Dress watch identik dengan desain yang sederhana, tipis, dan elegan. Selama bertahun-tahun, model seperti Cartier Tank atau Calatrava menjadi tolok ukur jam tangan formal. Namun, perkembangan dunia horologi menunjukkan bahwa dress watch modern tidak lagi harus mengikuti pakem yang sama. Mulai dari brand independen hingga manufaktur besar, banyak produsen kini menawarkan dress watch dengan identitas...
TAG Heuer Rilis Carrera Chronograph Limited Edition, Terinspirasi Rally Gurun dengan Palet Warna Hangat
Sejak pertama kali diperkenalkan pada 1963, koleksi TAG Heuer Carrera telah menjadi salah satu ikon dunia motorsport. Terinspirasi dari ajang balap legendaris Carrera Panamericana, lini ini dikenal melalui desain yang bersih, mudah dibaca, serta hubungan eratnya dengan dunia balap profesional. Kini, TAG Heuer menghadirkan interpretasi baru melalui Carrera Chronograph Limited Edition, sebuah edisi terbatas yang...
5 Referensi Rolex yang Menandakan Kamu Bukan Sekadar Pemilik, Tapi Enthusiast Sejati
Hampir semua orang mengenal Rolex Submariner, Daytona, atau GMT-Master II. Model-model tersebut sudah menjadi simbol kesuksesan sekaligus wajah paling populer dari Rolex selama puluhan tahun. Namun, di kalangan kolektor, ada tingkatan apresiasi yang berbeda. Semakin dalam seseorang mempelajari sejarah Rolex, semakin besar pula kemungkinan ia tertarik pada referensi yang tidak selalu menjadi pusat perhatian publik....
Cartier Perkecil Ukuran Santos Chronograph, Kini Lebih Proporsional Tanpa Kehilangan Karakter Sportnya
Selama lebih dari satu abad, Cartier Santos dikenal sebagai salah satu ikon desain dalam dunia horologi. Dibanding banyak merek Swiss lainnya, Cartier lebih identik dengan proporsi elegan, garis desain yang halus, serta finishing mewah dibanding pendekatan yang agresif atau sangat sporty. Karena itu, ketika Santos de Cartier Chronograph XL diperkenalkan pada 2020, ukurannya yang besar...
Jaeger-LeCoultre Perkecil Ukuran Reverso Duoface, Ini Entry Point Terbaik ke Dunia Reverso
Jaeger-LeCoultre memperluas koleksi ikoniknya dengan menghadirkan Reverso Tribute Duoface Small Seconds dalam ukuran yang lebih kecil, mengikuti tren downsizing yang semakin kuat pada 2026. Dengan desain dua wajah, movement dual-time, dan case reversible khas Reverso, model ini menawarkan salah satu titik masuk paling menarik untuk mengenal jam tangan yang telah menjadi ikon horologi sejak 1931....
Favre Leuba Hadirkan Deep Raider Day Date Versi Two-Tone Emas Kuning
Favre Leuba kembali memperluas koleksi Deep Raider Day Date dengan meluncurkan tiga varian two-tone yang memadukan stainless steel dan aksen emas kuning. Setelah bangkit kembali di bawah kepemimpinan Patrik Hoffmann sejak 2024, rilisan terbaru ini melanjutkan warisan Deep Blue 1964 sebagai dive watch bergaya tool watch klasik dengan sentuhan yang lebih modern dan mewah. Desain...
TAG Heuer Beri Penghormatan Terakhir untuk Zandvoort Lewat Formula 1 Solargraph Edisi Oranye
TAG Heuer memperkenalkan Formula 1 Solargraph 38mm edisi Zandvoort untuk menandai balapan Formula 1 terakhir di sirkuit Zandvoort pada 23 Agustus 2026. Sebagai Official Timekeeper Formula 1, TAG Heuer menghadirkan dua edisi terbatas dengan desain yang mengambil inspirasi dari warna oranye khas pendukung Belanda serta karakter sirkuit tepi pantai tersebut. Desain Terinspirasi Sirkuit Zandvoort Formula...
Nomos Perkecil Tangente Neomatik Update jadi 38,5mm, Kini Lebih Pas untuk Pergelangan Kecil
Nomos Glashütte memperkenalkan Tangente Neomatik 38 Update di Watches & Wonders 2026, membawa komplikasi peripheral date ring khas brand ke dalam case yang lebih ringkas berukuran 38,5 mm. Dibandingkan versi sebelumnya yang berdiameter 41 mm, model terbaru ini menawarkan proporsi yang lebih compact tanpa mengorbankan movement otomatis in-house dan karakter desain Bauhaus yang menjadi identitas...
Hermès Padukan Tourbillon dan Minute Repeater dengan Seni Lukis Miniatur di Arceau Cavalier en Formes
Hermès memperkenalkan Arceau Cavalier en Formes, sebuah mahakarya Métiers d’Art yang memadukan kompleksitas tourbillon dan minute repeater dengan seni lukis serta ukiran miniatur. Berakar dari desain Arceau karya Henri d’Origny pada 1978, edisi sangat terbatas ini menginterpretasikan kembali motif syal sutra Cavalier en Formes karya Gianpaolo Pagni melalui dial artistik yang seluruhnya dikerjakan dengan tangan....
Chronoswiss Hadirkan Small Second Jasper dan Serpentine, Dial Batu Alam Pertama di Era Modern Mechanical
Chronoswiss kembali menunjukkan pendekatan kreatifnya dalam dunia horologi melalui peluncuran Small Second Jasper dan Small Second Serpentine, dua edisi terbatas yang menjadi tonggak baru bagi brand independen asal Jerman yang kini bermarkas di Lucerne, Swiss. Kedua model ini menandai penggunaan pertama dial batu alam dalam era “Modern Mechanical” Chronoswiss, sebuah fase baru yang menekankan kombinasi...
