Panerai merayakan satu abad butik legendarisnya di Piazza San Giovanni, Florence, melalui dua edisi terbatas Luminor Firenze 8 Giorni. Butik tersebut pertama kali dibuka pada 1926 dengan nama “Orologeria Svizzera” dan menjadi bagian penting dari sejarah Panerai di Florence. Untuk memperingati momen tersebut, Panerai kembali melihat ke masa lalu melalui desain yang terinspirasi dari prototipe...
Category: Uncategorized
Tutima Padukan Titanium dan Emas 18K di Patria Small Seconds Terbaru
Tutima selama ini lebih dikenal lewat jam tangan pilot dan chronograph tangguh yang menonjolkan karakter tool watch khas Jerman. Namun, koleksi Patria mengambil pendekatan berbeda dengan membawa tradisi watchmaking klasik ala Glashütte ke dalam desain yang lebih elegan. Kini, Tutima memperkenalkan Patria Small Seconds terbaru, yang memadukan case titanium Grade 5 dengan aksen emas 18K...
Christophe Claret Resmi Bangkit Kembali, Siap Melangkah Lebih Jauh dari Sebelumnya
Selama lebih dari tiga dekade, nama Christophe Claret identik dengan salah satu sisi paling eksperimental dalam dunia independent watchmaking: display yang tidak biasa, animasi mekanikal, suara, serta komplikasi yang dirancang untuk memberikan pengalaman lebih dari sekadar membaca waktu. Setelah melewati periode sulit hingga brand sebelumnya masuk proses insolvensi, sang watchmaker kini resmi membuka babak baru...
A. Lange & Söhne Kembalikan Proporsi Klasik 1815 Up/Down Lewat Dial Biru Pertamanya
Di tengah tren industri jam tangan yang cenderung menghadirkan case semakin besar, A. Lange & Söhne justru mengambil arah sebaliknya. Manufaktur asal Saxony, Jerman, memperkenalkan dua edisi khusus terbaru 1815 Up/Down dengan case yang kembali ke ukuran lebih ringkas, sekaligus menghadirkan dial biru untuk pertama kalinya dalam lini 1815 Up/Down. Tersedia dalam pilihan emas putih...
Geneva Watch Days 2026: Rangkuman Rilisan Terbesar dari Bvlgari, Lange, hingga Laurent Ferrier
Geneva Watch Days 2026 kembali menjadi salah satu panggung paling menarik dalam kalender watchmaking dunia. Digelar pada 2–6 September 2026, ajang ini mempertemukan 71 brand dari perusahaan besar hingga independent watchmaker dalam format yang tersebar di berbagai lokasi di Jenewa. Berbeda dari Watches and Wonders yang identik dengan peluncuran besar dari brand-brand mapan, Geneva Watch...
Girard-Perregaux Masukkan Tourbillon dan Micro-Rotor ke Laureato Setipis 10mm
Girard-Perregaux kembali menunjukkan kemampuan teknisnya melalui Laureato Fifty Tourbillon Micro-Rotor 39mm, sebuah model yang menggabungkan dua komplikasi sekaligus—tourbillon dan automatic micro-rotor—ke dalam case stainless steel dengan ketebalan hanya 10mm. Peluncuran ini hadir setelah Laureato merayakan ulang tahun ke-50 pada 2025. Memasuki 2026, Girard-Perregaux menjadikan Laureato Fifty sebagai bagian permanen dari koleksi, sekaligus memperkuat posisinya melalui...
Alpina Ubah Dive Watch-nya Jadi Alat Navigasi Lewat Kolaborasi Route du Rhum
Kolaborasi antara jam tangan dan ajang olahraga sering kali mengikuti formula yang cukup mudah ditebak: ganti warna dial, tambahkan logo atau ukiran khusus, batasi produksi, lalu selesai. Namun, Alpina mengambil pendekatan yang sedikit berbeda lewat Seastrong Diver Extreme Automatic Route du Rhum Destination Guadeloupe. Dibuat untuk menyambut edisi ke-13 Route du Rhum, balap layar solo...
Zenith Chronomaster Solo Sport vs Breitling Chronomat: Mana yang Lebih Layak Dipilih?
Geneva Watch Days 2026 baru saja usai, tetapi salah satu rilisan yang paling menarik perhatian justru datang dari Zenith dengan pendekatan yang cukup tidak biasa. Melalui Chronomaster Solo Sport, Zenith mengambil basis desain Chronomaster Sport yang terkenal sebagai chronograph lalu menghilangkan fungsi chronograph tersebut sepenuhnya. Hasilnya adalah sebuah sporty three-hand watch dengan karakter movement frekuensi...
Louis Vuitton Jadikan Tambour Spin Time Koleksi Permanen, Lima Referensi Baru Diperkenalkan
Louis Vuitton resmi membawa kembali salah satu kreasi paling eksperimental dalam sejarah watchmaking-nya. Setelah diperbarui melalui lini Tambour Taiko Spin Time dalam edisi terbatas pada 2025, Tambour Spin Time kini menjadi koleksi permanen Louis Vuitton dengan lima referensi baru yang menawarkan spektrum desain dan komplikasi mulai dari jumping hour tiga dimensi hingga flying tourbillon. Pertama...
Montblanc Rayakan Penemu Kata “Chronograph” Lewat Edisi Emas Rose Bertema Tulisan Tangan
Montblanc kembali menghidupkan salah satu cerita paling penting dalam sejarah pengukuran waktu lewat Star Legacy Nicolas Rieussec Chronograph Limited Edition 100. Hadir dalam case 18K rose gold dan hanya diproduksi sebanyak 100 unit, model terbaru ini membawa kembali kisah Nicolas Rieussec, sosok yang pada 1821 menciptakan alat pencatat waktu dengan tinta yang kemudian dikenal sebagai...
