H. Moser & Cie. Hadirkan Off-Grid, Jam Digital-Analog untuk Enthusiast Sejati

H. Moser & Cie. kembali melakukan sesuatu yang sulit dimasukkan ke dalam kategori jam tangan konvensional. Setelah sebelumnya menghadirkan Streamliner Alpine Mechanics Edition sebagai paket eksklusif bersama Alpine, manufaktur asal Schaffhausen ini kini memperkenalkan Off-Grid, sebuah jam digital yang dirancang khusus untuk enthusiast jam tangan dan dijual sebagai model standalone.

Jika Streamliner Alpine Mechanics Edition hadir dalam konfigurasi yang sangat eksklusif, Off-Grid mengambil pendekatan berbeda. Model ini tetap membawa bahasa desain Streamliner, tetapi menggabungkannya dengan teknologi digital tanpa menjadikannya smartwatch konvensional. H. Moser & Cie. sendiri menempatkannya sebagai sesuatu di antara dunia mechanical watch dan connected device.

Dengan case 42,6 mm, display digital tersembunyi di balik dial skeletonized, movement D10 hasil pengembangan bersama Sequent, serta berbagai fungsi seperti GMT, split-seconds chronograph, perpetual calendar, moonphase, alarm, dan timer, Off-Grid mencoba menawarkan teknologi tanpa ketergantungan pada notifikasi smartphone.

Desain Dial Skeletonized dengan Layar Tersembunyi

Image credit: Fratello Watches

Off-Grid menyembunyikan display digital pada posisi pukul 6 di dalam dial skeletonized, sehingga teknologi menjadi bagian dari desain tanpa mengambil alih seluruh tampilan jam.

Alih-alih menempatkan layar digital besar di tengah seperti kebanyakan jam digital, H. Moser & Cie. memasukkan display ke dalam struktur dial skeletonized. Hasilnya, ketika fungsi digital tidak sedang digunakan, bagian tersebut tidak langsung terlihat sebagai sebuah layar konvensional.

Di posisi pukul 12 terdapat sub-dial kecil berbentuk domed dengan finishing fumé. Versi biru menggunakan Blackor fumé, sedangkan versi hitam menggunakan Red fumé. Logo Moser ditempatkan melalui transparent lacquer sehingga tetap terlihat tanpa mengganggu tampilan keseluruhan.

Di sekeliling dial terdapat hands dan indexes dengan Super-LumiNova ceramic, sementara konstruksi skeletonized membuat hubungan antara elemen tradisional dan teknologi digital terasa lebih jelas. Moser bahkan menjadikan struktur tersebut sebagai bagian dari pesan desainnya: teknologi boleh hadir, tetapi tidak harus mendominasi jam.

Pendekatan ini membuat Off-Grid masih mudah dikenali sebagai sebuah H. Moser & Cie., bukan sekadar perangkat elektronik yang kebetulan memiliki bentuk seperti jam tangan.

Material, Dimensi, dan Ketahanan

Image credit: Fratello Watches

Off-Grid menggunakan case Streamliner berbahan steel berukuran 42,6 mm dengan ketebalan 14,4 mm, PVD biru atau hitam, sapphire crystal domed, dan water resistance 120 meter.

Case cushion-shaped tersebut mengambil arsitektur khas keluarga Streamliner dengan permukaan yang mengalir menuju integrated rubber strap. Dimensinya mencapai 42,6 mm dengan ketebalan 14,4 mm, sehingga secara fisik tetap memiliki presence yang cukup besar di pergelangan.

Terdapat dua konfigurasi utama:

  • Off-Grid Blue: blue PVD, Blackor fumé sub-dial, dan white integrated rubber strap.
  • Off-Grid Black: black PVD, Red fumé sub-dial, dan black integrated rubber strap.

Keduanya menggunakan domed sapphire crystal di bagian depan. Caseback juga memadukan stainless steel dan sapphire crystal serta dipasang menggunakan empat sekrup.

Untuk ketahanan air, Off-Grid memiliki rating 12 ATM atau 120 meter. Angka ini membuatnya jauh lebih siap menghadapi penggunaan sehari-hari dibandingkan banyak dress watch tradisional, sekaligus tetap mempertahankan karakter integrated sports watch dari Streamliner.

Movement Kaliber D10 Hasil Kolaborasi dengan Sequent

Image credit: Fratello Watches

Off-Grid ditenagai Kaliber D10 yang dikembangkan bersama Sequent khusus untuk H. Moser & Cie., dengan akurasi ±0,3 detik per hari dan power reserve hingga 12 bulan dalam mode time-display-only.

D10 memiliki dimensi 32,5 × 33,9 × 6,9 mm dan terdiri dari 186 komponen. Sistem digitalnya beroperasi pada frekuensi 32.768 vibrations per second, standar yang lazim digunakan pada quartz oscillator. Moser menyatakan akurasinya mencapai sekitar ±0,3 detik per hari.

Salah satu angka paling menarik adalah daya tahannya. Dalam kondisi hanya digunakan untuk menampilkan waktu, Off-Grid dapat beroperasi hingga 12 bulan sebelum membutuhkan pengisian kembali.

Namun penggunaan fungsi tambahan akan memengaruhi durasi tersebut. Menurut spesifikasi Moser, kombinasi time display, 30 hari penggunaan alarm, dan empat jam penggunaan chronograph menghasilkan sekitar enam bulan power reserve. Jika GMT ikut digunakan, durasinya dapat turun menjadi sekitar tiga bulan dalam konfigurasi tertentu.

Dengan demikian, D10 tidak dirancang sekadar sebagai mesin digital untuk meniru smartwatch. Arsitekturnya justru dibuat untuk menjalankan sejumlah fungsi spesifik sambil tetap mempertahankan karakter penggunaan yang relatif sederhana.

Fitur “Off-Grid” — Kamus Multibahasa Tanpa Ponsel

Image credit: Fratello Watches

Off-Grid membawa GMT dengan country selector, split-seconds chronograph hingga 1/100 detik, perpetual calendar, perpetual moonphase, alarm, timer, serta mode Off-Grid yang mencakup kamus 10 kata dalam 21 bahasa.

Inilah bagian yang membuat Off-Grid berbeda dari sekadar digital watch biasa. Moser memilih fungsi-fungsi yang secara konsep sudah akrab bagi enthusiast mechanical watch, tetapi menerapkannya menggunakan teknologi digital.

Fungsinya mencakup:

  • Digital GMT dengan country selector untuk berbagai zona waktu.
  • Split-seconds chronograph dengan pengukuran hingga 1/100 detik.
  • Perpetual calendar.
  • Perpetual moonphase indicator.
  • Sunrise dan sunset times.
  • Vibrating alarm.
  • Timer.
  • Off-Grid mode.
  • Dictionary berisi 10 kata dalam 21 bahasa.

Mode Off-Grid menjadi salah satu bagian paling menarik. Melalui tombol “OFF-GRID”, pengguna dapat mengakses fungsi perjalanan dan country selection dengan cepat, termasuk kamus multibahasa yang dirancang untuk membantu ketika bepergian.

Moser juga tidak sepenuhnya menutup pintu terhadap konektivitas. Off-Grid mendukung Bluetooth Low Energy 5.3 serta kompatibilitas dengan iOS dan Android. Namun konsep utamanya tetap berbeda dari smartwatch yang terus-menerus mendorong notifikasi, aplikasi, dan data ke pengguna.

Justru filosofi Moser adalah mengurangi ketergantungan tersebut. Tidak ada avalanche of notifications atau kebutuhan untuk terus terhubung. Teknologi hanya muncul ketika dibutuhkan.

Harga dan Ketersediaan

Image credit: Fratello Watches

H. Moser & Cie. Off-Grid dibanderol CHF 3.900 sebelum pajak dan diproduksi masing-masing 1.000 unit untuk versi biru dan hitam.

Off-Grid menjadi jam pertama H. Moser & Cie. yang tersedia untuk dibeli secara online melalui situs resmi brand. Peluncurannya dilakukan secara bertahap: existing clients mendapatkan prioritas pada 21–23 September 2026, sebelum dibuka untuk seluruh komunitas Moser mulai 24 September.

Kedua versi hanya tersedia dalam jumlah 1.000 unit per model dan penjualannya dijadwalkan berlangsung hingga 5 Oktober 2026. Dengan demikian, angka produksinya mencapai 2.000 unit secara keseluruhan, terbagi antara Off-Grid Blue dan Off-Grid Black.

Harga resminya adalah:

  • Off-Grid Blue: CHF 3.900 sebelum pajak
  • Off-Grid Black: CHF 3.900 sebelum pajak
  • Produksi: 1.000 unit per model
  • Ketersediaan: hingga 5 Oktober 2026

Harga tersebut juga menempatkan Off-Grid pada posisi yang sangat berbeda dari banyak produk haute horlogerie H. Moser & Cie. lainnya. Alih-alih menjadikannya objek ultra-eksklusif dengan harga puluhan ribu dolar, Moser membuat eksperimen digital ini lebih mudah diakses oleh komunitas enthusiast.

Kesimpulan

H. Moser & Cie. Off-Grid berada di antara mechanical watch dan smartwatch, tetapi sengaja tidak sepenuhnya menjadi keduanya.

Desainnya masih membawa DNA Streamliner melalui case cushion, integrated strap, fumé dial, dan pendekatan minimalis khas Moser. Namun di balik dial skeletonized terdapat teknologi digital yang menawarkan GMT, chronograph, perpetual calendar, moonphase, alarm, timer, hingga kamus multibahasa.

Yang membuatnya menarik bukan sekadar jumlah fungsi tersebut, tetapi keputusan Moser untuk tidak menjadikan teknologi sebagai pusat perhatian visual. Layar digital ditempatkan di pukul 6, sementara sub-dial fumé dan arsitektur dial tetap mempertahankan bahasa desain brand.

Off-Grid juga memperlihatkan bagaimana sebuah manufaktur yang dikenal karena mechanical watchmaking dapat masuk ke dunia digital tanpa harus mengikuti formula smartwatch konvensional. Tidak ada fokus pada notifikasi, aplikasi, atau konektivitas tanpa henti. Sebaliknya, Moser memilih sejumlah fungsi yang dianggap berguna dan membuat teknologi tersebut tetap berada di bawah kendali pemilik.

Pada akhirnya, Off-Grid bukan mechanical watch murni dan bukan smartwatch konvensional. Ia adalah eksperimen digital yang sangat Moser: berbeda, sedikit provokatif, tetapi tetap berusaha mempertahankan karakter desain yang membuat brand ini mudah dikenali.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *