Dunia Formula 1 tidak selalu identik dengan warna hijau PETRONAS, silver, atau hitam. Menjelang Grand Prix Singapura pada 11 Oktober mendatang, IWC Schaffhausen justru memilih warna yang jauh lebih berani: ungu vibrant.
Melalui Pilot’s Watch Performance Chronograph 41 edisi khusus Mercedes-AMG PETRONAS Formula One Team, IWC menghadirkan kombinasi dial ungu dan aksen hijau PETRONAS yang langsung mengingatkan pada identitas visual tim F1 tersebut. Bukan edisi untuk satu pembalap tertentu, melainkan jam tangan resmi tim yang memperpanjang hubungan IWC dengan Mercedes-AMG Petronas yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade.
Hasilnya adalah sebuah Pilot’s Watch yang tetap mempertahankan karakter instrumen penerbangan IWC, tetapi mendapatkan suntikan warna yang membuatnya terasa jauh lebih eksperimental.
Dial Ungu dengan Aksen Hijau PETRONAS

Daya tarik utama model ini tentu berada pada dial-nya. Permukaan ungu menggunakan sunburst finish yang menghasilkan perubahan intensitas warna ketika terkena cahaya, sementara track dan marker diberi warna hijau PETRONAS yang sama dengan identitas visual pada mobil Formula 1 tim.
Kontras tersebut dibuat semakin kuat melalui jarum berwarna hitam dengan Super-LumiNova hijau. Tiga subdial chronograph dibuat recessed dengan snailed finish, memberikan kedalaman visual sekaligus memecah bidang ungu yang dominan.
Dengan kombinasi ini, IWC tidak sekadar menempelkan logo tim pada sebuah chronograph standar. Warna tim justru menjadi bagian integral dari desain jam.
Case Titanium Grade 5 untuk Karakter Pilot’s Watch

Di balik dial yang flamboyan, konstruksinya tetap serius. Case berdiameter 41mm dibuat dari titanium Grade 5 dengan ketebalan 14,5mm.
Material ini membantu menjaga bobot tetap relatif ringan sekaligus memberikan karakter teknis yang sesuai dengan positioning Pilot’s Watch. Permukaan case dipadukan dengan sapphire crystal cembung yang mendapatkan lapisan anti-reflektif pada kedua sisinya.
Kristal tersebut juga dirancang untuk menghadapi perubahan tekanan udara, sebuah detail yang mengingatkan kembali pada akar IWC sebagai pembuat jam instrumen untuk penerbangan.
Ketahanan terhadap air mencapai 100 meter, sehingga jam ini tidak hanya cocok untuk dikenakan saat menyaksikan balapan, tetapi juga cukup praktis sebagai daily watch.
Kaliber 69385, Chronograph Manufaktur IWC

Di balik case bekerja Kaliber 69385, automatic chronograph buatan IWC dengan konstruksi column-wheel.
Movement beroperasi pada frekuensi 28.800 vph dan menawarkan power reserve sekitar 46 jam. Arsitektur mekanisnya dapat dilihat melalui caseback sapphire, termasuk dekorasi Côtes de Genève, sekrup yang dipoles, serta rotor openworked.
Sentuhan paling spesifik untuk edisi Mercedes-AMG PETRONAS terdapat pada kaca caseback, tempat tulisan berwarna hijau PETRONAS menjadi penanda hubungan jam ini dengan tim Formula 1.
Dengan demikian, identitas motorsport tidak hanya muncul di bagian depan jam, tetapi juga disimpan sebagai detail yang baru terlihat ketika pemilik membaliknya.
Strap Ungu dengan Sistem EasX-Change

IWC memasangkan chronograph ini dengan strap karet berwarna ungu vibrant yang dibuat senada dengan dial.
Strap tersebut menggunakan pin buckle titanium dan sistem EasX-Change milik IWC, memungkinkan pengguna mengganti strap dengan relatif mudah tanpa membutuhkan peralatan khusus.
Pilihan ini juga menjaga karakter jam tetap sporty. Dibandingkan bracelet metal, rubber strap membuat kombinasi ungu dan hijau terasa lebih dekat dengan dunia racing sekaligus tetap sesuai dengan konstruksi Pilot’s Watch.
Bukan Jam Pembalap, Melainkan Jam Resmi Tim

Ada perbedaan penting antara model ini dan sejumlah jam tangan motorsport IWC lainnya: edisi ini bukan tribute untuk satu pembalap.
IWC memilih membawa identitas Mercedes-AMG PETRONAS Formula One Team secara keseluruhan. Pendekatan tersebut membuat jam ini lebih mudah dipahami sebagai bagian dari partnership jangka panjang daripada sekadar merchandise yang dikaitkan dengan satu nama besar.
Momentum peluncurannya juga cukup tepat. Grand Prix Singapura merupakan salah satu balapan paling khas dalam kalender Formula 1, dengan karakter balapan malam dan atmosfer urban yang berbeda dari mayoritas seri lainnya.
Warna ungu yang tidak biasa tersebut membuat edisi ini terasa lebih cocok dengan konteks Singapura dibanding sekadar menggunakan kombinasi warna hitam dan hijau yang lebih konservatif.
Harga dan Ketersediaan

IWC Pilot’s Watch Performance Chronograph 41 Mercedes-AMG PETRONAS Formula One Team ini dibanderol CHF 7.700.
Berbeda dari banyak kolaborasi motorsport yang langsung dibuat sebagai limited edition, model ini menjadi bagian dari koleksi permanen IWC, sehingga tidak dibatasi jumlah produksinya.
Kesimpulan
Lewat Pilot’s Watch Chronograph 41 terbaru ini, IWC mengambil pendekatan yang cukup berani terhadap kolaborasi Formula 1.
Identitas Mercedes-AMG PETRONAS tidak hanya hadir melalui branding, tetapi diterjemahkan langsung ke dalam bahasa warna: ungu vibrant, aksen hijau PETRONAS, serta detail-detail kecil yang menghubungkan dial hingga caseback dengan dunia balap.
Pada akhirnya, kekuatan jam ini justru terletak pada keseimbangan tersebut. Ia tetap merupakan Pilot’s Watch dengan konstruksi titanium, chronograph column-wheel, dan movement manufaktur IWC, tetapi tampil dengan karakter visual yang jauh lebih berani daripada kebanyakan jam tangan pilot tradisional.
Sumber:
https://monochrome-watches.com/first-look-iwc-schaffhausen-pilots-watch-chronograph-41-mercedes-amg-petronas-formula-one-team-george-russel-kimi-antonelli-singapore-grand-prix-iw388121-specs-price-review/
