Titanium menjadi salah satu material yang paling menonjol dalam rilisan Bulgari di Geneva Watch Days 2026. Selain mengeksplorasinya lewat model-model Octo Finissimo yang semakin eksperimental, Bulgari kini membawa material ringan tersebut ke salah satu koleksi paling mudah dikenali dari brand asal Roma ini: Aluminium.
Melalui Bulgari Titanio, Bulgari memperkenalkan dua model baru, yaitu Titanio GMT dan Titanio Chronograph. Keduanya mempertahankan formula khas Aluminium sejak debutnya pada 1998—konstruksi ringan, bezel dengan elemen karet, dan desain sporty yang tidak terlalu konvensional—namun menggantikan aluminium dengan titanium grade 5 untuk karakter yang lebih teknis dan kontemporer.
Evolusi dari Aluminium 1998 yang Revolusioner

Ketika pertama kali diperkenalkan pada 1998, Bulgari Aluminium merupakan salah satu jam mewah yang berani keluar dari formula material tradisional.
Alih-alih menggunakan emas atau stainless steel sebagai material utama, Bulgari memadukan aluminium dengan bezel karet, menghasilkan jam yang jauh lebih ringan sekaligus memiliki karakter visual yang sangat berbeda dari sports watch mewah pada era tersebut.
Formula tersebut tetap menjadi inti dari Titanio.
Bezel dengan identitas double-logo Bulgari masih dipertahankan, begitu pula kombinasi material ringan dengan elemen karet. Perbedaannya, material utama kini menggunakan titanium grade 5 yang memberikan karakter lebih kokoh dan teknis dibanding aluminium.
Secara visual, pendekatan ini juga membuat Titanio terasa lebih gelap dan serius tanpa kehilangan DNA playful yang membuat Aluminium begitu ikonik.
Bulgari Titanio GMT, Versi yang Lebih Ringkas

Model pertama adalah Bulgari Titanio GMT Ref. 104300, sebuah travel watch dengan case titanium grade 5 berukuran 40 mm dan ketebalan hanya 9,7 mm.
Case mendapatkan finishing sandblasted yang memberikan permukaan matte sekaligus memperkuat karakter teknisnya. Crown dan caseback dilapisi DLC hitam, menciptakan kontras dengan permukaan titanium.
Di bagian depan terdapat dial hitam dengan kombinasi finishing matte dan glossy. Fungsi GMT ditampilkan melalui disc 24 jam yang juga menggunakan indikator day/night, sehingga zona waktu kedua dapat dibaca tanpa menambahkan jarum GMT konvensional yang terlalu dominan.
Di dalamnya bekerja Kaliber B192, movement otomatis berbasis Sellita SW330 dengan power reserve 50 jam.
Dengan water resistance hingga 100 meter, Titanio GMT juga mempertahankan salah satu karakter penting keluarga Aluminium: bukan sekadar dressy sports watch, tetapi jam yang memang dirancang untuk penggunaan sehari-hari.
Titanio Chronograph, Tampilan yang Lebih Teknis

Jika GMT lebih understated, Titanio Chronograph Ref. 104299 tampil sedikit lebih agresif.
Case-nya berukuran 41 mm × 12,35 mm, menggunakan konstruksi titanium dengan finishing sandblasted yang sama. Dial hitam matte menjadi dasar untuk subdial berwarna azure blue, memberikan aksen warna yang kontras namun tetap elegan.
Skala tachymeter pada perimeter dial memperkuat karakter motorsport dari chronograph ini.
Movement yang digunakan adalah Kaliber B381, berbasis Sellita SW300 yang dipadukan dengan modul chronograph dari Dubois-Depraz. Movement otomatis tersebut menawarkan power reserve 42 jam.
Dengan kombinasi case titanium, dial hitam, dan aksen biru, Titanio Chronograph terasa lebih dekat dengan bahasa desain technical sports watch dibanding Aluminium generasi awal.
Titanium dan Karet Tetap Menjadi Formula Utama

Bulgari tidak meninggalkan konstruksi khas Aluminium ketika menciptakan Titanio.
Kedua model menggunakan strap karet hitam yang dipadukan dengan link titanium sandblasted. Sistem hook-and-loop memberikan fleksibilitas sekaligus mempertahankan kesan sporty.
Bagi pengguna yang menginginkan tampilan lebih tradisional, bracelet titanium juga tersedia sebagai opsi.
Penggunaan titanium di sini bukan hanya mengenai bobot. Material tersebut memungkinkan Bulgari memberikan karakter yang lebih industrial pada desain Aluminium, terutama melalui finishing sandblasted dan kombinasi warna hitam yang dominan.
Hasil akhirnya adalah jam yang terasa lebih teknis tanpa harus mengubah siluet dasarnya.
Dua Komplikasi, Satu DNA Aluminium

Menariknya, Bulgari tidak menjadikan Titanio sebagai pengganti Aluminium.
Sebaliknya, lini ini berfungsi sebagai interpretasi baru terhadap formula yang sudah dikenal. Aluminium tetap memiliki daya tariknya sendiri melalui karakter material dan sejarah desainnya, sementara Titanio menawarkan alternatif bagi kolektor yang menginginkan tampilan lebih modern dan teknis.
Titanio GMT juga memberikan fungsi travel yang praktis, sedangkan Titanio Chronograph membawa karakter performa melalui stopwatch dan tachymeter.
Keduanya memperlihatkan bagaimana Bulgari dapat mempertahankan identitas desain yang sudah berusia hampir tiga dekade sambil mengubah karakter materialnya secara signifikan.
Harga dan Ketersediaan
Bulgari Titanio GMT Ref. 104300 dibanderol CHF 4.170, sedangkan Titanio Chronograph Ref. 104299 memiliki harga CHF 5.250.
Keduanya menjadi bagian dari lini terbaru Bulgari yang memperluas eksplorasi titanium brand di 2026.
Kesimpulan
Bulgari Titanio bukan sekadar Aluminium yang diganti materialnya.
Dengan titanium grade 5, finishing sandblasted, detail DLC hitam, serta pilihan komplikasi GMT dan chronograph, Bulgari memberikan wajah yang lebih gelap dan teknis pada salah satu desain paling ikoniknya.
Namun, elemen fundamental yang membuat Aluminium berbeda tetap dipertahankan: bobot ringan, bezel karet, double-logo Bulgari, dan pendekatan sports watch yang sejak 1998 sudah berani menabrak pakem jam mewah konvensional.
Pada akhirnya, Titanio menunjukkan bahwa desain ikonik tidak selalu perlu dirombak total. Terkadang, mengganti material saja sudah cukup untuk memberikan karakter baru pada sebuah legenda.
Sumber:
https://monochrome-watches.com/first-look-bulgari-bvlgari-titanio-gmt-chronograph-aluminium-geneva-watch-days-specs-price-review/
