Dominique Renaud Pulse60, Ketika Detak Jam Melambat Menyerupai Detak Jantung Manusia

Di saat industri watchmaking terus berlomba meningkatkan frekuensi, Dominique Renaud justru memilih arah yang hampir berlawanan. Melalui Pulse60, watchmaker di balik Renaud & Papi—bengkel komplikasi legendaris yang kemudian diakuisisi Audemars Piguet—menghadirkan movement yang berdetak hanya pada 1Hz atau 7.200 vibrations per hour, kurang lebih menyerupai ritme detak jantung manusia saat beristirahat. Pulse60 menjadi movement baru...

6 Dress Watch Klasik dengan Sentuhan Kontemporer, dari yang Terjangkau hingga Haute Horlogerie

Dress watch merupakan salah satu kategori paling klasik dalam dunia horologi. Dari jam tipis dengan dial sederhana hingga kreasi haute horlogerie yang penuh detail mekanis, kategori ini telah melahirkan sejumlah jam tangan yang tetap relevan selama puluhan tahun. Namun, menjadi klasik tidak berarti harus selalu konvensional. Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak watchmaker yang mencoba...

Frederique Constant Hadirkan Moneta Handwinding, Kini dengan Movement Mekanis Sepenuhnya

Frederique Constant memperluas keluarga Moneta dengan menghadirkan versi yang sepenuhnya mekanis. Setelah Classics Moneta Moonphase debut pada 2024 dengan movement quartz, Moneta Handwinding hadir sebagai reinterpretasi yang lebih serius bagi penggemar jam mekanis: sebuah dress watch bergaya vintage dengan movement manual-winding dan proporsi yang tetap ringkas. Daya tarik utama Moneta justru datang dari detail yang...

Panerai Rayakan 100 Tahun Butik Florence Lewat Luminor Firenze 8 Giorni

Panerai merayakan satu abad butik legendarisnya di Piazza San Giovanni, Florence, melalui dua edisi terbatas Luminor Firenze 8 Giorni. Butik tersebut pertama kali dibuka pada 1926 dengan nama “Orologeria Svizzera” dan menjadi bagian penting dari sejarah Panerai di Florence. Untuk memperingati momen tersebut, Panerai kembali melihat ke masa lalu melalui desain yang terinspirasi dari prototipe...