Produsen jam tangan asal Inggris, Bremont, kembali berkolaborasi dengan keluarga mendiang Professor Stephen Hawking melalui peluncuran Supernova Hawking Limited Edition. Koleksi ini menjadi penghormatan atas kontribusi Hawking dalam memahami misteri lubang hitam (black hole) dan alam semesta.
Ini merupakan kolaborasi kedua antara Bremont dan keluarga Hawking setelah edisi terbatas pertama yang dirilis pada 2020 dan mendapat sambutan positif dari para kolektor. Kali ini, Bremont mengangkat tema black hole sebagai inspirasi utama, sejalan dengan identitas lini Supernova yang berfokus pada eksplorasi luar angkasa dan rekayasa teknologi modern.
Terbatas Hanya 600 Unit di Seluruh Dunia

Bremont hanya memproduksi 600 unit Supernova Hawking di seluruh dunia, menjadikannya salah satu rilisan paling eksklusif tahun ini.
Jam tangan ini tersedia dalam dua pilihan. Versi dengan black rubber strap dibanderol £7.700 atau sekitar Rp170 juta, sementara versi integrated DLC 904L stainless steel bracelet dijual seharga £7.950 atau sekitar Rp175 juta (estimasi kurs £1 = Rp22.100).
Desain Terinspirasi Fenomena Black Hole

Supernova Hawking hadir dengan case berdiameter 41 mm berbahan 904L stainless steel yang dilapisi Ultra Black DLC, dipadukan dengan bezel keramik hitam berbentuk decahedral yang memberikan tampilan futuristis.
Dial-nya mengambil inspirasi dari panel surya pesawat luar angkasa, menampilkan pola geometris hitam berlapis yang mengarahkan pandangan ke bagian tengah, menyerupai visual sebuah black hole.
Salah satu detail paling menarik terdapat pada subdial di posisi pukul 3 dan 9 yang dibuat menggunakan meteorit asli. Karena setiap potongan meteorit memiliki pola kristal alami yang berbeda, tidak ada dua jam yang benar-benar identik.
Sebagai penghormatan kepada Stephen Hawking, Bremont juga mencetak persamaan entropi lubang hitam (black hole entropy equation) beserta nama Hawking pada bagian dial.
Ditenagai Movement Chronometer BC77

Di balik tampilannya yang futuristis, Supernova Hawking menggunakan Bremont BC77, movement otomatis bersertifikasi chronometer.
Movement ini bekerja pada frekuensi 28.800 vph (4 Hz) dengan cadangan daya hingga 62 jam. Jam tangan ini juga memiliki ketahanan air hingga 100 meter, sehingga tetap cocok digunakan sebagai luxury tool watch untuk aktivitas sehari-hari.
Bagian belakang jam menggunakan sapphire exhibition caseback dengan motif pusaran black hole yang memperlihatkan rotor dan movement di dalamnya, sekaligus memperkuat tema astronomi yang diusung koleksi ini.
Menghubungkan Horologi dengan Dunia Sains
Berbeda dari banyak jam tangan edisi khusus yang hanya mengandalkan ukiran nama atau logo, Bremont menghadirkan penghormatan yang lebih mendalam melalui elemen desain yang berkaitan langsung dengan penelitian Stephen Hawking.
Mulai dari penggunaan meteorit asli, motif black hole, hingga pencantuman persamaan ilmiah Hawking, seluruh detail dirancang untuk merepresentasikan warisan intelektual salah satu fisikawan paling berpengaruh dalam sejarah modern.
Tim Hawking, putra Stephen Hawking, menyebut koleksi ini sebagai penghormatan yang layak bagi kehidupan dan karya sang ayah. Sementara CEO Bremont, Davide Cerrato, mengatakan bahwa jam tangan ini merupakan simbol pengaruh Hawking yang terus menginspirasi dunia ilmu pengetahuan dan eksplorasi.
Kesimpulan
Bremont Supernova Hawking Limited Edition bukan hanya sebuah jam tangan mewah, tetapi juga penghormatan terhadap semangat eksplorasi dan rasa ingin tahu yang diwariskan Stephen Hawking kepada dunia. Dengan produksi yang hanya 600 unit, penggunaan meteorit asli, desain bertema black hole, serta movement chronometer berkualitas tinggi, koleksi ini berpotensi menjadi salah satu limited edition Bremont yang paling diminati kolektor pada 2026.
