Bayangkan sebuah jam tangan seharga lebih dari seperempat juta Swiss franc yang hanya memiliki satu jarum. Tidak ada jarum menit, tidak ada subdial konvensional, bahkan tidak ada tampilan waktu yang langsung terlihat seperti jam mekanis pada umumnya. Namun ketika waktunya ingin diketahui, Anda cukup melihat posisi satu jarum tersebut terhadap dial yang bergerak. Dan jika...
Tag: high complication watch
Gérald Genta Hadirkan Minute Repeater Bertekstur Batu Golden Obsidian yang Hangat
Nama Gérald Genta kembali menghadirkan interpretasi baru terhadap warisan desain sang legenda. Setelah dihidupkan kembali sebagai brand independen oleh atelier Louis Vuitton, La Fabrique du Temps, pada 2023, Gérald Genta kini memperkenalkan iterasi kedua dari salah satu komplikasi yang paling identik dengan sang desainer: minute repeater. Setelah versi dengan dial Black Onyx diperkenalkan sebelumnya, rilisan...
Christophe Claret Resmi Bangkit Kembali, Siap Melangkah Lebih Jauh dari Sebelumnya
Selama lebih dari tiga dekade, nama Christophe Claret identik dengan salah satu sisi paling eksperimental dalam dunia independent watchmaking: display yang tidak biasa, animasi mekanikal, suara, serta komplikasi yang dirancang untuk memberikan pengalaman lebih dari sekadar membaca waktu. Setelah melewati periode sulit hingga brand sebelumnya masuk proses insolvensi, sang watchmaker kini resmi membuka babak baru...
Piaget Hadirkan Polo Minute Repeater, Ultra-Tipis dengan Suara Dentang Sekeras 64 Desibel
Minute repeater biasanya identik dengan dua hal yang sulit dipadukan: komplikasi mekanis yang sangat rumit dan konstruksi yang tebal. Piaget mencoba membuktikan bahwa keduanya tidak selalu harus berjalan beriringan. Lewat Polo Minute Repeater Ref. G0A51038, Piaget menghadirkan jam ultra-tipis dengan kemampuan membunyikan waktu melalui dentangan mekanis yang mencapai 64 desibel. Angka tersebut membuat suaranya cukup...
ArtyA Genève Hadirkan Complexity Métiers d’Art, Dua Tourbillon Miring yang Dibalut Kerajinan Tangan Penuh Warna
Dunia haute horlogerie semakin sulit dipisahkan dari seni, terutama ketika sebuah movement yang sudah ekstrem secara teknis kemudian dijadikan kanvas untuk métiers d’art. ArtyA Genève mengambil pendekatan tersebut lewat Complexity Métiers d’Art, versi artistik dari Complexity yang sebelumnya diperkenalkan sebagai jam dengan dua tourbillon miring yang terhubung melalui differential sentral. Jika versi awalnya sudah menarik...
Roger Dubuis Satukan Quatuor dan Perpetual Calendar untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah Watchmaking
Roger Dubuis memperkenalkan Excalibur Perpetual Calendar Quatuor, sebuah haute complication yang untuk pertama kalinya menggabungkan sistem Quatuor empat balance wheel dengan perpetual calendar dalam satu movement. Rilisan ini juga menjadi penghormatan terhadap sejarah Roger Dubuis, yang sejak awal berdirinya telah menjadikan perpetual calendar sebagai salah satu komplikasi penting maison. Filosofi Quatuor sebagai Alternatif Tourbillon Sistem...
Hermès Padukan Tourbillon dan Minute Repeater dengan Seni Lukis Miniatur di Arceau Cavalier en Formes
Hermès memperkenalkan Arceau Cavalier en Formes, sebuah mahakarya Métiers d’Art yang memadukan kompleksitas tourbillon dan minute repeater dengan seni lukis serta ukiran miniatur. Berakar dari desain Arceau karya Henri d’Origny pada 1978, edisi sangat terbatas ini menginterpretasikan kembali motif syal sutra Cavalier en Formes karya Gianpaolo Pagni melalui dial artistik yang seluruhnya dikerjakan dengan tangan....
