Hermès memperkenalkan Arceau Cavalier en Formes, sebuah mahakarya Métiers d’Art yang memadukan kompleksitas tourbillon dan minute repeater dengan seni lukis serta ukiran miniatur. Berakar dari desain Arceau karya Henri d’Origny pada 1978, edisi sangat terbatas ini menginterpretasikan kembali motif syal sutra Cavalier en Formes karya Gianpaolo Pagni melalui dial artistik yang seluruhnya dikerjakan dengan tangan.
Desain Dial Terinspirasi Syal Sutra “Cavalier en Formes”
Dial Arceau Cavalier en Formes mengadaptasi motif syal sutra Hermès tahun 2023 karya Gianpaolo Pagni, dengan figur kuda dan penunggangnya diterjemahkan menjadi komposisi geometris yang penuh warna.
Motif Cavalier en Formes awalnya hadir sebagai desain syal yang mengeksplorasi sosok penunggang kuda melalui bahasa visual kubisme. Pada jam tangan ini, Hermès menerjemahkannya dari bidang tekstil menjadi sebuah komposisi tiga dimensi yang menggabungkan berbagai teknik dekorasi artisanal.
Figur kuda menjadi salah satu pusat perhatian. Tubuhnya dibuat dengan detail klasik dan diberikan lapisan emas, sementara posisi kaki depannya yang terangkat menghadirkan kesan dinamis seolah sedang bergerak di tengah komposisi.
Berbeda dengan kudanya yang digambarkan secara lebih realistis, sosok penunggang dibuat melalui bentuk-bentuk geometris abstrak. Di latar belakang, elemen daun palem hadir melalui applique dengan beberapa tingkat ketinggian, menciptakan kedalaman visual pada dial.
Pendekatan tersebut membuat dial tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu, tetapi juga menjadi sebuah karya seni miniatur yang dapat dinikmati dari berbagai sudut.
Material, Dimensi, dan Ketahanan
Arceau Cavalier en Formes menggunakan case asimetris 18K white gold berdiameter 43 mm dengan lug berbentuk sanggurdi yang menjadi identitas utama koleksi Arceau.
Desain Arceau pertama kali diperkenalkan pada 1978 oleh Henri d’Origny, salah satu desainer penting dalam sejarah Hermès. Salah satu ciri paling mudah dikenali dari koleksi ini adalah bentuk lug yang terinspirasi dari sanggurdi atau stirrup, sebuah referensi langsung terhadap akar Hermès sebagai rumah mode yang memiliki hubungan erat dengan dunia berkuda.
Case model ini berdiameter 43 mm dan menggunakan emas putih 18K. Proporsinya dibuat asimetris, mempertahankan karakter Arceau sekaligus memberikan ruang yang cukup bagi dial artistik dan konstruksi movement yang kompleks.
Di sisi kiri case terdapat trigger untuk mengaktifkan minute repeater. Ketika mekanisme tersebut dioperasikan, jam akan membunyikan waktu melalui kombinasi nada untuk jam, seperempat jam, dan menit.
Ketahanan air berada pada angka 30 meter, sesuai dengan karakter jam sebagai haute horlogerie artistik yang lebih mengutamakan craftsmanship dan komplikasi dibandingkan ketahanan ekstrem.
Teknik Miniature Painting dan Detail Tourbillon

Dial dikerjakan melalui kombinasi lukisan dan ukiran miniatur, sementara tourbillon pada posisi pukul 6 dihiasi cage berbentuk dua huruf “H” yang saling terkait.
Proses dekorasi membutuhkan keahlian tangan yang sangat tinggi karena setiap elemen harus disesuaikan dengan skala dial yang terbatas. Teknik miniature painting memungkinkan detail warna dan figur tetap terlihat meskipun ukurannya sangat kecil.
Jarum jam dan menit menggunakan konstruksi openworked, sehingga tidak sepenuhnya menutupi karya seni di bawahnya. Penempatan tersebut membantu mempertahankan keseimbangan antara fungsi jam dan komposisi artistik.
Pada posisi pukul 6 terdapat tourbillon yang menjadi salah satu pusat perhatian mekanis. Cage-nya menggunakan motif dua huruf “H” yang saling terkait, mengambil referensi dari pintu lift berbahan wrought iron yang ikonik di flagship Hermès di 24 Faubourg Saint-Honoré, Paris.
Detail tersebut memperlihatkan bagaimana Hermès tidak hanya mengambil inspirasi dari dunia ekuestrian, tetapi juga memasukkan elemen arsitektur dan identitas visual maison ke dalam konstruksi jam.
Movement Kaliber H1924 dan Warisan Ekuestrian di Caseback
Kaliber H1924 merupakan movement manual-winding dengan tourbillon dan minute repeater yang dikembangkan bersama Manufacture Haute Complications di Jenewa.
Movement ini memiliki dimensi sekitar 30 mm x 6,1 mm, beroperasi pada frekuensi 21.600 vph, dan menyediakan power reserve hingga 90 jam. Konstruksinya dirancang untuk mengakomodasi dua komplikasi besar sekaligus dalam sebuah movement yang tetap sesuai dengan karakter Arceau.
Fungsi minute repeater dapat diaktifkan melalui trigger yang ditempatkan di sisi kiri case. Setelah diaktifkan, mekanisme akan membunyikan waktu melalui sistem gong yang menghasilkan kombinasi suara sesuai dengan jam yang ditunjukkan.
Bagian caseback juga membawa penghormatan terhadap warisan berkuda Hermès. Barrel bridge berbentuk dua kepala kuda yang saling bersilang menjadi detail dekoratif utama, menciptakan hubungan visual langsung antara mekanisme haute horlogerie dan sejarah maison sebagai pembuat perlengkapan berkuda.
Dengan demikian, sisi depan dan belakang jam sama-sama memiliki narasi masing-masing: dial merayakan karya seni Gianpaolo Pagni, sementara caseback membawa kembali simbolisme equestrian Hermès.
Harga dan Ketersediaan

Hermès Arceau Cavalier en Formes hanya diproduksi dalam enam unit dan ditawarkan dengan harga berdasarkan permintaan.
Jam tangan ini merupakan edisi sangat terbatas sebanyak enam unit, menjadikannya salah satu rilisan Hermès yang ditujukan secara khusus bagi kolektor haute horlogerie dan Métiers d’Art.
Harga tersedia on request, sementara setiap unit dipasangkan dengan strap Hermès alligator berwarna Abyss Blue. Jumlah produksi yang sangat kecil juga menegaskan bahwa model ini lebih dekat dengan sebuah karya koleksi daripada jam tangan produksi reguler.
Pertemuan Savoir-Faire Fashion dan Haute Horlogerie
Arceau Cavalier en Formes memperlihatkan bagaimana Hermès menggabungkan keahlian dunia fashion dan haute horlogerie dalam satu karya yang sangat personal.
Di satu sisi, jam ini membawa tradisi savoir-faire Hermès dalam dunia syal sutra, terutama melalui interpretasi motif Gianpaolo Pagni dan pengerjaan miniature painting. Di sisi lain, kompleksitas tourbillon dan minute repeater menunjukkan kemampuan maison dalam menciptakan mekanisme haute horlogerie yang sangat rumit.
Kekuatan terbesar Arceau Cavalier en Formes justru terletak pada bagaimana kedua dunia tersebut tidak terasa terpisah. Motif kuda, desain Arceau, ukiran barrel bridge, hingga cage tourbillon semuanya membangun satu narasi yang menghubungkan sejarah Hermès dengan pendekatan artistik kontemporer.
Dengan hanya enam unit, Arceau Cavalier en Formes menjadi contoh ekstrem dari pendekatan Hermès terhadap Métiers d’Art: bukan sekadar membuat jam yang kompleks, tetapi menciptakan objek yang menggabungkan seni, sejarah, craftsmanship, dan identitas maison dalam satu karya.
baca juga : gadai jam tangan dan gadai tas hermes
Sumber:
https://monochrome-watches.com/introducing-hermes-arceau-cavalier-en-formes-tourbillon-minute-repeater-gianpolo-pagni-specs-price-pics/
