Geneva Watch Days 2026: Rangkuman Rilisan Terbesar dari Bvlgari, Lange, hingga Laurent Ferrier

Geneva Watch Days 2026 kembali menjadi salah satu panggung paling menarik dalam kalender watchmaking dunia. Digelar pada 2–6 September 2026, ajang ini mempertemukan 71 brand dari perusahaan besar hingga independent watchmaker dalam format yang tersebar di berbagai lokasi di Jenewa.

Berbeda dari Watches and Wonders yang identik dengan peluncuran besar dari brand-brand mapan, Geneva Watch Days menawarkan ruang yang lebih cair bagi brand untuk bereksperimen. Tahun ini, hasilnya terlihat dari beragam rilisan mulai dari kolaborasi Bvlgari dengan Vianney Halter, kembalinya Gallet setelah dua abad, hingga sejumlah reinterpretasi model ikonik dari TAG Heuer, Hamilton, dan Breitling.

Berikut beberapa rilisan Geneva Watch Days 2026 yang paling menarik perhatian.

Bulgari x Vianney Halter: Octo Finissimo Dual Time yang Paling Eksperimental

bulgari
Image credit: Time and Tide Watches

Salah satu highlight terbesar Geneva Watch Days 2026 datang dari Bulgari melalui kolaborasi pertamanya dengan independent master watchmaker Vianney Halter.

Hasilnya adalah Octo Finissimo Dual Time x Vianney Halter, sebuah perpaduan antara arsitektur ultra-thin Octo Finissimo dan bahasa desain futuristik Halter yang dikenal melalui Antiqua.

Ciri paling mencoloknya adalah penggunaan empat aperture bergaya porthole, elemen visual yang mengingatkan pada desain Antiqua karya Halter. Namun, kolaborasi ini tidak berhenti pada desain. Bulgari mengembangkan BVF 200 manufacture movement, movement ultra-thin yang menghadirkan fungsi GMT, date, serta day/night indication.

Model ini tersedia dalam titanium sandblasted dan rose gold. Produksinya juga sangat terbatas: 30 unit untuk versi titanium dan 10 unit untuk versi rose gold.

Dengan kombinasi case Octo Finissimo yang tipis dan karakter industrial Halter yang sangat khas, jam ini menjadi salah satu contoh menarik bagaimana haute horlogerie modern bisa mempertemukan dua bahasa desain yang sebelumnya terasa sangat berbeda.

A. Lange & Söhne 1815 Up/Down 37,5 mm: Kembali ke Proporsi Klasik

lange
Image credit: Time and Tide Watches

Jika banyak brand berlomba membuat jam semakin besar atau semakin kompleks, A. Lange & Söhne mengambil arah berbeda.

Melalui 1815 Up/Down, Lange kembali mengecilkan proporsi case menjadi 37,5 mm, dibandingkan ukuran 39 mm yang digunakan model ini sejak pembaruan sebelumnya.

Langkah tersebut terasa relevan dengan DNA koleksi 1815 yang memang mengambil inspirasi dari jam pocket watch historis Lange. Nama “1815” sendiri merujuk pada tahun kelahiran Ferdinand Adolph Lange, pendiri manufaktur yang menjadi akar sejarah brand.

Untuk Geneva Watch Days 2026, dua versi hadir dalam white gold dan pink gold, masing-masing dengan produksi terbatas 300 unit. Keduanya membawa dial biru yang menjadi tampilan baru untuk 1815 Up/Down.

Di balik dial tersebut terdapat calibre L051.2, manual-winding movement dengan sistem planetary gear yang digunakan untuk mekanisme power-reserve indicator. Indikator tersebut menjadi salah satu identitas penting 1815 Up/Down, dengan tampilan AB/AUF yang menunjukkan sisa tenaga pegas utama.

Hasil akhirnya bukan sekadar versi baru dari sebuah dress watch, tetapi reinterpretasi terhadap proporsi klasik Lange: lebih kecil, lebih formal, dan lebih dekat dengan karakter jam historis yang menjadi sumber inspirasinya.

Laurent Ferrier Classic Moon Dusk: Nuansa Golden Hour dalam Case Gold

laurent ferrier
Image credit: Time and Tide Watches

Laurent Ferrier membawa pendekatan yang lebih understated melalui Série Atelier Classic Moon Dusk.

Untuk pertama kalinya, lini Classic hadir dengan yellow gold case, dipadukan dengan dial fumé yang bergerak dari warna taupe menuju cokelat. Efek gradasi tersebut memberikan kesan hangat yang mengingatkan pada suasana golden hour.

Estetika ini sangat sesuai dengan karakter Laurent Ferrier yang cenderung menghindari desain terlalu agresif. Detail seperti bentuk jarum, case yang melengkung, dan permainan warna pada dial justru menjadi daya tarik utama bagi collector yang mencari jam mewah dengan pendekatan lebih tenang.

Harganya berada di kisaran CHF 93.000, menempatkannya jelas dalam segmen haute horlogerie independen.

TAG Heuer Monza: 50 Tahun Racing Heritage

TAG Heuer Monza Flyback 50th anniversary limited edition feature
Image credit: Time and Tide Watches

TAG Heuer juga memanfaatkan Geneva Watch Days 2026 untuk merayakan salah satu nama paling ikonik dalam sejarah racing watch mereka: Monza.

Memperingati 50 tahun Monza, TAG Heuer menghadirkan Monza Flyback Chronograph dalam case forged carbon dengan Calibre TH20-12.

Material forged carbon memberikan karakter ringan sekaligus tampilan teknis yang sangat sesuai dengan DNA motorsport Monza. Movement flyback chronograph tersebut juga membawa sertifikasi COSC.

Produksinya dibatasi menjadi 500 unit, menjadikannya salah satu rilisan yang menarik bagi collector TAG Heuer yang menginginkan hubungan langsung dengan sejarah racing brand.

Hamilton Khaki Field Murph: Dari Interstellar ke Cosmic Dial

hamilton murph 38mm deep blue 3
Image credit: Time and Tide Watches

Hubungan Hamilton dengan film Interstellar kembali menjadi pusat perhatian melalui versi baru Khaki Field Murph 38mm.

Jika versi Murph sebelumnya dikenal melalui dial hitam yang sangat sederhana, model baru ini menghadirkan dial bernuansa biru-hitam dengan tekstur cosmic atau stardust.

Konsep tersebut memperkuat hubungan jam dengan tema luar angkasa yang melekat pada Interstellar. Hamilton sendiri menjadikan Murph sebagai salah satu model modern paling populer yang lahir dari hubungan antara horology dan pop culture.

Di Geneva Watch Days 2026, pendekatan tersebut kembali diperluas tanpa menghilangkan karakter utilitarian Khaki Field. GQ juga memasukkan Murph cosmic dial sebagai salah satu rilisan utama dari ajang tahun ini.

Gallet Comeback: Brand 200 Tahun Kembali ke Panggung

gallet flying officer multichron classics brand relaunch 4
Image credit: Time and Tide Watches

Salah satu cerita terbesar Geneva Watch Days 2026 justru bukan tentang model baru, melainkan kembalinya sebuah nama lama.

Gallet, brand Swiss yang berdiri pada 1826, kembali ke pasar setelah sekitar 200 tahun sejarah. Brand ini kini menjadi bagian dari House of Brands milik Breitling dan diposisikan untuk mengisi segmen harga yang lebih terjangkau dibandingkan Breitling.

Koleksi comeback Gallet mencakup Flying Officer, Multichron Pilot, dan Classics dengan desain yang mengambil inspirasi dari sejarah brand.

Strategi ini menarik karena Gallet tidak ditempatkan sebagai Breitling versi murah, melainkan sebagai sister brand dengan identitas dan sejarahnya sendiri. Harga koleksinya berada di kisaran £2.220 hingga £5.300.

Kembalinya Gallet juga menunjukkan bahwa vintage revival masih menjadi salah satu strategi paling kuat dalam industri jam tangan modern.

Breitling Navitimer B09: Tribute to Miles Davis

Breitling Navitimer B09 Chronograph 41 Tribute to Miles Davis 4
Image credit: Time and Tide Watches

Breitling menghadirkan salah satu rilisan dengan koneksi pop culture paling kuat melalui Navitimer B09 Chronograph 41 Tribute to Miles Davis.

Model ini dibuat untuk memperingati 100 tahun kelahiran Miles Davis, sekaligus merujuk pada Navitimer vintage yang pernah dikenakan legenda jazz tersebut.

Breitling menggunakan pendekatan historis dengan hand-wound Manufacture Caliber B09, bukan automatic chronograph. Pilihan tersebut sengaja dibuat untuk lebih dekat dengan karakter teknis Navitimer era vintage.

Produksinya dibatasi hanya 500 unit. Pemiliknya juga mendapatkan membership selama dua tahun di Breitling Social Club, yang dijadwalkan diluncurkan pada 2027.

Menariknya, jam ini bukan sekadar tribute kepada seorang musisi. Pilihan referensi vintage dan konstruksi movement-nya membuatnya sekaligus menjadi penghormatan terhadap sejarah Navitimer itu sendiri.

Mengapa Geneva Watch Days 2026 Semakin Penting?

Rangkaian rilisan tahun ini memperlihatkan alasan Geneva Watch Days semakin relevan dalam kalender watchmaking.

Ajang yang pertama kali muncul pada 2020 tersebut kini menghadirkan 71 brand dalam satu kota, dengan format yang menggabungkan brand besar, independent watchmaker, collector gathering, hingga berbagai presentasi teknis.

Yang membuatnya menarik adalah keberagaman pendekatan.

Bulgari menggunakan Geneva Watch Days untuk berkolaborasi dengan independent watchmaker seperti Vianney Halter. Lange bermain pada proporsi dan tradisi. Laurent Ferrier mengeksplorasi material dan estetika. TAG Heuer kembali ke racing heritage, sementara Hamilton memanfaatkan kekuatan pop culture.

Di sisi lain, comeback Gallet menunjukkan bagaimana sejarah lama masih bisa dikemas kembali untuk pasar modern.

Dengan kata lain, Geneva Watch Days 2026 bukan hanya tentang berapa banyak jam baru yang diluncurkan, tetapi tentang bagaimana brand mencoba menjawab selera collector yang semakin beragam.

Kesimpulan

Geneva Watch Days 2026 membuktikan bahwa dunia watchmaking tidak hanya bergerak melalui inovasi teknologi, tetapi juga melalui reinterpretasi sejarah, kolaborasi lintas gaya, dan koneksi dengan budaya populer.

Dari Bulgari x Vianney Halter yang eksperimental, A. Lange & Söhne 1815 Up/Down yang kembali ke proporsi klasik, Laurent Ferrier Classic Moon Dusk yang understated, hingga Breitling Navitimer Tribute to Miles Davis, masing-masing membawa pendekatan berbeda.

Sementara itu, kembalinya Gallet setelah dua abad menjadi pengingat bahwa dalam industri jam tangan, sejarah lama masih memiliki nilai komersial dan emosional yang sangat besar.

Bagi collector maupun enthusiast, Geneva Watch Days 2026 akhirnya menjadi salah satu ajang yang layak dipantau bukan hanya untuk melihat jam tangan apa yang baru, tetapi juga untuk membaca ke mana arah industri luxury watch berikutnya.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)

Apa itu Geneva Watch Days?

Geneva Watch Days adalah ajang watchmaking tahunan di Jenewa yang menggunakan format terdesentralisasi, memungkinkan berbagai brand memamerkan koleksi mereka di beberapa lokasi dalam satu kota. Edisi 2026 berlangsung pada 2–6 September dan diikuti 71 brand.

Apa saja brand yang paling menarik perhatian di Geneva Watch Days 2026?

Beberapa nama yang paling banyak mendapat perhatian antara lain Bvlgari, A. Lange & Söhne, Laurent Ferrier, TAG Heuer, Hamilton, Breitling, Gallet, Zenith, Tudor, dan sejumlah independent watchmaker.

Apa rilisan paling unik di Geneva Watch Days 2026?

Salah satu yang paling unik adalah Bulgari Octo Finissimo Dual Time x Vianney Halter, karena menggabungkan arsitektur ultra-thin Bulgari dengan desain empat aperture khas Vianney Halter serta movement BVF 200 baru.

Apakah semua jam tangan Geneva Watch Days 2026 merupakan edisi terbatas?

Tidak. Sebagian rilisan merupakan limited edition, seperti Bulgari x Vianney Halter dan Breitling Navitimer Tribute to Miles Davis, sementara beberapa model lainnya menjadi bagian dari koleksi reguler atau perluasan lini yang sudah ada.

Punya Koleksi Jam Tangan Mewah dari Brand-Brand Ini?

Bagi collector, jam tangan dari brand seperti Bulgari, A. Lange & Söhne, Laurent Ferrier, TAG Heuer, Breitling, maupun Hamilton dapat memiliki nilai yang tinggi, terutama untuk model limited edition atau referensi tertentu.

Jika membutuhkan dana dengan menggunakan koleksi jam tangan sebagai jaminan, Anda dapat mempertimbangkan layanan gadai jam tangan mewah dari deGadai.com. Prosesnya dapat menjadi alternatif untuk memperoleh dana dengan tetap memiliki kesempatan menebus kembali koleksi setelah kewajiban pinjaman diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Sumber:

New releases from Bvlgari, Lange, Laurent Ferrier and more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *