Moritz Grossmann Rayakan 200 Tahun Sang Pendiri Lewat Tefnut 36 Beraksen Turquoise

Moritz Grossmann melanjutkan rangkaian perayaan 200 tahun kelahiran Carl Moritz Grossmann (1826–1885) melalui Tefnut 36 Silver-Plated by Friction Turquoise Blue. Hadir dalam case stainless steel berukuran 36 mm, jam tangan edisi terbatas ini memadukan teknik silver-plating by friction yang berasal dari abad ke-19 dengan aksen turquoise yang memberikan sentuhan kontemporer.

Desain Dial dengan Teknik Silver-Plating by Friction Abad ke-19

Tefnut 36 menggunakan teknik silver-plating by friction yang menghasilkan tekstur matte lembut seperti beludru dan menjadi salah satu ciri paling khas edisi anniversary ini.

Teknik tersebut merupakan metode dekorasi dial historis yang kembali dihidupkan oleh atelier Moritz Grossmann. Prosesnya menghasilkan permukaan silver-plated dengan tekstur halus dan tidak mengilap, memberikan dial karakter yang terasa lebih tactile dibandingkan finishing konvensional.

Angka Romawi pada dial terlebih dahulu diukir pada dasar kuningan, kemudian diisi menggunakan lacquer turquoise dan diproses dalam kiln bersuhu tinggi. Warna tersebut memberikan kontras yang kuat terhadap permukaan silver-plated sekaligus menjadi aksen utama pada desain Tefnut 36.

Detail lainnya juga dibuat dengan pendekatan yang sangat tradisional. Logo “M. Grossmann” 1875 dan railway minute track dilapisi lacquer hitam pekat, menciptakan komposisi yang tetap restrained meski menggunakan warna turquoise yang cukup berani.

Material, Dimensi, dan Ketahanan

Case stainless steel berukuran 36 mm dengan ketebalan 8,5 mm membuat Tefnut 36 menjadi interpretasi yang lebih compact dari lini Tefnut.

Case menggunakan konstruksi three-part stainless steel dengan diameter 36 mm dan ketebalan hanya 8,5 mm. Seluruh permukaannya mendapatkan finishing polished, sementara lug dibuat meruncing secara halus untuk mempertahankan proporsi elegan pada pergelangan.

Salah satu detail fungsionalnya adalah crown berukuran cukup besar sehingga mudah digenggam ketika movement manual-winding perlu diputar. Bagian depan dan belakang dilindungi sapphire crystal, memungkinkan pengguna menikmati baik karakter dial maupun finishing movement.

Ukuran 36 mm juga memberikan nuansa yang lebih klasik dibandingkan banyak jam tangan haute horlogerie kontemporer yang menggunakan diameter lebih besar. Proporsi tersebut membuat Tefnut 36 terasa dekat dengan estetika jam tangan dress tradisional.

Movement Kaliber 102.1 In-House

Kaliber 102.1 merupakan movement manual-winding in-house setebal 3,5 mm yang menggabungkan konstruksi tradisional Glashütte dengan dekorasi tangan tingkat tinggi.

Movement ini terdiri dari 188 komponen dan 22 jewels, dengan tiga jewels ditempatkan dalam gold chaton. Pendekatan tersebut mengingatkan pada konstruksi movement pocket watch Jerman abad ke-19, ketika gold chaton digunakan untuk menopang jewel bearing.

Kaliber 102.1 memiliki ketebalan hanya 3,5 mm, beroperasi pada frekuensi 21.600 vph, dan menyediakan power reserve sekitar 48 jam. Di balik sapphire caseback, konstruksi movement memperlihatkan 3/5 plate berbahan German silver dengan dekorasi Glashütte ribbing yang lebar.

Balance cock menjadi salah satu pusat perhatian visual. Komponen tersebut dihiasi ukiran tangan bermotif floral dan membawa inskripsi “1826” sebagai penghormatan langsung terhadap tahun kelahiran Carl Moritz Grossmann.

Detail finishing lainnya juga dikerjakan secara manual. Sekrup steel di-annealed hingga menghasilkan warna violet-brown, sementara jarum steel dipoles tangan hingga memperoleh warna biru yang khas.

Warisan Sang Pendiri di Setiap Detail

Tefnut 36 merupakan bagian dari rangkaian edisi anniversary yang menggunakan teknik tradisional untuk memperingati 200 tahun kelahiran Carl Moritz Grossmann.

Sebelum Tefnut 36, Moritz Grossmann telah menghadirkan sejumlah interpretasi khusus untuk perayaan tersebut, termasuk Hamatic, Tremblage, Tefnut edisi sebelumnya, dan Backpage Tremblage. Masing-masing membawa pendekatan dekorasi dan teknik berbeda, tetapi memiliki tujuan yang sama: menghubungkan watchmaking modern dengan tradisi yang berkembang di Glashütte pada abad ke-19.

Semangat tersebut tercermin dalam filosofi “Schönstes deutsches Handwerk”, yang dapat diterjemahkan sebagai “kerajinan tangan Jerman terindah”. Filosofi ini menjadi bagian penting dari identitas modern Moritz Grossmann sejak perusahaan kembali dibangun di bawah kepemimpinan Christine Hutter pada 2008.

Pada Tefnut 36, filosofi tersebut terlihat bukan hanya dari dekorasi movement, tetapi juga dari teknik pembuatan dial dan penggunaan warna turquoise. Elemen historis tetap menjadi fondasi, sementara warna yang lebih segar membuat jam terasa relevan untuk kolektor kontemporer.

Harga dan Ketersediaan

Moritz Grossmann Tefnut 36 Silver-Plated by Friction Turquoise Blue dibanderol €29.000 sebelum pajak dan hanya diproduksi sebanyak 12 unit.

Sebagai edisi anniversary yang sangat terbatas, Tefnut 36 hanya tersedia dalam 12 unit. Setiap jam dipasangkan dengan strap kulit berwarna abu-kebiruan yang dilengkapi buckle stainless steel.

Harga resminya ditetapkan sekitar €29.000 sebelum pajak. Jumlah produksi yang sangat kecil, teknik dekorasi dial yang langka, serta finishing movement secara manual menjadikannya salah satu rilisan niche paling eksklusif dari Moritz Grossmann dalam rangkaian perayaan 2026.

Tefnut 36 dan Masa Depan Kerajinan Tradisional

Tefnut 36 menunjukkan bagaimana teknik watchmaking abad ke-19 dapat dipertahankan tanpa membuat sebuah jam tangan terasa terjebak dalam nostalgia.

Dari silver-plating by friction pada dial hingga gold chaton, German silver plate, ukiran balance cock, dan jarum yang dipoles tangan, hampir setiap elemen Tefnut 36 memiliki hubungan dengan tradisi horologi Jerman klasik. Namun, aksen turquoise memberikan interpretasi yang lebih modern dan membedakannya dari jam dress tradisional.

Dengan hanya 12 unit, Tefnut 36 bukan sekadar perayaan ulang tahun sang pendiri. Model ini juga menjadi demonstrasi kecil tentang filosofi Moritz Grossmann: mempertahankan keterampilan yang semakin langka sekaligus terus mencari cara baru untuk membuatnya relevan bagi generasi kolektor berikutnya.

 

Sumber:

https://monochrome-watches.com/introducing-moritz-grossmann-tefnut-36-silver-plated-by-friction-turquoise-blue-specs-price/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *