Geneva bukan sekadar kota bagi Czapek. Kota ini merupakan bagian penting dari identitas Maison yang namanya diambil dari François Czapek, watchmaker kelahiran Bohemia-Polandia yang membangun salah satu fase awal kariernya di kota tersebut.
Kini, Czapek kembali ke salah satu alamat bersejarah itu. Untuk menandai pembukaan flagship baru di Quai des Bergues 27, Geneva, Maison memperkenalkan dua limited edition selama Geneva Watch Days 2026: Quai des Bergues Midnight in Geneva dan Place Vendôme Complicité Glacier Blue.
Menariknya, keduanya sama-sama bermain dengan warna biru, tetapi menghasilkan karakter yang nyaris berlawanan. Yang pertama menghadirkan nuansa langit malam melalui aventurine, sementara yang kedua justru menjadikan arsitektur movement sebagai pusat perhatian dengan treatment Glacier Blue.
Quai des Bergues Midnight in Geneva — Langit Malam dalam Case 40,5 mm

Nama Midnight in Geneva sebenarnya bukan sesuatu yang baru bagi Czapek. Edisi pertamanya diperkenalkan pada 2019 bertepatan dengan pembukaan boutique modern pertama Czapek di Geneva. Versi awal tersebut menggunakan case stainless steel 42,5 mm, dial aventurine biru gelap, dan Calibre SXH1 dengan power reserve tujuh hari.
Untuk merayakan flagship baru, Czapek menghidupkan kembali konsep tersebut dalam proporsi yang lebih compact.
Kali ini, Quai des Bergues Midnight in Geneva hadir dengan case stainless steel berdiameter 40,5 mm, menjadikannya ukuran baru dalam keluarga Quai des Bergues. Ketebalannya mencapai sekitar 11,9 mm, dengan lug-to-lug sekitar 47,67 mm. Siluet khas koleksi tetap dipertahankan, tetapi kemiringan lug dan beberapa detail konstruksi case disesuaikan agar jam terasa lebih seimbang di pergelangan.
Di bagian depan, perhatian langsung tertuju pada dial aventurine biru gelap. Permukaan material ini menghasilkan bintik-bintik metalik kecil yang menyerupai cahaya bintang di langit malam—sebuah alasan mengapa material tersebut sangat cocok dengan nama Midnight in Geneva.
Angka Romawi yang memanjang mempertahankan karakter dress watch Czapek, sementara jarum bergaya fleur-de-lys dengan silver powder coating memberikan kontras terhadap latar biru gelap.
Edisi ini dibatasi hanya 18 unit, melanjutkan angka yang memiliki hubungan dengan sejarah Czapek di Geneva.
Konstruksi Sub-Dial yang Rumit di Atas Aventurine

Salah satu detail paling menarik justru berada di balik tampilan sederhana dial tersebut.
Aventurine memang indah, tetapi juga bukan material yang mudah diperlakukan seperti dial logam biasa. Ketika sebuah sub-dial dibuat dengan cara recess atau mengikis material dari permukaan, risiko retak dapat meningkat.
Czapek memilih solusi yang jauh lebih ekstrem.
Alih-alih sekadar membuat cekungan pada aventurine, dial utama dibuat terbuka hingga menembus material setebal sekitar 0,4 mm. Dengan konstruksi tersebut, sub-dial dapat ditempatkan pada base plate logam di bawahnya.
Hasilnya adalah dua indikator yang tampak seperti berada di dalam dial: small seconds pada posisi 7:30 dan power reserve pada posisi 4:30.
Power reserve tersebut juga memiliki elemen visual yang terinspirasi dari tradisi horologi lama. Skala tujuh hari pada indikator mengingatkan pada hubungan Czapek dengan desain jam bersejarah, sekaligus memanfaatkan kemampuan movement SXH1 yang mampu menyimpan tenaga selama satu minggu.
Jadi, dial Midnight in Geneva bukan sekadar permainan warna biru. Di balik permukaan yang terlihat seperti langit malam terdapat konstruksi yang dirancang khusus untuk mengakomodasi karakter rapuh aventurine.
Movement Calibre SXH1 — Power Reserve 168 Jam

Di balik dial tersebut bekerja Calibre SXH1, movement manual-winding proprietary Czapek yang dikembangkan bersama Chronode.
Konfigurasinya menggunakan dua barrel spring yang memungkinkan power reserve mencapai 168 jam atau tujuh hari penuh. Movement berdiameter 32 mm ini bekerja pada frekuensi 3 Hz atau 21.600 vph, dengan 160 komponen dan 31 jewels.
Czapek juga menggunakan balance wheel annular dengan variable inertia weights serta Breguet terminal curve balance spring.
Melalui sapphire caseback, konstruksi movement dapat terlihat lebih jelas. Dua ratchet wheel dibuat openworked, sementara bridge dan main plate mendapatkan kombinasi finishing modern dan tradisional, termasuk sandblasting, heat-blued screws, beveling, hand-chamfering, circular graining, dan snailing pada roda.
Untuk edisi terbaru ini, Quai des Bergues Midnight in Geneva dibatasi 18 unit dan dibanderol CHF 20.400 sebelum pajak.
Place Vendôme Complicité Glacier Blue — Kolaborasi dengan Bernhard Lederer

Jika Midnight in Geneva menggunakan biru untuk menggambarkan suasana Geneva setelah matahari terbenam, Place Vendôme Complicité Glacier Blue mengambil pendekatan yang jauh lebih mekanis.
Jam ini merupakan kelanjutan hubungan kreatif antara CEO Czapek Xavier de Roquemaurel dan master watchmaker Bernhard Lederer.
Nama Complicité sendiri mencerminkan kolaborasi tersebut. Fokusnya bukan hanya pada estetika, tetapi pada arsitektur movement yang menggunakan dua balance wheel dan dua escapement independen, kemudian menghubungkannya melalui sebuah differential.
Untuk edisi Glacier Blue, seluruh konsep tersebut dibungkus dalam case platinum 950 dengan finishing yang menonjolkan karakter dingin dan kontemporer.
Produksinya bahkan lebih eksklusif: hanya 10 unit bernomor.
Jika Midnight in Geneva adalah interpretasi Czapek terhadap Geneva secara atmosferik, Glacier Blue terasa seperti interpretasi Geneva melalui bahasa teknik haute horlogerie.
Arsitektur Movement sebagai Dial Itu Sendiri

Bagian paling spektakuler dari Place Vendôme Complicité Glacier Blue adalah bagaimana Czapek menolak konsep dial konvensional.
Case berukuran sekitar 41,8 mm dengan konstruksi yang menampilkan lug bergaya sandblasted. Namun, mata langsung tertarik ke bagian depan karena movement itu sendiri menjadi tampilan utama.
Treatment Glacier Blue diterapkan pada openworked main plate sehingga permukaan movement sekaligus berfungsi sebagai visual utama jam.
Dua balance wheel variable-inertia berosilasi dalam arah berlawanan pada frekuensi 3 Hz. Keduanya tidak sekadar dibuat untuk menciptakan efek visual simetris. Sistem dual escapement tersebut dirancang untuk membantu mengurangi variasi rate dengan menggabungkan kedua sumber regulasi melalui differential.
Differential tersebut ditempatkan pada posisi 12 dan menjadi salah satu titik visual utama jam.
Konsep ini berasal dari pendekatan Bernhard Lederer terhadap dual escapement. Czapek tidak mengandalkan resonance secara langsung, melainkan menggunakan dua balance wheel yang bekerja independen dan kemudian menggabungkan hasilnya melalui differential.
Calibre 8 — 293 Komponen dengan Finishing Tangan

Di balik arsitektur terbuka tersebut terdapat Calibre 8, movement manual-winding yang dikembangkan Czapek bersama Bernhard Lederer.
Movement ini terdiri dari 293 komponen, bekerja pada frekuensi 3 Hz dan menawarkan 72 jam power reserve.
Dua sapphire bridge memperlihatkan gear train di bagian dial side, sementara enam ruby ditempatkan dalam gold chatons. Dua balance wheel dengan variable inertia weights bergerak berlawanan arah, masing-masing dilengkapi balance spring dengan Breguet terminal curve.
Finishing menjadi bagian penting dari keseluruhan konstruksi. Bagian belakang movement menampilkan berbagai elemen dekorasi tradisional, termasuk 18 inward angles yang di-hand-bevel.
Menariknya, sapphire bridge bukan sekadar elemen transparan. Komponen tersebut memungkinkan differential dan gear train terlihat secara langsung, sehingga kompleksitas mekanis tidak disembunyikan di balik dial.
Untuk Place Vendôme Complicité Glacier Blue, Czapek menetapkan harga CHF 103.000 sebelum pajak, dengan produksi hanya 10 unit.
Dua Warna Biru, Dua Cara Menceritakan Geneva

Yang membuat dua jam ini menarik bukan hanya kelangkaan atau harganya, tetapi cara Czapek menggunakan warna biru sebagai bahasa yang berbeda.
Midnight in Geneva menggunakan aventurine untuk menciptakan gambaran Geneva pada malam hari. Materialnya memberikan efek seperti langit berbintang, sementara konstruksi dial yang rumit memperlihatkan sisi teknis di balik tampilan yang romantis.
Sebaliknya, Glacier Blue hampir menghapus batas antara dial dan movement. Warna birunya menjadi bagian dari arsitektur mekanis, sementara dua balance wheel dan differential justru dibiarkan menjadi pusat perhatian.
Dengan kata lain, satu jam berbicara tentang Geneva sebagai tempat dan suasana, sedangkan satunya berbicara tentang Geneva sebagai pusat tradisi mechanical watchmaking.
Keduanya juga memperlihatkan dua sisi Czapek modern: kemampuan membuat dress watch dengan detail artistik yang sangat spesifik sekaligus bereksperimen dengan haute horlogerie yang jauh lebih teknis.
Kesimpulan
Pembukaan flagship Czapek di Quai des Bergues 27 bukan sekadar ekspansi retail. Lokasi tersebut menjadi semacam kepulangan simbolis ke kawasan yang berkaitan langsung dengan sejarah awal François Czapek di Geneva.
Untuk merayakannya, Czapek menghadirkan dua limited edition yang sama-sama berwarna biru, tetapi memiliki karakter yang sangat berbeda.
Quai des Bergues Midnight in Geneva mengambil pendekatan yang lebih klasik dan puitis melalui aventurine dial serta Calibre SXH1 dengan power reserve tujuh hari. Sementara itu, Place Vendôme Complicité Glacier Blue memilih pendekatan yang lebih ekstrem dengan membuka arsitektur Calibre 8 dan menjadikan dual escapement sebagai pusat perhatian.
Pada akhirnya, keduanya menunjukkan satu hal yang konsisten dengan Czapek: sejarah tidak harus direproduksi secara literal. Ia bisa diterjemahkan kembali melalui material, proporsi, warna, dan mekanisme yang sangat modern.
Spesifikasi Singkat
| Model | Quai des Bergues Midnight in Geneva | Place Vendôme Complicité Glacier Blue |
|---|---|---|
| Case | Stainless steel | Platinum 950 |
| Ukuran | 40,5 mm | 41,8 mm |
| Movement | Calibre SXH1 | Calibre 8 |
| Winding | Manual | Manual |
| Frekuensi | 3 Hz / 21.600 vph | 3 Hz / 21.600 vph |
| Power Reserve | 168 jam / 7 hari | 72 jam |
| Komponen | 160 | 293 |
| Balance | Variable-inertia | Dua variable-inertia balance |
| Special Feature | Aventurine dial + 7-day PR | Dual escapement + differential |
| Limited Edition | 18 pieces | 10 pieces |
| Harga | CHF 20.400 | CHF 103.000 |
Sumber:
Czapek returns to its Geneva roots with two very different shades of blue
