Sejak didirikan pada 1911 di La Chaux-de-Fonds, Swiss, oleh Alice Lévy dan Eugène Blum, Ebel dikenal dengan filosofi yang memadukan estetika elegan dan fungsi olahraga dalam satu desain. Nama EBEL sendiri berasal dari inisial pendirinya, Eugène Blum Et Lévy, yang kemudian berkembang menjadi salah satu merek jam tangan Swiss dengan identitas desain yang khas.
Untuk merayakan 115 tahun perjalanan tersebut, Ebel memperkenalkan Sport Classic Chronograph Limited Edition, sebuah interpretasi modern dari koleksi Sport Classic yang mempertahankan karakter elegan khas brand sekaligus menghadirkan komplikasi chronograph. Jam tangan ini diproduksi sangat terbatas, hanya 115 unit di seluruh dunia sebagai penghormatan terhadap tonggak sejarah manufaktur.
Dial Klasik dengan Sentuhan Elegan
Sport Classic Chronograph mengusung dial opaline yang memadukan nuansa klasik dengan keterbacaan modern.
Ebel mempertahankan penggunaan angka Romawi sebagai identitas koleksi Sport Classic, dipadukan dengan minute tracker yang detail di bagian tepi dial untuk meningkatkan presisi pembacaan waktu.
Sebagai chronograph, model ini juga dilengkapi skala tachymeter, memungkinkan pengguna menghitung kecepatan berdasarkan waktu tempuh.
Di antara posisi pukul 4 dan 5 terdapat jendela tanggal yang ditempatkan secara rapi agar tidak mengganggu keseimbangan desain dial.
Melengkapi keseluruhan tampilannya, Ebel menggunakan jarum berlapis emas kuning 3N dengan finishing high polish, menghasilkan pantulan cahaya yang mempertegas kesan mewah namun tetap bersahaja.
Case Baja dengan Bezel Emas 18 Karat
Jam tangan ini menggunakan case stainless steel berdiameter 40 mm dengan ketebalan 11,6 mm, ukuran yang proporsional untuk penggunaan sehari-hari maupun acara formal.
Elemen paling menonjol terdapat pada bezel berbahan emas kuning 18 karat 3N, yang dipadukan dengan sekrup bezelmenggunakan material emas yang sama.
Kontras antara stainless steel dan emas kuning menghadirkan tampilan two-tone yang telah lama menjadi ciri khas koleksi Sport Classic.
Perpaduan material tersebut mencerminkan filosofi Ebel yang selalu berusaha menggabungkan kemewahan dengan fungsionalitas dalam satu desain yang mudah dikenakan.
Menggunakan Movement Dubois Dépraz DD2222
Di balik dial bekerja Calibre Dubois Dépraz DD2222, movement otomatis Swiss yang digunakan untuk menggerakkan fungsi chronograph.
Movement ini dapat dinikmati melalui caseback sapphire crystal, memungkinkan pengguna melihat rotor otomatis dan konstruksi mekanis di dalamnya.
Meski Ebel tidak menonjolkan movement sebagai fokus utama koleksi ini, penggunaan kaliber dari Dubois Dépraz tetap memberikan fondasi teknis yang telah lama dipercaya dalam dunia watchmaking Swiss, khususnya untuk komplikasi chronograph.
Bracelet Bergelombang yang Menjadi Identitas Ebel
Salah satu elemen paling ikonis dari Sport Classic tetap dipertahankan pada edisi ulang tahun ini, yaitu integrated metal bracelet dengan desain bergelombang (wave bracelet).
Bracelet tersebut dipadukan dengan aksen solar-hued trim yang selaras dengan warna bezel emas, menciptakan transisi visual yang harmonis dari case ke bracelet.
Desain bergelombang ini telah menjadi identitas Ebel selama puluhan tahun dan membuat Sport Classic mudah dikenali bahkan dari kejauhan.
Selain memberikan karakter visual yang kuat, konstruksi bracelet juga dirancang untuk menghadirkan kenyamanan tinggi saat dikenakan dalam aktivitas sehari-hari.
Harga dan Ketersediaan
Ebel Sport Classic Chronograph Anniversary Edition diproduksi terbatas sebanyak 115 unit di seluruh dunia.
Berbeda dari banyak rilisan lain, Ebel tidak mengumumkan harga resmi secara publik. Jam tangan ini dipasarkan dengan status “Price on Request”, sehingga calon pembeli perlu menghubungi butik atau retailer resmi untuk memperoleh informasi harga dan ketersediaan.
Eksklusivitas produksi yang sangat terbatas menjadikan model ini sebagai salah satu rilisan paling langka dalam koleksi Sport Classic.
Merangkum 115 Tahun Filosofi Ebel
Melalui Sport Classic Chronograph Limited Edition, Ebel merayakan lebih dari satu abad sejarahnya tanpa meninggalkan identitas yang telah dibangun sejak awal.
Perpaduan dial klasik, bezel emas 18 karat, bracelet bergelombang yang ikonis, serta komplikasi chronograph menunjukkan bagaimana Ebel terus mempertahankan filosofi “sport meets elegance”. Edisi ulang tahun ini bukan sekadar penghormatan terhadap masa lalu, tetapi juga penegasan bahwa desain klasik yang fungsional tetap memiliki tempat di dunia watchmaking modern.
