: desainnya sudah modern, teknologi produksinya lebih matang, tetapi karakter vintage-nya belum sepenuhnya hilang. Bagi kolektor yang mencari jam tangan mekanis untuk benar-benar dipakai, bukan sekadar disimpan, era tersebut menawarkan...
Frederique Constant Buktikan Kemampuan Kustomisasi Lewat Tourbillon Platinum “Julie” yang Sangat Personal
Kustomisasi jam tangan biasanya identik dengan nama-nama haute horlogerie atau atelier independen yang memang sejak awal membangun bisnis dari personal commission. Karena itu, ketika brand yang lebih dikenal lewat luxury watchmaking dengan harga relatif terjangkau menghadirkan sebuah unique piece yang dibuat khusus untuk seorang kolektor, hasilnya menjadi cukup menarik untuk diperhatikan. Frederique Constant kini memperlihatkan...
Tudor Black Bay Chrono 39 vs Rolex Cosmograph Daytona: Mana Chronograph Sport Terbaik di 2026?
Selama bertahun-tahun, Rolex Cosmograph Daytona menjadi tolok ukur chronograph sport mewah. Namun, kehadiran Tudor Black Bay Chrono 39 membuat persaingan semakin menarik. Dengan diameter 39 mm yang lebih ringkas, desain yang lebih tipis, serta proporsi yang lebih elegan dibanding generasi Black Bay Chrono sebelumnya, banyak kolektor mulai mempertanyakan: apakah Daytona masih layak menjadi pilihan utama,...
Rolex Deepsea Challenge Milik James Cameron Dipamerkan ke Publik, Jam yang Pernah Menyentuh Dasar Palung Mariana
Bagi para kolektor jam tangan, Rolex identik dengan presisi dan ketangguhan. Namun, ada satu model yang memiliki kisah jauh melampaui dunia horologi, yaitu Rolex Deepsea Challenge eksperimental yang menemani sutradara James Cameron dalam ekspedisi solo ke titik terdalam Bumi. Kini, jam bersejarah tersebut dipamerkan di Australian National Maritime Museum di Sydney sebagai bagian dari pameran...
