Dalam rangka merayakan 30 tahun berdirinya Parmigiani Fleurier (1996–2026), manufaktur independen asal Swiss ini memperkenalkan Carillon Tourbillon, sebuah mahakarya haute horlogerie yang diproduksi hanya lima unit di seluruh dunia. Jam tangan ini terinspirasi dari jam saku Perrin Frères abad ke-19 yang berasal dari Koleksi Sandoz dan pernah direstorasi langsung oleh Michel Parmigiani pada tahun 2000,...
Tag: manual winding movement
Moritz Grossmann Rayakan 200 Tahun Sang Pendiri Lewat Tefnut 36 Beraksen Turquoise
Moritz Grossmann melanjutkan rangkaian perayaan 200 tahun kelahiran Carl Moritz Grossmann (1826–1885) melalui Tefnut 36 Silver-Plated by Friction Turquoise Blue. Hadir dalam case stainless steel berukuran 36 mm, jam tangan edisi terbatas ini memadukan teknik silver-plating by friction yang berasal dari abad ke-19 dengan aksen turquoise yang memberikan sentuhan kontemporer. Desain Dial dengan Teknik Silver-Plating...
Maen Hadirkan Trio Dial Batu Alam untuk Manhattan 37 Ultra-Thin, Tampilan Baru yang Makin Elegan
Maen memperluas koleksi Manhattan 37 Ultra-Thin dengan tiga varian dial batu alam yang menghadirkan karakter berbeda pada siluet terinspirasi era 1970-an. Microbrand asal Swedia ini menawarkan Black Onyx, Golden Swan, dan Snowflake Obsidian, sekaligus mempertahankan case ultra-thin 37 mm yang menjadi ciri khas Manhattan. Desain Dial Batu Alam Tiga Varian Trio terbaru Manhattan 37 Ultra-Thin...
Jaeger-LeCoultre Perkecil Ukuran Reverso Duoface, Ini Entry Point Terbaik ke Dunia Reverso
Jaeger-LeCoultre memperluas koleksi ikoniknya dengan menghadirkan Reverso Tribute Duoface Small Seconds dalam ukuran yang lebih kecil, mengikuti tren downsizing yang semakin kuat pada 2026. Dengan desain dua wajah, movement dual-time, dan case reversible khas Reverso, model ini menawarkan salah satu titik masuk paling menarik untuk mengenal jam tangan yang telah menjadi ikon horologi sejak 1931....
