Speake-Marin Ripples Portobello menjadi bukti terbaru bahwa Speake-Marin memperlakukan warna sebagai bagian serius dari desain, bukan sekadar gimmick sebuah edisi terbatas. Kali ini, inspirasi justru datang dari sebuah tempat: Portobello Road di Notting Hill, London, dengan jajaran kios pasar dan rumah bertingkat pastel yang menjadi karakter kawasan tersebut.
Hasilnya adalah sebuah Ripples dengan dial lavender translucent yang dapat memperlihatkan karakter warna berbeda ketika terkena cahaya dari sudut yang berbeda. Di balik warna tersebut, Speake-Marin tetap mempertahankan identitas teknisnya melalui case La City dan movement micro-rotor yang tipis.
Case “La City” — Lingkaran yang Terlihat Seperti Persegi

Case La City pada Ripples Portobello menggabungkan siluet lingkaran dan persegi membulat dalam satu arsitektur yang kompleks.
Dirancang Stéphane Lacroix, case La City menjadi salah satu elemen paling khas dari Ripples Portobello. Dari perspektif tertentu, bentuknya terlihat seperti lingkaran, sementara dari sudut lain muncul kesan persegi dengan sudut membulat.
Ilusi tersebut bukan sekadar permainan visual. Case ini tersusun dari 40 komponen terpisah yang dirancang untuk menghasilkan profil kompleks tersebut. Bezel dengan kombinasi finishing polished dan satin kemudian membingkai struktur tersebut.
Menariknya, di balik tampilan geometrisnya, profil utama case sebenarnya tetap sepenuhnya melingkar. Kontras antara bentuk luar dan konstruksi internal inilah yang membuat La City terasa berbeda dari desain jam tangan konvensional.
Material, Dimensi, dan Ketahanan

Ripples Portobello menggunakan case berdiameter 40,3 mm dengan ketebalan hanya 9,20 mm, didukung konstruksi micro-rotor dan water resistance 50 meter.
Dengan ukuran 40,3 mm x 9,20 mm, Ripples Portobello mempertahankan proporsi yang relatif ramping untuk sebuah jam tangan otomatis dengan arsitektur case yang begitu kompleks.
Ketipisan tersebut dimungkinkan berkat penggunaan movement dengan sistem micro-rotor terintegrasi. Speake-Marin juga melengkapinya dengan crown screw-down dan water resistance hingga 50 meter.
Di bagian depan dan belakang, sapphire crystal dengan lapisan anti-reflective digunakan untuk menjaga keterbacaan dial sekaligus memberikan pandangan terhadap movement dari sisi caseback.
Dial Kuningan dengan 12 Riak Satin dan Lacquer Lavender Translucent

Daya tarik utama Ripples Portobello terletak pada dial lavender translucent yang dapat berubah karakter visual mengikuti arah cahaya.
Dial dimulai dari sebuah piringan berbahan kuningan yang distamping dengan motif 12 riak atau ripples. Permukaannya kemudian mendapatkan finishing satin sebelum dilapisi lacquer lavender translucent.
Teknik layering tersebut membuat warna lavender tidak terlihat benar-benar statis. Ketika cahaya berubah, intensitas dan karakter warnanya ikut bergeser, menciptakan kesan kedalaman pada permukaan dial.
Di posisi 1:30 terdapat small seconds dengan finishing sunburst yang ditempatkan dalam cincin rhodium berprofil diamond-cut. Detail tersebut memberikan titik visual tambahan tanpa mengganggu motif riak yang menjadi karakter utama dial.
Speake-Marin juga mempertahankan salah satu signature paling ikoniknya: jarum jam dengan ujung berbentuk hati. Detail tersebut telah menjadi bagian dari identitas desain Speake-Marin sejak awal berdirinya brand.
Movement Kaliber SMA03-T dengan Micro-Rotor Tungsten

Speake-Marin Ripples Portobello ditenagai kaliber SMA03-T dengan micro-rotor tungsten dan power reserve sekitar 52 jam.
Movement ini dikembangkan secara in-house oleh Le Cercle des Horlogers di La Chaux-de-Fonds. Kaliber SMA03-T bekerja pada frekuensi 28.800 vph dan menawarkan power reserve sekitar 52 jam.
Sistem automatic winding menggunakan micro-rotor berbahan tungsten. Karena ukurannya lebih kecil dan terintegrasi ke dalam arsitektur movement, micro-rotor membantu Speake-Marin mempertahankan profil Ripples yang relatif tipis.
Melalui sapphire caseback, micro-rotor tersebut dapat terlihat bersama dekorasi laser engraving yang dibuat khusus untuk model ini. Bridge mendapatkan rhodium plating, sementara permukaannya dihiasi Côtes de Genève dengan pola selebar 3 mm.
Bagian tepi bridge juga mendapatkan hand-beveled edges, memberikan kontras antara permukaan dekoratif dan sisi movement yang dikerjakan secara manual.
Strap Kulit Lavender Bertekstur Denim

Strap lavender bertekstur denim membuat Ripples Portobello terasa lebih santai dibandingkan varian Ripples dengan integrated metal bracelet.
Untuk model Portobello, Speake-Marin memilih strap kulit berwarna lavender dengan emboss tekstur denim. Detail tersebut memberikan kesan yang lebih kasual sekaligus mempertahankan palet warna utama jam.
Jahitan dibuat tone-on-tone agar tidak menciptakan kontras berlebihan. Strap kemudian dipadukan dengan folding buckle stainless steel dengan desain yang relatif sederhana.
Pilihan ini terasa relevan dengan inspirasi Portobello Road yang lebih eklektik dan tidak terlalu formal. Dibandingkan bracelet metal, strap tersebut membuat karakter Ripples Portobello terasa lebih ringan dan approachable.
Harga dan Ketersediaan Speake-Marin Ripples Portobello

Speake-Marin Ripples Portobello dibanderol CHF 22.900 atau sekitar USD 28.400 dan tersedia sebagai bagian dari koleksi.
Dengan harga CHF 22.900, Ripples Portobello berada di wilayah haute horlogerie yang menempatkan desain, finishing, dan arsitektur movement sebagai bagian penting dari nilai keseluruhan.
Namun, daya tarik model ini bukan semata-mata pada spesifikasi movement. Konsep warna lavender translucent, konstruksi dial berlapis, serta case La City membuatnya terasa sebagai sebuah objek desain yang kebetulan juga merupakan jam mekanis berkomplikasi relatif sederhana.
Kesimpulan
Ripples Portobello menunjukkan Speake-Marin dalam performa terbaiknya: mengambil satu ide sederhana—sebuah tempat dan warnanya—lalu menerjemahkannya ke seluruh elemen jam.
Mulai dari case La City yang secara visual memainkan bentuk lingkaran dan persegi, dial dengan 12 riak satin, hingga lacquer lavender translucent yang berubah mengikuti cahaya, setiap bagian memiliki hubungan dengan konsep utama.
Movement micro-rotor SMA03-T kemudian menjaga sisi teknisnya tetap sejalan dengan ambisi desain tersebut. Hasil akhirnya bukan sekadar Ripples dengan warna baru, melainkan sebuah interpretasi yang terasa lebih utuh terhadap identitas Portobello.
Punya Speake-Marin? Manfaatkan Nilai Koleksi Anda
Jam tangan mewah tidak hanya memiliki nilai estetika dan koleksi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengelolaan aset. Memanfaatkan nilai koleksi tidak selalu berarti harus menjualnya. Dengan solusi yang tepat, koleksi seperti Speake-Marin dapat memberikan fleksibilitas finansial sambil tetap mempertahankan kepemilikan atas aset tersebut.
Sumber: Watch Collecting Lifestyle
