Pasar jam tangan vintage tidak pernah benar-benar kehabisan kejutan. Di satu sisi ada model klasik yang sudah lama dikenal kolektor, sementara di sisi lain muncul referensi-referensi aneh dan langka yang justru semakin menarik ketika sejarahnya mulai digali.
Dalam edisi terbaru kolom mingguan “Bring a Loupe”, Hodinkee kembali mengumpulkan sejumlah jam vintage yang menarik perhatian di pasar kolektor. Pilihannya mencakup berbagai periode dan karakter—mulai dari tool watch klasik Amerika, jam quartz Heuer berbahan titanium, hingga chronograph diver Movado dari era 1970-an.
Salah satu yang paling menarik adalah Movado Super Sub Sea Chronograph, yang kini berada di kisaran US$5.500–7.100 di pasar sekunder. Namun, daya tarik ketiga jam ini bukan hanya soal harga. Masing-masing mewakili bagian berbeda dari sejarah watchmaking yang kini semakin sulit ditemukan dalam kondisi bagus.
Hamilton Cross Country, Tool Watch Amerika yang Tidak Biasa

Hamilton memiliki posisi unik dalam sejarah watchmaking Amerika. Sebelum akhirnya dikenal luas sebagai bagian dari industri Swiss, nama Hamilton sudah lama melekat pada tradisi pembuatan jam di Amerika Serikat.
Hamilton Cross Country menjadi salah satu contoh menarik dari karakter tersebut.
Model ini memiliki desain dial yang langsung memberikan kesan tool watch vintage. Alih-alih mengandalkan ornamen berlebihan, tampilannya berfokus pada keterbacaan dan fungsi—karakter yang membuat jam seperti ini tetap menarik bagi kolektor modern.
Di pasar vintage, daya tarik Hamilton bukan hanya berasal dari kelangkaan sebuah referensi. Ada nilai historis dalam melihat bagaimana produsen Amerika menerjemahkan kebutuhan praktis menjadi desain jam tangan yang khas.
Karena itu, Cross Country menarik bagi kolektor yang mulai bosan dengan referensi vintage yang terlalu umum dan ingin masuk lebih jauh ke wilayah American watchmaking.
Heuer Titanium Quartz, Eksperimen di Masa Transisi

Jika Hamilton Cross Country mewakili tradisi tool watch klasik, Heuer Titanium Quartz datang dari periode yang jauh lebih penuh gejolak.
Referensi ini lahir ketika industri jam tangan sedang mengalami perubahan besar. Heuer mulai mengeksplorasi material dan teknologi yang pada saat itu belum lazim digunakan pada jam tangan mekanis tradisional.
Penggunaan titanium memberikan karakter yang sangat berbeda dari konstruksi steel konvensional. Material ini ringan, tetapi tetap menawarkan ketahanan yang cocok untuk sebuah tool watch.
Kemudian ada teknologi quartz, yang pada periode tersebut menjadi salah satu simbol perubahan besar dalam industri Swiss.
Kombinasi titanium dan quartz membuat jam ini menjadi semacam kapsul waktu dari era transisi: ketika produsen tradisional mulai bereksperimen dengan material baru dan teknologi elektronik untuk bertahan menghadapi perubahan pasar.
Masalahnya sekarang justru terletak pada kelangkaan. Menemukan Heuer Titanium Quartz dalam kondisi yang benar-benar baik bukan perkara mudah, sehingga contoh yang terawat semakin menarik bagi kolektor vintage.
Movado Super Sub Sea Chronograph, Diver 1970-an yang Semakin Dicari

Dari ketiga pilihan ini, Movado Super Sub Sea Chronograph mungkin menjadi salah satu yang paling menarik bagi kolektor yang menyukai kombinasi antara sejarah diver dan chronograph.
Model ini berasal dari era 1970-an, salah satu periode paling menarik dalam perkembangan jam olahraga Swiss. Pada masa tersebut, fungsi chronograph dan kemampuan water resistance mulai bertemu dalam berbagai eksperimen desain.
Super Sub Sea menjadi salah satu lini penting Movado pada periode tersebut. Versi chronograph-nya kini memiliki daya tarik tersendiri karena menggabungkan dua kategori yang sangat populer di pasar vintage: dive watch dan chronograph.
Kelangkaan juga menjadi faktor penting. Dibandingkan nama-nama vintage yang lebih sering muncul di pasar, Super Sub Sea Chronograph jauh lebih jarang ditemukan.
Untuk contoh dalam kondisi bagus, harga pasar sekundernya berada di kisaran US$5.500–7.100.
Angka tersebut menunjukkan bahwa kolektor kini tidak hanya mengejar Rolex atau Omega vintage. Model dari brand yang lebih niche pun dapat memperoleh perhatian ketika kombinasi sejarah, desain, dan kelangkaannya tepat.
Kesimpulan
Tiga jam dalam edisi “Bring a Loupe” kali ini memperlihatkan betapa luasnya dunia vintage watch collecting.
Hamilton Cross Country membawa kita ke tradisi tool watch Amerika. Heuer Titanium Quartz merepresentasikan masa transisi ketika titanium dan quartz mulai mengubah wajah industri. Sementara Movado Super Sub Sea Chronograph menunjukkan bagaimana desain diver-chronograph era 1970-an masih memiliki daya tarik kuat di pasar kolektor hari ini.
Pada akhirnya, menariknya pasar vintage bukan hanya tentang menemukan jam yang tua. Yang jauh lebih penting adalah menemukan cerita yang sulit ditemukan kembali—dan terkadang cerita tersebut justru berada pada referensi yang selama bertahun-tahun luput dari perhatian publik.
Sumber:
https://www.hodinkee.com/articles/a-hamilton-cross-country-a-heuer-titanium-quartz-a-movado-super-sub-sea-chronograph-and-more
