Rolex akhirnya membawa kembali salah satu komplikasi klasik yang paling lama ditunggu melalui Perpetual Padellone, model kedua dalam koleksi Perpetual setelah 1908. Terinspirasi Rolex ref. 8171 dari era 1950-an, jam ini menghadirkan complete annual calendar dengan indikasi hari, tanggal, bulan, dan moonphase, sekaligus memperkenalkan Calibre 7190 dengan 30 pengajuan paten.
Kehadirannya juga memperkuat spekulasi yang berkembang sejak 1908 diperkenalkan pada 2023. Jika 1908 menunjukkan bahwa Rolex masih tertarik mengeksplorasi sisi dressier dan tradisional dari watchmaking, Padellone membawa pendekatan tersebut jauh lebih dalam melalui kalender kompleks, moonphase, dan movement high-frequency 5Hz.
Case 39mm dengan Fluting Distingtif

Rolex Perpetual Padellone hadir dalam case 39 mm berbahan 18K Everose gold atau platinum 950 dengan arsitektur yang mengambil inspirasi langsung dari ref. 8171.
Proporsinya dibuat cukup klasik dengan lug panjang yang melengkung lembut dan bezel berkubah. Bagian bawah bezel mendapatkan fine fluting yang menjadi salah satu detail paling khas dari profil Padellone modern.
Case memiliki ketebalan 12,2 mm dan lug-to-lug 45,1 mm, dengan sapphire crystal di bagian depan maupun belakang serta water resistance hingga 50 meter.
Empat corrector ditempatkan secara diskret di caseband. Posisi tersebut memungkinkan berbagai indikasi kalender dan moonphase disesuaikan tanpa perlu melakukan manipulasi langsung terhadap movement. Bagi sebuah jam dengan tingkat kompleksitas seperti ini, pendekatan tersebut membuat penggunaan sehari-hari menjadi lebih praktis.
Dial dengan Layout Kalender yang Sangat Jelas

Padellone menggunakan layout complete calendar yang menempatkan hari dan bulan pada dua aperture di posisi pukul 12, sementara tanggal ditunjukkan oleh jarum biru di sekeliling perimeter dial.
Pada konfigurasi Everose gold, Rolex memasangkan case dengan dial intense white matt grained, sedangkan versi platinum menggunakan ice blue matt grained dial.
Hari dan bulan ditampilkan melalui dua aperture berdampingan di posisi pukul 12. Sementara itu, sebuah jarum biru dengan ujung berbentuk bulan sabit menunjuk ke tanggal yang tersusun mengelilingi bagian luar dial.
Layout ini membuat komplikasi yang cukup padat tetap mudah dibaca. Alih-alih menumpuk banyak subdial, Rolex memisahkan setiap informasi kalender berdasarkan fungsi dan posisi.
Moonphase dengan Sentuhan Meteorite

Moonphase menjadi salah satu elemen paling teatrikal pada Padellone, dengan piringan bulan yang menggabungkan enamel biru dan material meteorit untuk menggambarkan fase bulan.
Indikasi moonphase ditempatkan pada posisi pukul 6 dan menjadi elemen visual yang menyeimbangkan dua aperture kalender di bagian atas dial.
Konsepnya membawa kembali salah satu komplikasi yang pernah hadir dalam sejarah Rolex, sekaligus memberikan Padellone identitas yang berbeda dari 1908. Time+Tide mencatat bahwa model ini membawa kembali complete calendar dan moonphase ke dalam katalog Rolex modern.
Pada konteks historisnya, penggunaan moonphase tersebut juga menjadi penghubung visual dengan ref. 8171 yang menjadi sumber inspirasi utama Padellone.
Kalender Instan dengan Sistem Haplos

Keunggulan teknis utama Padellone terletak pada annual calendar Haplos yang secara otomatis membedakan bulan 30 dan 31 hari serta mengubah hari, tanggal, dan bulan secara bersamaan pada tengah malam.
Di sinilah penting membedakan istilah annual calendar dan perpetual calendar. Padellone dapat mengenali bulan dengan 30 dan 31 hari, sehingga pemilik hanya perlu melakukan satu koreksi setiap tahun, yaitu ketika Februari berganti menjadi Maret.
Rolex menyebut sistem tersebut Haplos. Mekanismenya hanya membutuhkan dua komponen tambahan yang terhubung dengan mekanisme tanggal: sebuah additional finger dan annual lever. Pemrograman kalender juga ditempatkan pada bagian belakang month disc untuk memberikan informasi bulan kepada annual lever.
Hal menarik lainnya adalah mekanisme instantaneous jump. Tepat pada tengah malam, day, date, dan month berubah secara simultan dalam sepersekian detik. Sistem perubahan serempak tersebut juga menjadi subjek pengajuan paten Rolex.
Dengan kata lain, Padellone bukan perpetual calendar yang secara otomatis memperhitungkan siklus Februari hingga tahun kabisat. Ia merupakan annual calendar yang menggabungkan kemampuan membedakan bulan 30/31 hari dengan mekanisme pergantian kalender yang sangat cepat.
Calibre 7190, Evolusi dari Movement Land-Dweller

Calibre 7190 adalah movement automatic 5Hz yang dikembangkan khusus untuk Padellone dan berevolusi dari Calibre 7135 yang diperkenalkan pada Land-Dweller 2025.
Movement ini beroperasi pada frekuensi 5Hz, atau 36.000 vibrations per hour. Arsitekturnya merupakan bagian dari keluarga calibre 71XX Rolex dan menggunakan sistem regulasi yang sama dengan 7135, termasuk Dynapulse escapement serta oscillator dengan teknologi Syloxi.
Dynapulse merupakan escapement high-performance yang dikembangkan Rolex untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus menjaga keamanan operasional. Sistem tersebut menggunakan silicon dan dirancang agar tahan terhadap medan magnet tinggi.
Di dalam Calibre 7190, Rolex kemudian menambahkan modul annual calendar Haplos. Menariknya, sistem tersebut tidak membutuhkan konstruksi tambahan yang sangat besar karena hanya dua komponen yang ditambahkan pada mekanisme tanggal untuk menghasilkan fungsi annual calendar.
Melalui sapphire caseback, movement memperlihatkan Rolex Côtes de Genève pada bridge serta openworked yellow-gold oscillating weight. Rolex juga menyebut bahwa Calibre 7190 memiliki 30 patent applications, dengan dua di antaranya eksklusif untuk Padellone.
Movement tersebut menawarkan power reserve sekitar 66 jam dan sepenuhnya dikembangkan serta diproduksi Rolex.
Tiga Konfigurasi Strap dan Bracelet

Perpetual Padellone tersedia dengan Settimo bracelet berbahan Everose gold atau strap alligator dalam pilihan cokelat dan hitam.
Versi Everose dapat dipasangkan dengan Settimo bracelet, yang terdiri dari tujuh link berukuran kecil dan sedikit melengkung. Seluruh permukaannya dipoles sehingga menghasilkan tampilan yang lebih menyerupai bracelet perhiasan vintage dibandingkan bracelet sport Rolex.
Bracelet tersebut menggunakan Crownclasp tersembunyi dan sistem attachment pada case yang juga menjadi subjek pengajuan paten.
Untuk opsi leather, Rolex menyediakan alligator leather berwarna matte brown atau matte black, dengan lining green calfskin dan jahitan tone-on-tone. Keduanya menggunakan Dualclasp dengan konstruksi double folding clasp.
Konfigurasi tersebut membuat Padellone dapat bergerak antara karakter formal yang sangat klasik dan tampilan yang sedikit lebih understated.
Harga dan Ketersediaan Rolex Perpetual Padellone

Rolex Perpetual Padellone tersedia melalui butik Rolex dengan harga mulai £49.150 untuk konfigurasi Everose gold dengan strap cokelat.
Tiga konfigurasi harga yang dicatat Time+Tide adalah:
- £60.700 — Everose gold dengan Settimo bracelet
- £55.300 — platinum dengan black alligator leather
- £49.150 — Everose gold dengan brown alligator leather
Model ini sudah tersedia melalui butik Rolex.
Dengan pilihan material precious metal, annual calendar, moonphase, serta movement baru yang membawa puluhan pengajuan paten, Padellone jelas ditempatkan jauh di atas posisi entry-level dalam koleksi Rolex.
Kesimpulan
Rolex Perpetual Padellone menjadi pernyataan besar tentang arah komplikasi klasik Rolex, sekaligus memperkenalkan salah satu movement paling kompleks yang pernah digunakan brand tersebut dalam era modern.
Sebagai model kedua dalam koleksi Perpetual setelah 1908, Padellone mengambil langkah yang jauh lebih berani. Ref. 8171 menjadi inspirasi historisnya, tetapi eksekusinya sepenuhnya modern melalui Calibre 7190, frekuensi 5Hz, Dynapulse escapement, sistem Haplos, annual calendar instan, dan 30 pengajuan paten.
Yang paling menarik, Rolex tidak memilih perpetual calendar dalam arti teknis. Sebaliknya, brand menggunakan complete annual calendar yang hanya membutuhkan satu koreksi setiap tahun, tetapi mengimbanginya dengan mekanisme pergantian hari, tanggal, dan bulan yang berlangsung secara simultan dalam sepersekian detik.
Dengan Padellone, Rolex menunjukkan bahwa eksplorasi komplikasi klasik bukan lagi sekadar rumor. Brand kini memiliki sebuah Perpetual yang membawa kalender kompleks dan moonphase kembali ke pusat perhatian—dengan pendekatan teknis yang sepenuhnya khas Rolex.
Punya Rolex Perpetual? Manfaatkan Nilai Koleksi Anda
Memiliki Rolex Perpetual atau jam tangan mewah lainnya tidak selalu berarti harus menjual koleksi ketika Anda ingin memanfaatkan nilai aset tersebut.
Bagi kolektor, jam tangan bernilai dapat menjadi bagian dari aset yang memiliki fungsi lebih luas dalam pengelolaan keuangan. Jika ingin mengetahui potensi nilai koleksi Anda, Anda dapat berkonsultasi mengenai gadai jam tangan dan aset berharga terlebih dahulu untuk memahami opsi pemanfaatan aset yang tersedia.
Dengan begitu, koleksi tetap dapat dipertahankan sebagai bagian dari portofolio pribadi, sementara nilainya dapat dimanfaatkan secara lebih fleksibel sesuai kebutuhan.
Sumber
Time+Tide Watches — The Rolex Perpetual Padellone
