Vacheron Constantin Hidupkan Kembali “Everest” Lewat Overseas Dual Time Cardinal Points

Vacheron Constantin kembali membawa semangat ekspedisi ke koleksi Overseas melalui Overseas Dual Time Cardinal Points. Empat varian terbaru ini mengingatkan kembali pada prototipe “Everest” yang digunakan penjelajah Cory Richards dalam ekspedisinya ke Gunung Everest pada 2019.

Namun kali ini, semangat tersebut hadir dalam bentuk yang lebih luas. Alih-alih dibuat sebagai jam untuk satu ekspedisi tertentu, Cardinal Points menggunakan empat warna yang mewakili empat arah mata angin.

Empat Warna untuk Empat Arah Mata Angin

Image credit: Hodinkee

Konsep Cardinal Points diterjemahkan melalui empat pilihan warna.

Varian North hadir dalam warna putih yang merepresentasikan lanskap kutub beku. South menggunakan warna cokelat, East tampil dalam warna biru, sedangkan West mendapatkan nuansa hijau hutan.

Nama “cardinal” sendiri memiliki akar dari bahasa Latin cardo, yang berarti poros atau engsel—sebuah istilah yang kemudian digunakan untuk menyebut empat arah mata angin utama.

Titanium 41mm dengan DNA “Everest”

Image credit: Hodinkee

Case titanium berdiameter 41mm memiliki ketebalan sekitar 12mm. Material ringan tersebut mempertahankan karakter sporty Overseas sekaligus membuat jam lebih nyaman digunakan dalam aktivitas luar ruangan.

Vacheron Constantin memberikan finishing anthracite-grey matte pada bezel berbentuk Maltese cross, crown, dan ring pada pusher. Warna ini menjadi interpretasi yang lebih lembut dibandingkan abu-abu gelap pada prototipe Everest.

Permukaan case bagian atas dan integrated lugs mendapatkan vertical brushing yang lebih tajam. Menariknya, case tidak menggunakan hard coating. Artinya, goresan pemakaian akan menjadi bagian dari perjalanan jam tersebut seiring waktu.

Kaliber 5110 DT/3 dengan Geneva Seal

Image credit: Hodinkee

Overseas Dual Time Cardinal Points menggunakan Kaliber 5110 DT/3, automatic movement in-house Vacheron Constantin yang terdiri dari 234 komponen dan 37 jewels.

Dengan frekuensi 28.800 vph dan power reserve sekitar 60 jam, movement ini menyediakan fungsi dual-time lengkap dengan indikator AM/PM dan pointer date.

Jarum panah berwarna oranye digunakan untuk menunjukkan zona waktu kedua, memberikan kontras yang mudah dibaca terhadap tampilan dial.

Movement tersebut juga membawa Geneva Seal, salah satu penanda penting kualitas dan standar finishing haute horlogerie Swiss.

Bracelet Titanium dan Dua Strap Tambahan

Image credit: Hodinkee

Sejalan dengan karakter sport watch Overseas, jam ini dilengkapi bracelet titanium terintegrasi. Sistem tersebut dapat dikombinasikan dengan strap tekstil dan karet tambahan.

Seluruh konfigurasi menggunakan sapphire crystal pada bagian depan dan belakang, memungkinkan pemilik menikmati tampilan dial sekaligus arsitektur movement.

Harga dan Ketersediaan

Image credit: Hodinkee

Vacheron Constantin Overseas Dual Time Cardinal Points dibanderol CHF 33.700 atau sekitar USD 41.000.

Keempat referensi tersedia melalui butik Vacheron Constantin dan masing-masing dilengkapi dua strap tambahan.

Kesimpulan

Cardinal Points memperlihatkan sisi Overseas yang lebih dekat dengan filosofi sport watch sebenarnya: ringan, tangguh, memiliki fungsi perjalanan, dan dirancang untuk benar-benar digunakan.

Dengan DNA yang terhubung langsung ke proyek Everest 2019, koleksi ini juga memberi konteks baru bagi Overseas—bukan hanya sebagai integrated-bracelet luxury watch, tetapi sebagai jam yang masih memiliki hubungan dengan dunia eksplorasi.

Sumber:

https://www.hodinkee.com/articles/climbing-high-with-the-vacheron-constantin-overseas-dual-time-cardinal-points

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *