Dalam seri personal essay Fratello “The Best Watch I Have Ever Owned”, seorang kolektor mengungkap jam tangan yang paling sulit ia lepaskan dari koleksinya: Jaeger-LeCoultre Geophysic Universal Time. Bahkan setelah memiliki berbagai model dari Rolex dan Grand Seiko, world timer ini tetap menjadi jam yang menurutnya tidak akan pernah dijual, berkat kombinasi desain, sejarah, dan...
Tag: collector watch
Moritz Grossmann Rayakan 200 Tahun Sang Pendiri Lewat Tefnut 36 Beraksen Turquoise
Moritz Grossmann melanjutkan rangkaian perayaan 200 tahun kelahiran Carl Moritz Grossmann (1826–1885) melalui Tefnut 36 Silver-Plated by Friction Turquoise Blue. Hadir dalam case stainless steel berukuran 36 mm, jam tangan edisi terbatas ini memadukan teknik silver-plating by friction yang berasal dari abad ke-19 dengan aksen turquoise yang memberikan sentuhan kontemporer. Desain Dial dengan Teknik Silver-Plating...
Armin Strom Hadirkan Orbit Midnight Purple, Ketika Fungsi Tanggal Diubah Jadi Pertunjukan Mekanis
Armin Strom memperkenalkan Orbit Midnight Purple, interpretasi terbaru dari koleksi Orbit yang pertama kali diluncurkan pada 2022 dengan konsep date-on-demand yang unik. Pada edisi terbaru ini, warna ungu khas Armin Strom tidak hanya hadir pada dial, tetapi meluas hingga ke mainplate movement, menciptakan tampilan yang lebih dramatis sekaligus memperkuat identitas visual brand independen asal Swiss...
Grøne Oldenzaal Rilis Horologium, Dress Watch Terjangkau dari “Saudara” Grönefeld
Nama Grönefeld telah lama dikenal sebagai salah satu independent watchmaker paling bergengsi di dunia. Melalui karya-karya berfinishing tingkat haute horlogerie, dua bersaudara asal Belanda, Bart Grönefeld dan Tim Grönefeld, berhasil membangun reputasi sebagai “Horological Brothers” dengan produksi yang sangat terbatas dan harga yang mencapai ratusan ribu euro. Pada 2024, keduanya memperkenalkan proyek baru bernama Grøne...
Berneron Diam-Diam Bocorkan Mirage Miroir, Evolusi Baru dari Jam Ikoniknya
Sylvain Berneron kembali menarik perhatian dunia independent watchmaking setelah secara mengejutkan memperlihatkan Mirage Miroir melalui Instagram. Sebagai evolusi terbaru dari Mirage yang pertama kali diperkenalkan pada 2023, model ini mempertahankan karakter asimetris khas Berneron, tetapi menghadirkan arsitektur movement baru yang benar-benar mengambil konsep “cermin” secara harfiah. Bracelet Emas Multi-Link yang Baru Perubahan paling mudah terlihat...
Warisan Split-Seconds Chronograph Patek Philippe: Kompleksitas yang Jadi Bukti Filosofi Watchmaking
Di dunia haute horlogerie, hanya sedikit komplikasi yang mampu menunjukkan tingkat keahlian seorang watchmaker sebaik split-seconds chronograph, atau yang juga dikenal sebagai rattrapante. Mekanisme ini memungkinkan dua jarum kronograf berhenti secara terpisah untuk mengukur dua interval waktu berbeda secara bersamaan, sebelum kembali menyatu dalam satu gerakan yang presisi. Bagi Patek Philippe, komplikasi tersebut bukan sekadar...
Citizen Rilis Jam Tangan Spider-Man Kolaborasi Marvel, Diluncurkan Bertepatan dengan Film Terbaru
Citizen kembali memperluas jajaran kolaborasi budaya popnya melalui peluncuran Citizen x Marvel Spider-Man Limited Edition, sebuah jam tangan edisi terbatas yang didedikasikan untuk salah satu superhero paling ikonis di dunia. Peluncuran ini bertepatan dengan momentum perilisan film terbaru Spider-Man: Brand New Day, yang kembali dibintangi Tom Holland dan Zendaya, sekaligus perayaan Spider-Man Day pada 1...
Cartier Perkecil Ukuran Santos Chronograph, Kini Lebih Proporsional Tanpa Kehilangan Karakter Sportnya
Selama lebih dari satu abad, Cartier Santos dikenal sebagai salah satu ikon desain dalam dunia horologi. Dibanding banyak merek Swiss lainnya, Cartier lebih identik dengan proporsi elegan, garis desain yang halus, serta finishing mewah dibanding pendekatan yang agresif atau sangat sporty. Karena itu, ketika Santos de Cartier Chronograph XL diperkenalkan pada 2020, ukurannya yang besar...
Hermès Padukan Tourbillon dan Minute Repeater dengan Seni Lukis Miniatur di Arceau Cavalier en Formes
Hermès memperkenalkan Arceau Cavalier en Formes, sebuah mahakarya Métiers d’Art yang memadukan kompleksitas tourbillon dan minute repeater dengan seni lukis serta ukiran miniatur. Berakar dari desain Arceau karya Henri d’Origny pada 1978, edisi sangat terbatas ini menginterpretasikan kembali motif syal sutra Cavalier en Formes karya Gianpaolo Pagni melalui dial artistik yang seluruhnya dikerjakan dengan tangan....
Chronoswiss Hadirkan Small Second Jasper dan Serpentine, Dial Batu Alam Pertama di Era Modern Mechanical
Chronoswiss kembali menunjukkan pendekatan kreatifnya dalam dunia horologi melalui peluncuran Small Second Jasper dan Small Second Serpentine, dua edisi terbatas yang menjadi tonggak baru bagi brand independen asal Jerman yang kini bermarkas di Lucerne, Swiss. Kedua model ini menandai penggunaan pertama dial batu alam dalam era “Modern Mechanical” Chronoswiss, sebuah fase baru yang menekankan kombinasi...
