Porsche Design dan Hodinkee Hidupkan Kembali Fungsi Legendaris Lemania 5100 Lewat Chronograph 1 Utility

Porsche Design dan Hodinkee melanjutkan kolaborasi tiga babak mereka melalui Chronograph 1 Utility – Limited Edition for Hodinkee. Setelah chapter pertama pada trilogi ini mengeksplorasi akar desain Chronograph 1, model terbaru membawa perhatian pada sisi fungsional dan militer Porsche Design, terutama melalui kembalinya arsitektur chronograph dengan jarum menit sentral yang terinspirasi dari Lemania 5100. Sejak...

Panerai Hadirkan Luminor Tourbillon GMT Titanio, Kompleksitas Penuh dalam Balutan Biru

Sejak meluncurkan P.2002 pada 2005 sebagai movement in-house pertamanya, Panerai terus memperluas keluarga kaliber manufaktur dengan mengembangkan komplikasi yang semakin kompleks. Dua tahun kemudian, pada 2007, Maison memperkenalkan P.2005, movement tourbillon dengan konstruksi cage yang berbeda dari tourbillon konvensional. Kini, arsitektur tersebut kembali hadir dalam PAM01784 Luminor Tourbillon GMT Titanio, kali ini melalui kaliber P.2005/T...

Dominique Renaud Pulse60, Ketika Detak Jam Melambat Menyerupai Detak Jantung Manusia

Di saat industri watchmaking terus berlomba meningkatkan frekuensi, Dominique Renaud justru memilih arah yang hampir berlawanan. Melalui Pulse60, watchmaker di balik Renaud & Papi—bengkel komplikasi legendaris yang kemudian diakuisisi Audemars Piguet—menghadirkan movement yang berdetak hanya pada 1Hz atau 7.200 vibrations per hour, kurang lebih menyerupai ritme detak jantung manusia saat beristirahat. Pulse60 menjadi movement baru...

6 Dress Watch Klasik dengan Sentuhan Kontemporer, dari yang Terjangkau hingga Haute Horlogerie

Dress watch merupakan salah satu kategori paling klasik dalam dunia horologi. Dari jam tipis dengan dial sederhana hingga kreasi haute horlogerie yang penuh detail mekanis, kategori ini telah melahirkan sejumlah jam tangan yang tetap relevan selama puluhan tahun. Namun, menjadi klasik tidak berarti harus selalu konvensional. Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak watchmaker yang mencoba...

Sang Katak Kembali Berganti Warna Lewat Louis Erard x Konstantin Chaykin Unfrogettable

Setelah debut Unfrogettable dalam kombinasi hijau dan ungu pada 2025, Louis Erard dan watchmaker independen Rusia Konstantin Chaykin kembali membawa sang katak ke pergelangan tangan dengan dua warna baru. Kali ini, karakter Frog Princess hadir dalam Turquoise yang elektrik dan Brown yang lebih hangat serta earthy. Keduanya bukan model baru dengan konstruksi berbeda, melainkan interpretasi...

Louis Moinet Hadirkan Moon Meteor, Lanskap Langit dari Pecahan Meteorit Asli

Astronomi bukan sekadar tema dekoratif bagi Louis Moinet. Sejak masa sang pendiri, Louis Moinet, astronomi telah menjadi bagian penting dari perjalanan horologi brand. Ia bahkan menciptakan compteur de tierces, instrumen presisi yang digunakan untuk observasi langit. Warisan tersebut kemudian terus diterjemahkan ke dalam berbagai kreasi bertema antariksa, termasuk Super Moon and Mars Mission, Space One...

Vacheron Constantin Hidupkan Kembali “Everest” Lewat Overseas Dual Time Cardinal Points

Vacheron Constantin kembali membawa semangat ekspedisi ke koleksi Overseas melalui Overseas Dual Time Cardinal Points. Empat varian terbaru ini mengingatkan kembali pada prototipe “Everest” yang digunakan penjelajah Cory Richards dalam ekspedisinya ke Gunung Everest pada 2019. Namun kali ini, semangat tersebut hadir dalam bentuk yang lebih luas. Alih-alih dibuat sebagai jam untuk satu ekspedisi tertentu,...

Tutima Padukan Titanium dan Emas 18K di Patria Small Seconds Terbaru

Tutima selama ini lebih dikenal lewat jam tangan pilot dan chronograph tangguh yang menonjolkan karakter tool watch khas Jerman. Namun, koleksi Patria mengambil pendekatan berbeda dengan membawa tradisi watchmaking klasik ala Glashütte ke dalam desain yang lebih elegan. Kini, Tutima memperkenalkan Patria Small Seconds terbaru, yang memadukan case titanium Grade 5 dengan aksen emas 18K...

Greubel Forsey Perkecil GMT Balancier Convexe, Kini dengan Indikator Power Reserve

Dalam dunia haute horlogerie, membuat sebuah jam tangan menjadi lebih kecil tidak selalu berarti pekerjaan yang sederhana. Terlebih ketika desain tersebut dibangun di sekitar komplikasi tiga dimensi dengan globe berputar, balance wheel yang dimiringkan, dan konstruksi movement yang sangat kompleks. Greubel Forsey telah mengembangkan konsep GMT tiga dimensinya selama lebih dari satu dekade. Perjalanan tersebut...