Bayangkan sebuah jam tangan seharga lebih dari seperempat juta Swiss franc yang hanya memiliki satu jarum. Tidak ada jarum menit, tidak ada subdial konvensional, bahkan tidak ada tampilan waktu yang langsung terlihat seperti jam mekanis pada umumnya.
Namun ketika waktunya ingin diketahui, Anda cukup melihat posisi satu jarum tersebut terhadap dial yang bergerak. Dan jika ingin mendengar waktunya, sebuah mekanisme minute repeater dapat membunyikan jam, seperempat jam, dan menit melalui dua gong.
Itulah konsep L.Leroy Vox Temporis, sebuah jam tangan yang menggabungkan flying tourbillon dan minute repeater dengan desain yang terinspirasi dari tact watch abad ke-19.
Menariknya, kompleksitas tersebut justru dibungkus dalam tampilan yang sangat tenang. Tidak ada dial bertabur berlian atau case yang sengaja dibuat spektakuler. Sebaliknya, L.Leroy memilih pendekatan yang lebih historis—dan salah satu elemen paling tidak biasa adalah cara jam ini menunjukkan waktu.
Dial Berputar dengan Satu Jarum Tetap

Alih-alih menggunakan jarum jam dan menit yang berputar di atas dial, Vox Temporis menggunakan dial yang bergerak sementara satu jarum tetap berada di tempatnya.
Jarum berbentuk panah tersebut terukir dan dikerjakan dengan tangan. Dial kemudian berputar di bawahnya untuk menunjukkan waktu.
Konsep ini mengambil inspirasi dari jam saku tact watch yang dibuat sekitar 1810 untuk Pangeran Emil Maximilian Leopold August dari Hesse.
Jam saku historis tersebut kini menjadi bagian dari koleksi Patek Philippe Museum, dan menjadi salah satu referensi penting bagi L.Leroy dalam mengembangkan Vox Temporis.
Pendekatan tersebut memberikan pengalaman membaca waktu yang sama sekali berbeda.
Daripada melihat jarum bergerak, pemilik justru melihat wajah jam bergerak mengelilingi jarum yang diam.
Dial tersedia dalam tiga pilihan warna dengan finishing flinqué soleil: biru, abu-abu antrasit, dan abu-abu baja.
Case Klasik dengan Caseback Berengsel

Vox Temporis memiliki case berbentuk drum berdiameter 43mm dengan ketebalan sekitar 13,95mm, termasuk bagian caseback.
Ukuran tersebut cukup besar, tetapi masih sejalan dengan kebutuhan mekanisme yang terdapat di dalamnya.
L.Leroy menawarkan tiga material:
- Titanium Grade 5
- 18K red gold
- Platinum 950
Pilihan material tersebut menghasilkan karakter yang cukup berbeda. Titanium memberikan kesan paling teknis sekaligus bobot lebih ringan, sementara red gold dan platinum membawa Vox Temporis kembali ke wilayah haute horlogerie tradisional.
Salah satu detail paling menarik berada di bagian belakang.
Caseback menggunakan konstruksi officer-style berengsel, yang dapat dibuka melalui pusher di posisi sekitar pukul 4.
Dengan sekali tekan, pemilik dapat membuka penutup tersebut dan melihat movement di baliknya—sebuah pendekatan yang terasa sangat sesuai dengan inspirasi jam saku historisnya.
Calibre L601SQR: Tourbillon dan Minute Repeater dalam Satu Movement

Di balik tampilan sederhana tersebut terdapat Calibre L601SQR, movement manual-winding yang terdiri dari 321 komponen dan 29 jewels.
Movement bekerja pada frekuensi 21.600 vph dan memiliki power reserve hingga 90 jam yang berasal dari satu barrel.
Namun dua komplikasi utamanya adalah yang membuat Vox Temporis benar-benar istimewa.
Yang pertama adalah flying tourbillon satu menit.
Cage-nya berdiameter sekitar 13,6mm dan terdiri dari 76 komponen. Karena menggunakan konstruksi flying tourbillon, cage tersebut tampak seperti melayang tanpa bridge bagian atas yang mengganggu pandangan.
Yang kedua adalah minute repeater.
Dengan mengaktifkan mekanismenya, dua gong di dalam movement akan membunyikan waktu secara akustik. Jam, seperempat jam, dan menit diterjemahkan menjadi rangkaian dentang yang memungkinkan waktu dibaca tanpa melihat dial.
Nama Vox Temporis sendiri berasal dari bahasa Latin yang berarti “suara waktu”—sebuah nama yang terasa sangat tepat untuk jam yang menjadikan bunyi sebagai bagian dari cara membaca waktu.
Dari Unique Piece Menjadi Interpretasi yang Lebih Tenang

Vox Temporis bukan pertama kalinya L.Leroy mengeksplorasi konsep ini.
Jam tersebut merupakan pengembangan dari sebuah unique piece yang diperkenalkan pada 2023, yang juga mengambil inspirasi dari jam saku tact watch milik Pangeran Emil Maximilian.
Namun pendekatan Vox Temporis dibuat lebih sederhana.
Alih-alih menjadikan jam sebagai objek jewelry watch yang sangat dekoratif, L.Leroy menempatkan perhatian pada arsitektur mekanis dan hubungan dengan sejarah horologi.
Hasilnya justru terasa lebih understated.
Di satu sisi, Anda mendapatkan tourbillon dan minute repeater—dua komplikasi yang termasuk paling dihormati dalam haute horlogerie.
Di sisi lain, dari kejauhan jam tersebut mungkin terlihat seperti sebuah jam tiga jarum yang sangat minimalis, bahkan sampai Anda menyadari bahwa hanya ada satu jarum di atas dial.
Kontras inilah yang menjadi daya tarik utamanya.
Hanya 15 Unit di Seluruh Dunia

L.Leroy akan membuat Vox Temporis dalam jumlah yang sangat terbatas, hanya 15 unit untuk seluruh pilihan material.
Harga masing-masing versi adalah:
- Titanium: CHF 265.000
- 18K red gold: CHF 290.000
- Platinum: CHF 320.000
Dengan jumlah produksi sekecil itu, Vox Temporis jelas bukan jam yang dirancang untuk menjadi produk volume.
Ini lebih dekat dengan sebuah eksperimen horologi yang menghubungkan watchmaking abad ke-19 dengan teknik haute horlogerie kontemporer.
Ketika Kompleksitas Justru Disembunyikan

Vox Temporis menarik bukan karena mencoba menunjukkan sebanyak mungkin komplikasi di wajah jam.
Sebaliknya, L.Leroy melakukan sesuatu yang lebih sulit: menyembunyikan kompleksitas tersebut di balik desain yang sederhana.
Satu jarum, dial berputar, case berbentuk drum, dan caseback berengsel mungkin terlihat relatif sederhana. Tetapi di baliknya terdapat flying tourbillon, minute repeater, 321 komponen, serta power reserve 90 jam.
Inspirasi dari tact watch 1810 juga membuat Vox Temporis terasa lebih dari sekadar reinterpretasi desain vintage. Ia membawa kembali sebuah cara membaca dan bahkan mendengarkan waktu yang hampir terlupakan.
Pada akhirnya, inilah kekuatan L.Leroy: membuat sebuah jam dengan teknologi mekanis ekstrem terasa justru semakin menarik ketika tidak berusaha terlalu keras untuk menunjukkannya.
Sumber:
https://monochrome-watches.com/new-l-leroy-vox-temporis-tourbillon-minute-repeater-tact-watch-inspired-single-hand-display-introducing-price/
