Lebih dari dua tahun setelah Bremont melakukan rebranding besar-besaran, koleksi Terra Nova mulai memperlihatkan arah desain yang semakin matang dan koheren. Salah satu rilisan yang paling menarik perhatian di Geneva Watch Days adalah Terra Nova Jumping Hour 35mm, sebuah versi yang membawa komplikasi jumping hour ke ukuran yang jauh lebih kecil.
Bagi Worn & Wound, ukuran 35mm ini terasa seperti jawaban atas persoalan proporsi yang sebelumnya muncul pada beberapa versi Terra Nova. Setelah mencoba case yang lebih besar, Bremont akhirnya menemukan ukuran yang membuat karakter vintage dari komplikasi tersebut terasa lebih natural di pergelangan tangan.
Masalah Ukuran yang Akhirnya Terpecahkan

Terra Nova Jumping Hour 35mm mencoba menyelesaikan persoalan utama versi sebelumnya: ukuran case yang terasa terlalu besar dibandingkan informasi visual yang ditampilkan dial.
Versi montre à guichet sebelumnya hadir dalam case 38mm. Masalahnya, sebagian besar permukaan dial terdiri dari logam polos sehingga ukuran tersebut terasa seperti terlalu banyak “memakai” ruang untuk sebuah tampilan yang sebenarnya cukup minimal.
Bremont kemudian menghadirkan versi Jumping Hour berukuran 40,5mm dengan aperture yang membentang dari kiri ke kanan. Namun, pendekatan tersebut juga menghasilkan kesan oversized untuk sebuah komplikasi yang secara historis memiliki karakter lebih delicate.
Pada case 35mm, persoalan tersebut mulai terasa berbeda.
Ukuran yang lebih kecil membuat aperture dan elemen dial memiliki hubungan yang lebih seimbang dengan keseluruhan case. Alih-alih terlihat seperti komplikasi kecil yang ditempatkan dalam case besar, jumping hour justru menjadi pusat perhatian tanpa kehilangan proporsi.
Proporsi yang Genuinely Unisex

Dengan diameter 35mm, Terra Nova Jumping Hour terasa lebih dekat dengan proporsi jam vintage yang menjadi inspirasi desainnya sekaligus menawarkan ukuran yang mudah dikenakan secara lebih luas.
Ukuran ini memberikan kesan yang lebih refined dibandingkan versi case besar. Pada varian jumping hour tradisional dengan dial burgundy, misalnya, dimensi tersebut membuat karakter jam terasa lebih dressy dan formal.
Hal yang sama berlaku untuk versi montre à guichet. Dengan case yang lebih ringkas, tampilan dial tidak lagi terasa seperti sebuah desain yang sengaja dibuat besar untuk mengikuti tren contemporary oversized watch.
Sebaliknya, 35mm membuatnya memiliki kualitas yang mengingatkan pada jam vintage—sebuah karakter yang memang cocok dengan komplikasi jumping hour itu sendiri.
Proporsi tersebut juga membuat model ini terasa genuinely unisex. Bukan karena sengaja dibuat sebagai “jam pria” atau “jam wanita”, melainkan karena ukurannya tidak bergantung pada preferensi terhadap jam berdiameter besar.
Varian Frosted — Sorotan Utama di Geneva Watch Days

Terra Nova 35 Jumping Hours Frosted menjadi salah satu versi paling menonjol berkat case steel 904L dengan finishing frosted dan bevel polished pada bagian lug.
Permukaan frosted memberikan tekstur yang lebih kaya pada stainless steel. Alih-alih mengandalkan bidang brushed konvensional, finishing tersebut menciptakan tampilan yang lebih lembut sekaligus mewah.
Kontras kemudian muncul melalui bevel yang dipoles pada lug. Perbedaan antara permukaan frosted dan polished membuat arsitektur case tetap terlihat jelas meskipun keseluruhan jam memiliki warna metalik yang relatif seragam.
Ada pula perubahan lain yang cukup penting.
Versi Frosted menghilangkan running seconds di bagian tengah yang sebelumnya menggunakan motif logo wayfinding khas Bremont. Elemen tersebut sempat menjadi salah satu detail yang memicu perdebatan sejak pertama diperkenalkan.
Untuk case frosted ini, keputusan menghilangkannya justru membuat desain terasa lebih bersih. Permukaan dial mendapatkan lebih banyak ruang untuk bernapas dan perhatian tidak lagi terbagi antara jumping hour dengan running seconds.
Movement Calibre BC634 — Sellita dengan Perjanjian Eksklusif

Terra Nova Jumping Hour 35mm menggunakan automatic Calibre BC634 berbasis Sellita yang dipakai Bremont melalui perjanjian eksklusif.
Movement tersebut juga digunakan pada versi Terra Nova Jumping Hour dengan case lebih besar. Namun, perbedaan ukuran case membuat karakter movement terasa berbeda ketika ditempatkan di dalam versi 35mm.
Layout dial terlihat lebih proporsional karena komplikasi tidak lagi “tenggelam” dalam ruang case yang terlalu besar. Aperture jumping hour menjadi lebih dominan, sementara elemen lain tetap memiliki ruang yang cukup untuk menjaga keterbacaan.
Salah satu karakter menarik dari mekanisme ini adalah gerakan jump saat pergantian jam. Perubahan angka terasa sangat cepat dan presisi, sehingga perpindahan dari satu jam ke jam berikutnya terlihat hampir instan.
Karakter tersebut berbeda dengan sejumlah mekanisme jumping hour lain yang memberikan gerakan sedikit lebih lambat atau terasa lebih “goyang” ketika angka berpindah.
Namun, perbedaan tersebut pada akhirnya juga menjadi persoalan selera. Jump yang lebih lambat memiliki daya tarik tersendiri karena gerakannya dapat terasa lebih mekanis dan mengingatkan pada karakter mekanisme historis.
Dengan BC634, Bremont memilih pengalaman yang lebih tegas: ketika waktunya berganti, angka langsung berpindah.
Harga dan Ketersediaan

Bremont Terra Nova Jumping Hour 35mm tersedia dalam beberapa konfigurasi dengan harga mulai USD 4.000.
Rangkaian harganya adalah:
- USD 4.000 — Burgundy Jump Hour dengan strap
- USD 4.550 — Montre à guichet dengan strap
- USD 4.800 — Montre à guichet dengan bracelet
- USD 5.150 — Terra Nova 35 Jumping Hours Frosted dengan strap
Perbedaan konfigurasi memberikan pilihan bagi pengguna yang menginginkan karakter lebih dressy melalui strap maupun tampilan yang lebih integrated melalui bracelet.
Di antara pilihan tersebut, versi montre à guichet dengan bracelet memberikan salah satu interpretasi paling menarik terhadap desain Terra Nova 35mm karena mempertemukan proporsi vintage dengan eksekusi yang lebih kontemporer.
Kesimpulan
Terkadang sebuah brand memang membutuhkan beberapa iterasi sebelum menemukan ukuran yang benar-benar tepat untuk sebuah komplikasi.
Terra Nova Jumping Hour 35mm menunjukkan bahwa mengecilkan case bukan sekadar soal membuat jam lebih compact, tetapi juga dapat mengubah bagaimana sebuah desain dibaca secara keseluruhan.
Pada 35mm, karakter montre à guichet terasa lebih natural, varian burgundy mendapatkan kualitas dress watch yang lebih kuat, sementara versi Frosted memperoleh ruang yang cukup untuk menonjolkan tekstur case dan finishing kontrasnya.
Setelah beberapa eksperimen dengan ukuran yang lebih besar, Bremont akhirnya menemukan proporsi yang membuat jumping hour terasa sesuai dengan karakter historisnya: lebih tenang, lebih refined, dan tidak membutuhkan case oversized untuk mendapatkan perhatian.
Dalam konteks evolusi Terra Nova setelah rebranding Bremont, 35mm mungkin menjadi ukuran yang selama ini dibutuhkan koleksi tersebut untuk benar-benar menemukan arahnya.
