Favre Leuba Hadirkan Deep Raider Day Date Versi Two-Tone Emas Kuning

Favre Leuba kembali memperluas koleksi Deep Raider Day Date dengan meluncurkan tiga varian two-tone yang memadukan stainless steel dan aksen emas kuning. Setelah bangkit kembali di bawah kepemimpinan Patrik Hoffmann sejak 2024, rilisan terbaru ini melanjutkan warisan Deep Blue 1964 sebagai dive watch bergaya tool watch klasik dengan sentuhan yang lebih modern dan mewah. Desain...

TAG Heuer Beri Penghormatan Terakhir untuk Zandvoort Lewat Formula 1 Solargraph Edisi Oranye

TAG Heuer memperkenalkan Formula 1 Solargraph 38mm edisi Zandvoort untuk menandai balapan Formula 1 terakhir di sirkuit Zandvoort pada 23 Agustus 2026. Sebagai Official Timekeeper Formula 1, TAG Heuer menghadirkan dua edisi terbatas dengan desain yang mengambil inspirasi dari warna oranye khas pendukung Belanda serta karakter sirkuit tepi pantai tersebut. Desain Terinspirasi Sirkuit Zandvoort Formula...

Nomos Perkecil Tangente Neomatik Update jadi 38,5mm, Kini Lebih Pas untuk Pergelangan Kecil

Nomos Glashütte memperkenalkan Tangente Neomatik 38 Update di Watches & Wonders 2026, membawa komplikasi peripheral date ring khas brand ke dalam case yang lebih ringkas berukuran 38,5 mm. Dibandingkan versi sebelumnya yang berdiameter 41 mm, model terbaru ini menawarkan proporsi yang lebih compact tanpa mengorbankan movement otomatis in-house dan karakter desain Bauhaus yang menjadi identitas...

Chronoswiss Hadirkan Small Second Jasper dan Serpentine, Dial Batu Alam Pertama di Era Modern Mechanical

Chronoswiss kembali menunjukkan pendekatan kreatifnya dalam dunia horologi melalui peluncuran Small Second Jasper dan Small Second Serpentine, dua edisi terbatas yang menjadi tonggak baru bagi brand independen asal Jerman yang kini bermarkas di Lucerne, Swiss. Kedua model ini menandai penggunaan pertama dial batu alam dalam era “Modern Mechanical” Chronoswiss, sebuah fase baru yang menekankan kombinasi...

BA111OD Hadirkan Chapter 7 Skeleton, Jam Terbuka Penuh dengan Harga Terjangkau

Dalam beberapa tahun terakhir, jam tangan skeleton tidak lagi identik dengan harga puluhan hingga ratusan juta rupiah. Semakin banyak merek independen yang berupaya menghadirkan desain open-worked kepada pasar yang lebih luas tanpa mengorbankan kualitas mekanis. Salah satunya adalah BA111OD, brand independen asal Neuchâtel, Swiss, yang kini memperluas koleksi Chapter 7melalui peluncuran Chapter 7 Skeleton. Model...

Urwerk UR-100V Lightspeed Ceramic, Ketika Jam Tangan Menceritakan Kecepatan Cahaya

Selama lebih dari dua dekade, Urwerk dikenal sebagai salah satu independent watchmaker yang paling berani mendefinisikan ulang cara manusia membaca waktu. Lewat sistem wandering hours yang menjadi ciri khasnya, brand asal Swiss ini konsisten menghadirkan jam tangan yang lebih menyerupai instrumen ilmiah daripada arloji konvensional. Kini, Urwerk memperkenalkan UR-100V Lightspeed Ceramic, evolusi terbaru dari koleksi...

Norqain Rilis Freedom GMT “Holiday”, Ada Tiket Emas Berhadiah Liburan ke Maladewa

Norqain kembali menghadirkan pendekatan yang berbeda dalam dunia watchmaking melalui peluncuran Freedom 60 GMT “Holiday”, koleksi terbaru dari seri Enjoy Life. Setelah sebelumnya menghadirkan model bertema Ice Cream dan Sprinkles, brand independen asal Swiss ini kini memperluas konsep tersebut dengan menghadirkan jam tangan GMT pertama dalam keluarga Enjoy Life. Berbeda dari rilisan sebelumnya yang berfokus...

RGM Perkenalkan Model 151 Snoopy Flying Ace, Jam Tangan Amerika dengan Dial Enamel Pertama Bertema Snoopy

RGM Watch Co., watchmaker independen asal Pennsylvania, Amerika Serikat, kembali menarik perhatian dunia horologi melalui peluncuran Model 151 Snoopy Flying Ace. Berdiri sejak 1992, RGM dikenal sebagai salah satu produsen jam tangan independen yang mempertahankan teknik watchmaking tradisional dengan produksi terbatas dan pengerjaan yang sangat detail. Kali ini, RGM menghadirkan kejutan dengan menggabungkan craftsmanship klasik...

Jaeger-LeCoultre Rendez-Vous, Persembahan untuk Wanita Modern yang Menghargai Presisi dan Keindahan

Dalam dunia horologi, jam tangan wanita sering kali dipandang sebagai aksesori perhiasan yang mengutamakan estetika dibandingkan performa mekanis. Namun, sejarah justru menunjukkan hal yang berbeda. Sebelum jam tangan menjadi identik dengan pria, wristwatch pertama kali lebih banyak dikenakan oleh wanita, jauh sebelum populer di kalangan militer maupun profesional pada awal abad ke-20. Berangkat dari warisan...