Kolaborasi antara jam tangan dan ajang olahraga sering kali mengikuti formula yang cukup mudah ditebak: ganti warna dial, tambahkan logo atau ukiran khusus, batasi produksi, lalu selesai.
Namun, Alpina mengambil pendekatan yang sedikit berbeda lewat Seastrong Diver Extreme Automatic Route du Rhum Destination Guadeloupe. Dibuat untuk menyambut edisi ke-13 Route du Rhum, balap layar solo transatlantik yang ikonik, model ini tidak sekadar membawa identitas perlombaan melalui estetika. Alpina mengubah salah satu elemen terpenting pada jam—bezel—menjadi alat navigasi.
Hasilnya adalah sebuah dive watch yang justru mengandalkan compass bezel sebagai fitur utamanya.
Bezel Kompas Menggantikan Bezel Selam Konvensional

Inilah keputusan desain yang paling menarik dari Seastrong Diver Extreme Route du Rhum.
Alih-alih menggunakan unidirectional elapsed-time bezel yang lazim ditemukan pada dive watch, Alpina memasang bidirectional carbon-fiber bezel dengan penanda arah mata angin dan skala kompas 360 derajat.
Perubahan tersebut membuat tema pelayaran terasa lebih fungsional. Logo Route du Rhum atau warna khusus memang bisa mengidentifikasi sebuah limited edition, tetapi mengganti interface utama jam dengan elemen navigasi memberikan koneksi yang jauh lebih langsung terhadap dunia sailing.
Konsekuensinya, jam ini memang kehilangan salah satu karakteristik visual dive watch konvensional.
Namun, keputusan tersebut terasa disengaja. Alpina tidak mencoba membuat sebuah diver standar lalu sekadar menambahkan identitas Route du Rhum. Sebaliknya, brand mengubah fungsi bezel agar lebih sesuai dengan tema perjalanan laut yang menjadi inspirasi edisi ini.
Dengan demikian, Seastrong Diver Extreme Route du Rhum berada di persimpangan antara dive watch dan sailing-inspired tool watch.
Case 39mm dengan Water Resistance 300 Meter

Alpina menggunakan case dari keluarga Seastrong Diver Extreme dengan diameter 39mm.
Ukurannya tergolong compact untuk sebuah diver dengan water resistance hingga 300 meter. Case memiliki panjang lug-to-lug sekitar 40,5mm, sementara ketebalannya mencapai 13,4mm.
Ketebalan tersebut memang masih cukup terasa di pergelangan, tetapi footprint keseluruhan yang relatif pendek membantu jam tetap terlihat compact.
Untuk menunjang ketahanan tersebut, Alpina menggunakan sapphire crystal pada bagian depan.
Kombinasi diameter 39mm, lug-to-lug 40,5mm, dan water resistance 300 meter membuat jam ini berada di posisi menarik: secara spesifikasi masih membawa kemampuan khas Seastrong sebagai diver, tetapi secara ukuran tidak sebesar sejumlah dive watch profesional lainnya.
Dial Turquoise Terinspirasi Arus Atlantik

Identitas Route du Rhum paling mudah terlihat melalui dial.
Warna turquoise dengan tekstur grained digunakan untuk menggambarkan arus Samudra Atlantik yang menjadi bagian dari perjalanan para peserta balapan.
Detail kecil lainnya muncul pada date wheel, di mana angka 13 menggunakan warna merah sebagai referensi terhadap edisi ke-13 Route du Rhum.
Tema tersebut kemudian dilanjutkan ke bagian belakang jam. Caseback menampilkan ukiran rute perlombaan yang menghubungkan Saint-Malo, Prancis, dengan Guadeloupe di Karibia.
Strap karet turquoise dan hitam melengkapi keseluruhan palet warna.
Memang, elemen seperti warna dial, date wheel, strap, dan engraving caseback pada dasarnya tetap bersifat dekoratif. Namun, karena seluruh elemen mengarah pada tema yang sama, desainnya terasa lebih koheren dibandingkan sekadar limited edition dengan branding olahraga yang ditempelkan pada model standar.
Kaliber AL-525 Berbasis Sellita SW200-1

Di dalam case, Seastrong Diver Extreme Route du Rhum menggunakan calibre AL-525, movement automatic milik Alpina yang berbasis pada Sellita SW200-1.
Movement ini bekerja pada frekuensi 28.800 vibrations per hour (vph) dan menawarkan power reserve sekitar 38 jam.
Secara teknis, spesifikasinya cukup familiar untuk kategori jam tangan di kelas ini. Sellita SW200-1 merupakan platform automatic yang telah banyak digunakan berbagai brand, sehingga fokus utama AL-525 bukanlah menawarkan sebuah movement eksotis, melainkan menyediakan basis mekanis yang relatif konvensional dan mudah dikenali.
Di sinilah muncul pertanyaan mengenai value.
Dengan harga USD 2.770, movement berbasis SW200-1 dengan power reserve 38 jam mungkin terasa kurang istimewa dibandingkan beberapa kompetitor yang menawarkan spesifikasi movement lebih tinggi pada rentang harga serupa.
Tentu, harga sebuah jam tangan tidak hanya ditentukan oleh movement. Material case, desain, engineering, finishing, water resistance, biaya pengembangan, distribusi, dan produksi terbatas semuanya ikut berperan.
Dalam kasus Alpina ini, daya tarik utamanya memang lebih banyak berada pada desain Extreme, bezel kompas, tema Route du Rhum, serta status limited edition, bukan pada movement yang revolusioner.
Limited Edition 313 Unit

Alpina Seastrong Diver Extreme Automatic Route du Rhum Destination Guadeloupe diproduksi dalam jumlah 313 unit.
Angka tersebut memberikan sentuhan kolektor tersendiri sekaligus menjaga model ini tetap eksklusif.
Harga resminya berada di USD 2.770, kurang lebih sejajar dengan Seastrong Diver Extreme Automatic reguler yang sudah tersedia sebelumnya.
Dengan harga tersebut, pembeli pada dasarnya mendapatkan sebuah Seastrong dengan spesifikasi dasar yang familiar, tetapi dengan sejumlah perubahan yang cukup signifikan pada sisi desain dan identitas: bezel carbon-fiber kompas, dial turquoise, date wheel merah, engraving rute Route du Rhum, dan strap khusus.
Bukan Sekadar Dive Watch Edisi Balapan

Hal yang membuat Alpina Seastrong Diver Extreme Route du Rhum menarik justru adalah keberaniannya keluar sedikit dari formula dive watch.
Alpina bisa saja mempertahankan bezel elapsed-time konvensional dan cukup menambahkan logo Route du Rhum pada dial atau caseback. Sebaliknya, brand memilih mengganti bezel tersebut dengan kompas 360 derajat.
Keputusan ini membuat hubungan antara jam dan dunia sailing terasa lebih substantif.
Namun, dari sisi teknis, jam ini bukan sebuah lompatan besar. Kaliber AL-525 berbasis Sellita SW200-1 dengan power reserve 38 jam tetap menjadi komponen yang relatif familiar di kelasnya.
Karena itu, daya tarik utama model ini lebih tepat dilihat pada konsep dan eksekusi desain, bukan sebagai sebuah movement-driven novelty.
Kesimpulan
Alpina Seastrong Diver Extreme Automatic Route du Rhum Destination Guadeloupe merupakan contoh bagaimana sebuah kolaborasi olahraga bisa dibuat lebih relevan terhadap tema yang diangkat.
Alih-alih hanya mengganti warna dan menambahkan branding, Alpina mengubah bezel dive watch menjadi compass bezel 360 derajat, sehingga identitas sailing Route du Rhum benar-benar memengaruhi desain jam.
Case 39mm, water resistance 300 meter, dial turquoise, engraving rute Saint-Malo–Guadeloupe, dan produksi terbatas 313 unit semakin memperkuat karakter edisi ini.
Meski begitu, calibre AL-525 berbasis Sellita SW200-1 dengan power reserve 38 jam membuat aspek teknisnya terasa kurang spektakuler dibandingkan desain eksteriornya.
Dengan harga USD 2.770, Alpina Seastrong Diver Extreme Route du Rhum pada akhirnya lebih menarik sebagai limited-edition tool watch dengan konsep yang kuat daripada sebagai demonstrasi inovasi movement.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)
Berapa harga Alpina Seastrong Diver Extreme Route du Rhum?
Alpina Seastrong Diver Extreme Automatic Route du Rhum Destination Guadeloupe dibanderol USD 2.770 dan diproduksi terbatas sebanyak 313 unit.
Apa keunikan bezel Alpina Route du Rhum?
Jam ini menggunakan bidirectional carbon-fiber compass bezel dengan penanda arah mata angin dan skala 360 derajat. Bezel tersebut menggantikan bezel elapsed-time konvensional yang biasanya digunakan pada dive watch.
Seberapa besar dan tahan air jam ini?
Case berdiameter 39mm, dengan lug-to-lug sekitar 40,5mm dan ketebalan 13,4mm. Water resistance mencapai 300 meter.
Movement apa yang digunakan Alpina Seastrong Route du Rhum?
Jam ini menggunakan calibre AL-525, movement automatic berbasis Sellita SW200-1, dengan frekuensi 28.800 vph dan power reserve sekitar 38 jam.
Apa itu Route du Rhum?
Route du Rhum adalah balap layar solo transatlantik yang menghubungkan Saint-Malo di Prancis dengan Guadeloupe di Karibia. Perlombaan ini menjadi salah satu ajang sailing offshore yang terkenal dan diselenggarakan setiap empat tahun.
Punya Dive Watch Mewah dan Butuh Dana Cepat?
Limited edition seperti Alpina Seastrong Diver Extreme Route du Rhum dapat menjadi bagian dari koleksi jam tangan bernilai tinggi. Bagi pemilik yang membutuhkan likuiditas tanpa harus langsung menjual koleksi, jam tangan mewah dapat dipertimbangkan sebagai jaminan.
Ajukan gadai jam tangan mewah di deGadai.com untuk mendapatkan dana cepat dengan proses yang aman dan transparan, serta kesempatan menebus kembali jam kesayangan Anda setelah kewajiban pinjaman diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sumber:
Alpina Turned Its Compact Automatic Dive Watch Into a Navigation Tool
