Zenith kembali menghadirkan edisi spesial yang memadukan sejarah, inovasi, dan warisan horologi melalui Chronomaster Revival Liberty II. Jam tangan ini dirilis untuk menyambut peringatan 250 tahun Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat yang akan diperingati pada 2026.
Model ini merupakan kelanjutan dari Chronomaster Revival Liberty yang pertama kali diperkenalkan pada 2020 dan mendapat sambutan positif, khususnya di pasar Amerika Utara. Kali ini, Zenith menghadirkan interpretasi baru dengan kombinasi warna yang berbeda sekaligus mempertahankan DNA desain ikonis dari koleksi Revival.
Hubungan Panjang Zenith dengan Amerika Serikat

Di balik peluncuran Liberty II, terdapat kisah sejarah yang tidak banyak diketahui. Pendiri Zenith, Georges Favre-Jacot, pernah melakukan perjalanan ke Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 dan terkesan dengan sistem manufaktur industri yang diterapkan di sana.
Saat itu, industri jam Swiss masih mengandalkan sistem établissage, yaitu komponen dibuat oleh berbagai pengrajin di lokasi berbeda sebelum akhirnya dirakit menjadi satu jam tangan. Setelah mempelajari efisiensi sistem produksi Amerika, Favre-Jacot memutuskan menerapkan konsep manufaktur terpadu.
Sejak berdiri pada 1865, Zenith kemudian memproduksi dan merakit seluruh komponen jam tangan di bawah satu atap. Pendekatan tersebut menjadi salah satu fondasi kesuksesan Zenith sebagai manufaktur independen dan menjadi inspirasi di balik hadirnya Chronomaster Revival Liberty II.
Menghidupkan Kembali Ikon A384 Tahun 1969

Chronomaster Revival Liberty II menggunakan desain yang direproduksi secara presisi dari Zenith A384, salah satu model paling bersejarah yang diperkenalkan pada 1969.
Jam tangan ini mempertahankan case berbentuk tonneau berdiameter 37 mm dengan ketebalan 12,6 mm, sesuai ukuran asli model vintage. A384 sendiri dikenal sebagai salah satu jam pertama yang menggunakan kaliber El Primero, mesin kronograf otomatis frekuensi tinggi terintegrasi pertama di dunia.
Berbeda dari Liberty edisi pertama, Liberty II membalik skema warna dial sehingga tampil lebih segar tanpa meninggalkan karakter klasiknya.
Detail Desain yang Terinspirasi Bendera Amerika

Zenith menghadirkan sejumlah sentuhan eksklusif yang menjadi pembeda Liberty II.
Dial berwarna putih mengilap (white lacquer) dipadukan dengan tiga sub-dial biru bertekstur concentric-grained, menghasilkan tampilan “reverse panda” yang bersih sekaligus sporty. Jarum detik kronograf diberi aksen merah dan putih sebagai penghormatan terhadap warna bendera Amerika Serikat.
Chronomaster Revival Liberty II tersedia dalam dua pilihan material. Versi stainless steel menggunakan finishing radial-brushed bezel, sedangkan versi forged carbon menawarkan pola marmer alami yang membuat setiap jam memiliki tampilan unik.
Untuk kenyamanan penggunaan, Zenith melengkapinya dengan bracelet stainless steel bergaya “ladder” yang terinspirasi desain Gay Frères pada 1969. Sebagai alternatif, tersedia pula strap karet berlapis tekstil Cordura berwarna biru.
Tetap Mengandalkan Mesin Legendaris El Primero

Di balik desain bernuansa heritage, Liberty II dibekali mesin yang telah menjadi ikon Zenith, yaitu kaliber El Primero 400.
Movement otomatis ini bekerja pada frekuensi tinggi 36.000 getaran per jam (5 Hz) sehingga mampu mengukur waktu dengan tingkat presisi hingga 1/10 detik. Selain itu, jam tangan ini menawarkan cadangan daya sekitar 50 jam, sementara keindahan movement dapat dinikmati melalui exhibition caseback di bagian belakang.
Harga dan Ketersediaan

Zenith memproduksi Chronomaster Revival Liberty II dalam jumlah yang sangat terbatas.
Versi stainless steel dibuat sebanyak 250 unit dengan harga US$10.600 (sekitar Rp172 juta).
Sementara itu, versi forged carbon hanya diproduksi sebanyak 25 unit dengan harga US$13.400 (sekitar Rp218 juta).
Kedua model ini dipasarkan secara eksklusif di Amerika Serikat, menjadikannya salah satu rilisan Zenith paling langka tahun ini.
Liberty II menjadi bukti bahwa sebuah jam tangan edisi terbatas dapat menghadirkan lebih dari sekadar desain patriotik. Melalui koleksi ini, Zenith merayakan hubungan historisnya dengan Amerika Serikat sekaligus menghidupkan kembali salah satu model paling penting dalam sejarah El Primero. Bagi para kolektor, Chronomaster Revival Liberty II menawarkan perpaduan antara nilai sejarah, teknologi kronograf legendaris, dan eksklusivitas yang semakin memperkuat daya tariknya.
