Minerva kembali menempatkan salah satu konstruksi mekanis paling khasnya sebagai pusat perhatian melalui Exo Tourbillon Limited Edition 18. Setelah memasuki babak baru pada 2026 dan kembali beroperasi sebagai nama independen setelah bertahun-tahun hadir melalui double-branding dengan Montblanc, Minerva menghidupkan kembali konstruksi Exo Tourbillon dalam kombinasi 18K yellow gold, black onyx, dan deep olive green. Exo...
Category: Uncategorized
Panerai Perkecil Case Luminor Era 90-an ke 42mm untuk Pertama Kalinya
Panerai membawa kembali salah satu desain Luminor paling ikonik dari era 1990-an dalam proporsi yang lebih compact. Untuk pertama kalinya, konstruksi case historis tersebut hadir dalam diameter 42mm melalui tiga referensi baru: PAM01710, PAM01711, dan PAM01714. Ketiga model ini mengambil inspirasi dari Luminor Ref. 5218-201/A dan Marina Militare Ref. 5218-202/A, dua jam yang memiliki tempat...
Dominique Renaud Pulse60, Ketika Detak Jam Melambat Menyerupai Detak Jantung Manusia
Di saat industri watchmaking terus berlomba meningkatkan frekuensi, Dominique Renaud justru memilih arah yang hampir berlawanan. Melalui Pulse60, watchmaker di balik Renaud & Papi—bengkel komplikasi legendaris yang kemudian diakuisisi Audemars Piguet—menghadirkan movement yang berdetak hanya pada 1Hz atau 7.200 vibrations per hour, kurang lebih menyerupai ritme detak jantung manusia saat beristirahat. Pulse60 menjadi movement baru...
6 Dress Watch Klasik dengan Sentuhan Kontemporer, dari yang Terjangkau hingga Haute Horlogerie
Dress watch merupakan salah satu kategori paling klasik dalam dunia horologi. Dari jam tipis dengan dial sederhana hingga kreasi haute horlogerie yang penuh detail mekanis, kategori ini telah melahirkan sejumlah jam tangan yang tetap relevan selama puluhan tahun. Namun, menjadi klasik tidak berarti harus selalu konvensional. Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak watchmaker yang mencoba...
Jam Rolex Paling Sederhana Ini Nyaris Mengubah Saya Jadi Penggemar Rolex
Selama sekitar satu setengah dekade mengoleksi jam tangan, penulis A Blog To Watch (ABTW) mengaku tidak pernah benar-benar merasa menjadi seorang “Rolex guy”. Namun, pandangannya mulai berubah setelah mendapat kesempatan meminjam Rolex Oysterdate Precision Ref. 6694 produksi sekitar 1974 dari seorang teman. Jam tersebut bukan Rolex dengan komplikasi rumit, material eksotis, atau harga fantastis. Justru...
Louis Vuitton Hidupkan Kembali Monterey dalam Ceramic Hijau atau Hitam, Penghormatan untuk LV II 1988
Banyak orang mengira Tambour yang diperkenalkan pada 2002 merupakan awal perjalanan Louis Vuitton di dunia watchmaking. Namun, maison asal Prancis tersebut sebenarnya telah memperkenalkan jam tangan lebih dari satu dekade sebelumnya melalui Montre LV I dan LV II pada 1988. Dirancang oleh arsitek Italia Gae Aulenti melalui kolaborasi dengan IWC, kedua jam tersebut memperlihatkan ambisi...
Baume & Mercier Jadi Timekeeper Resmi Gran Premio Storico d’Italia, Rilis Riviera Edisi Balap
Baume & Mercier resmi ditunjuk sebagai Official Timekeeper Gran Premio Storico d’Italia 2026, ajang yang merayakan warisan otomotif Italia dan akan berlangsung di Sirkuit Mugello pada 2–4 Oktober 2026. Perhelatan ini diselenggarakan oleh HVM Racing bersama Ferrari Corse Clienti, mempertemukan mobil-mobil balap bersejarah dengan atmosfer motorsport Italia. Untuk menandai kemitraan tersebut, Baume & Mercier menghadirkan...
Perrelet Hadirkan Empat Dial Batu Alam Baru di Weekend, Harga CHF 1.590
Perrelet memperluas koleksi Weekend dengan empat model baru yang menggunakan dial dari batu alam: turquoise, lapis lazuli, tiger’s eye, dan black onyx. Dibanderol CHF 1.590, keempat model ini menawarkan salah satu titik masuk yang relatif terjangkau untuk menikmati jam Swiss dengan dial batu alam sekaligus movement automatic. Keempat referensi tersebut melanjutkan pendekatan yang sebelumnya diperkenalkan...
Rolex Daytona “Four Seasons” Raih £37,3 Juta untuk Amal, Cetak Rekor Lelang Charity
Empat Rolex Oyster Perpetual Cosmograph Daytona bertema empat musim atau “Four Seasons” berhasil terjual dengan total £37,3 juta dalam lelang amal Phillips di London. Nilai tersebut setara sekitar CHF41,15 juta atau US$49,47 juta, sekaligus menjadi konsinyasi tunggal terbesar yang pernah ditawarkan dalam sebuah lelang amal menurut Phillips. Keempat jam tersebut masing-masing merupakan karya one-of-a-kind dengan...
Hands-On Zenith Chronomaster Solo Sport: Three-Hand El Primero dengan Karakter Sport Watch
Zenith Chronomaster Solo Sport membawa sesuatu yang cukup tidak biasa ke dalam keluarga Chronomaster: sebuah jam tiga jarum yang tetap mempertahankan identitas high-frequency El Primero. Hadir dalam case stainless steel 40mm, ceramic dial, rotating ceramic bezel, dan water resistance 200 meter, model ini bukan sekadar Chronomaster Sport yang kehilangan fungsi chronograph. Diperkenalkan pada Geneva Watch...
