Dalam rangka merayakan 30 tahun berdirinya Parmigiani Fleurier (1996–2026), manufaktur independen asal Swiss ini memperkenalkan Carillon Tourbillon, sebuah mahakarya haute horlogerie yang diproduksi hanya lima unit di seluruh dunia. Jam tangan ini terinspirasi dari jam saku Perrin Frères abad ke-19 yang berasal dari Koleksi Sandoz dan pernah direstorasi langsung oleh Michel Parmigiani pada tahun 2000,...
Tag: artisanal watchmaking
Berneron Diam-Diam Bocorkan Mirage Miroir, Evolusi Baru dari Jam Ikoniknya
Sylvain Berneron kembali menarik perhatian dunia independent watchmaking setelah secara mengejutkan memperlihatkan Mirage Miroir melalui Instagram. Sebagai evolusi terbaru dari Mirage yang pertama kali diperkenalkan pada 2023, model ini mempertahankan karakter asimetris khas Berneron, tetapi menghadirkan arsitektur movement baru yang benar-benar mengambil konsep “cermin” secara harfiah. Bracelet Emas Multi-Link yang Baru Perubahan paling mudah terlihat...
Jacques Bianchi Rilis Dive Watch Perdana Hasil Kemitraan dengan Klub Sepak Bola Olympique de Marseille
Jacques Bianchi Marseille memperkenalkan JB200 Chronometer Limited Edition, jam tangan dive watch yang lahir dari kemitraan baru dengan klub sepak bola asal kota tersebut, Olympique de Marseille (OM). Rilisan ini menjadi pertemuan antara identitas maritim Marseille, tradisi watchmaking lokal, dan budaya sepak bola yang sangat kuat di kota tersebut. Model ini menggunakan platform JB200 yang...
Minerva Hadirkan The Unveiled Chronograph dalam Balutan Emas Kuning Penuh
Minerva melanjutkan eksperimen horologinya melalui The Unveiled Chronograph Limited Edition 30, kali ini dengan case solid emas kuning 18K dan movement bernuansa cokelat. Mengikuti konsep Unveiled Chronograph sejak 2023, model ini membalik arsitektur chronograph sehingga mekanisme yang biasanya tersembunyi justru menjadi pusat perhatian. Case Emas dengan Bezel Bergerigi Khas Minerva The Unveiled Chronograph menggunakan case...
Hermès Padukan Tourbillon dan Minute Repeater dengan Seni Lukis Miniatur di Arceau Cavalier en Formes
Hermès memperkenalkan Arceau Cavalier en Formes, sebuah mahakarya Métiers d’Art yang memadukan kompleksitas tourbillon dan minute repeater dengan seni lukis serta ukiran miniatur. Berakar dari desain Arceau karya Henri d’Origny pada 1978, edisi sangat terbatas ini menginterpretasikan kembali motif syal sutra Cavalier en Formes karya Gianpaolo Pagni melalui dial artistik yang seluruhnya dikerjakan dengan tangan....
Chronoswiss Hadirkan Small Second Jasper dan Serpentine, Dial Batu Alam Pertama di Era Modern Mechanical
Chronoswiss kembali menunjukkan pendekatan kreatifnya dalam dunia horologi melalui peluncuran Small Second Jasper dan Small Second Serpentine, dua edisi terbatas yang menjadi tonggak baru bagi brand independen asal Jerman yang kini bermarkas di Lucerne, Swiss. Kedua model ini menandai penggunaan pertama dial batu alam dalam era “Modern Mechanical” Chronoswiss, sebuah fase baru yang menekankan kombinasi...
Urwerk UR-100V Lightspeed Ceramic, Ketika Jam Tangan Menceritakan Kecepatan Cahaya
Selama lebih dari dua dekade, Urwerk dikenal sebagai salah satu independent watchmaker yang paling berani mendefinisikan ulang cara manusia membaca waktu. Lewat sistem wandering hours yang menjadi ciri khasnya, brand asal Swiss ini konsisten menghadirkan jam tangan yang lebih menyerupai instrumen ilmiah daripada arloji konvensional. Kini, Urwerk memperkenalkan UR-100V Lightspeed Ceramic, evolusi terbaru dari koleksi...
RGM Perkenalkan Model 151 Snoopy Flying Ace, Jam Tangan Amerika dengan Dial Enamel Pertama Bertema Snoopy
RGM Watch Co., watchmaker independen asal Pennsylvania, Amerika Serikat, kembali menarik perhatian dunia horologi melalui peluncuran Model 151 Snoopy Flying Ace. Berdiri sejak 1992, RGM dikenal sebagai salah satu produsen jam tangan independen yang mempertahankan teknik watchmaking tradisional dengan produksi terbatas dan pengerjaan yang sangat detail. Kali ini, RGM menghadirkan kejutan dengan menggabungkan craftsmanship klasik...
