Patek Philippe Perkenalkan Gondolo Ladies First, Quartz Pertama dalam Lini “Ladies First”

Patek Philippe memperluas lini jam tangan wanita melalui Gondolo Ladies First Ref. 7043, sebuah koleksi baru yang menjadi interpretasi quartz pertama dalam keluarga “Ladies First”. Berbeda dari reputasi lini tersebut yang selama ini erat dengan komplikasi tinggi, Gondolo Ladies First justru menawarkan pendekatan yang lebih sederhana: dua jarum, case bergaya Art Deco, serta pilihan gem-setting dari versi reguler hingga haute joaillerie.

Koleksi ini diperkenalkan bersamaan dengan kampanye pemasaran baru Patek Philippe yang digarap agensi periklanan London, Leagas Delaney. Agensi tersebut sebelumnya juga terlibat dalam kampanye terkenal Patek Philippe, termasuk slogan “You never actually own a Patek Philippe. You merely look after it for the next generation.”

Menurut Patek Philippe, Gondolo Ladies First menjadi ekspresi baru dari jam tangan feminin maison yang menggabungkan karakter historis dengan pendekatan modern.

Case Gondolo Terinspirasi Era Art Deco

Image credit: SJX Watches

Gondolo Ladies First menggunakan case cushion-shaped berukuran 31 × 34,8mm yang mengambil inspirasi dari desain jam tangan awal abad ke-20 dan estetika Art Deco.

Bentuk case yang membulat di sudut-sudutnya menjadi salah satu karakter utama Ref. 7043. Siluet tersebut berasal dari bahasa desain Gondolo, koleksi yang namanya merujuk pada Gondolo & Labouriau, retailer penting Patek Philippe di Brasil yang pernah menjadi salah satu mitra penjualan utama maison tersebut.

Artikulasi pada bagian lugs menjadi detail penting lainnya. Alih-alih menggunakan lug konvensional yang menyatu kaku dengan case, Gondolo Ladies First memiliki articulated lugs yang dapat mengikuti kontur pergelangan tangan.

Case memiliki ukuran 31 × 34,8mm dengan ketebalan 8,03mm, sehingga tetap terlihat proporsional untuk jam tangan wanita dengan karakter dress watch.

Seluruh versi menggunakan sapphire crystal dan memiliki water resistance hingga 30 meter.

Untuk versi reguler, Patek Philippe menawarkan pilihan rose gold dengan dial silver atau chestnut, white gold dengan dial blue-grey, serta kombinasi white gold dan rose gold pada Ref. 7043GR-001.

Indeks Trapeze-Cut Menjadi Detail Kunci

Image credit: SJX Watches

Salah satu detail desain paling khas Gondolo Ladies First adalah penggunaan indeks berbentuk trapeze-cut, bukan baguette-cut persegi panjang yang lebih umum pada jam tangan jewelry.

Pada versi reguler, indeks trapeze dibuat dari white gold atau dipadukan dengan elemen batu warna pada versi Joaillerie.

Keputusan tersebut memberikan karakter visual yang lebih lembut pada dial sekaligus mengikuti bentuk geometris case. Proporsi indeks juga membuat dial tidak terlihat terlalu formal meskipun case menggunakan precious metal dan diamond-set flange.

Patek Philippe menggunakan leaf-shaped hands yang mengikuti bahasa desain feminin Gondolo. Pada beberapa varian Joaillerie, warna jarum disesuaikan dengan warna batu pada indeks sehingga seluruh dial terlihat sebagai satu komposisi.

Kombinasi antara cushion case, articulated lugs, trapeze-shaped markers, dan leaf-shaped hands membuat Gondolo Ladies First memiliki identitas yang berbeda dari Twenty~4, meskipun keduanya sama-sama berada dalam kategori jam tangan wanita Patek Philippe.

Pilihan Reguler dan Joaillerie dengan Puluhan hingga Ratusan Berlian

Image credit: SJX Watches

Gondolo Ladies First tersedia dalam versi precious-metal reguler maupun Joaillerie, dengan opsi rose gold, white gold, two-tone, berlian, dan batu warna.

Pada versi reguler, dial dikelilingi oleh 108 berlian melee dengan total 0,41 karat pada dial flange.

Ref. 7043R-001 menggunakan rose gold dengan dial chestnut, sedangkan Ref. 7043G-001 menggunakan white gold dengan dial blue-grey. Ref. 7043GR-001 menawarkan kombinasi white gold dan rose gold dengan dial silver.

Untuk kolektor yang menginginkan pendekatan lebih dekoratif, Patek Philippe menghadirkan tiga versi Joaillerie.

Ref. 7043/250R-001 menggunakan rose gold dengan 12 tsavorite berbentuk trapeze sebagai indeks. Batu tersebut memiliki total sekitar 0,22 karat dan dipadukan dengan warna hijau pada strap serta jarum.

Ref. 7043/250GR-001 menggunakan kombinasi white gold dan rose gold dengan 12 amethyst trapeze-cut berwarna ungu, sementara Ref. 7043/250G-001 menggunakan white gold dengan 12 blue topaz trapeze-cut.

Ketiga model Joaillerie tersebut memiliki dial yang sepenuhnya dihiasi berlian. Patek Philippe menggunakan 303 berlian brilliant-cut pada dial dengan total sekitar 0,96 karat, kemudian menambahkan 108 berlian pada flange.

Case juga dihiasi 253 berlian dengan total sekitar 1,56 karat, sementara buckle mendapatkan tambahan 23 berlian dengan total sekitar 0,18 karat.

Jika seluruh gem-setting dihitung, masing-masing versi Joaillerie memiliki 687 berlian dengan total 3,11 karat, ditambah 12 batu warna pada indeks.

Menariknya, Patek Philippe tidak sekadar menggunakan baguette atau batu persegi panjang. Bentuk trapeze pada indeks memberikan kesinambungan geometris dengan desain case sekaligus menjadi salah satu elemen yang paling membedakan Gondolo Ladies First dari jam tangan jewelry Patek Philippe lainnya.

Kaliber E15 — Quartz dengan Finishing Berstandar Tinggi

Image credit: SJX Watches

Gondolo Ladies First menggunakan Caliber E15, movement quartz berukuran sangat kecil yang tetap mendapatkan perhatian dekoratif meskipun bukan movement mekanis.

Caliber E15 memiliki dimensi hanya 15 × 13mm dengan ketebalan 1,8mm. Movement ini terdiri dari 57 komponen dan menggunakan enam jewels.

Patek Philippe menyatakan bahwa movement quartz mereka dibuat dengan perhatian terhadap craftsmanship yang sama seperti movement manual-winding dan automatic. Namun, berbeda dari movement mekanis Patek Philippe, movement quartz tersebut tidak membawa Patek Philippe Seal.

SJX mencatat bahwa Caliber E15 memiliki Geneva stripes yang rapi meskipun ukurannya sangat kecil. Dekorasi tersebut menjadi detail menarik karena movement quartz biasanya lebih jarang mendapatkan perhatian finishing dibandingkan mechanical movement.

Caliber E15 bekerja pada frekuensi quartz 32.768 Hz dan menggunakan baterai silver oxide 1,55V.

Daya tahan baterainya sekitar tiga tahun. Movement ini juga memiliki rating akurasi pabrik sekitar +127 hingga -18 detik per tahun.

Salah satu kekurangannya dibandingkan Caliber E23-250 yang lebih besar adalah tidak adanya indikator khusus untuk menandai akhir masa pakai baterai.

Namun, untuk sebuah jam dua-jarum yang dirancang sebagai timepiece yang mudah digunakan sehari-hari, karakter quartz tersebut justru menjadi bagian dari proposisinya. Pemilik tidak perlu melakukan winding atau mengatur movement mekanis secara berkala.

Harga dan Ketersediaan Gondolo Ladies First

Image credit: SJX Watches

Gondolo Ladies First bukan edisi terbatas dan tersedia melalui butik serta retailer resmi Patek Philippe.

Untuk versi non-gemset, harga yang dicantumkan SJX adalah sekitar €35.100 sebelum pajak, sedangkan versi dengan case dan dial gem-set berada di sekitar €64.300 sebelum pajak.

Patek Philippe sendiri saat ini juga mencantumkan harga resmi dalam beberapa pasar. Sebagai contoh, Ref. 7043G-001 white gold tercantum sekitar US$37.510, sementara versi Joaillerie Ref. 7043/250G-001 tercantum sekitar US$68.768. Harga dapat berbeda berdasarkan pasar dan pajak yang berlaku.

Koleksi ini terdiri dari enam referensi pada peluncuran:

  • Ref. 7043G-001 — white gold, blue-grey dial
  • Ref. 7043R-001 — rose gold, chestnut dial
  • Ref. 7043GR-001 — white gold dan rose gold, silver dial
  • Ref. 7043/250G-001 — white gold Joaillerie dengan blue topaz
  • Ref. 7043/250R-001 — rose gold Joaillerie dengan tsavorite
  • Ref. 7043/250GR-001 — white gold dan rose gold Joaillerie dengan amethyst

Tidak ada batasan jumlah produksi yang diumumkan untuk koleksi tersebut.

Gondolo Ladies First Membawa Arah Baru untuk Jam Tangan Wanita Patek Philippe

Image credit: SJX Watches

Gondolo Ladies First memperlihatkan bahwa Patek Philippe tidak selalu harus mengandalkan komplikasi tinggi untuk menciptakan jam tangan wanita yang memiliki karakter kuat.

Selama bertahun-tahun, label “Ladies First” memang lebih sering dikaitkan dengan komplikasi seperti chronograph manual-winding, perpetual calendar, dan minute repeater.

Gondolo Ladies First mengambil arah yang berbeda. Movement-nya hanya menampilkan jam dan menit melalui quartz Caliber E15, tetapi perhatian terhadap case, indeks, material, dan gem-setting membuat produk ini tetap berada dalam bahasa haute horlogerie Patek Philippe.

Dari sisi desain, koleksi ini juga memiliki identitas yang lebih kuat dibandingkan pendekatan quartz yang lebih minimalis pada beberapa model Twenty~4.

Case cushion-shaped, articulated lugs, dan trapeze-cut markers membuat Gondolo Ladies First terasa lebih dekat dengan karakter historis Patek Philippe sekaligus mempertahankan proporsi modern.

Versi Joaillerie tentu membawa proposisi yang berbeda. Dengan ratusan berlian dan batu warna pada indeks, harganya meningkat secara signifikan. Bagi sebagian kolektor, nilai tambah tersebut dapat terletak pada craftsmanship dan gem-setting; bagi lainnya, versi reguler justru menawarkan keseimbangan desain yang lebih menarik.

Kesimpulan

Patek Philippe Gondolo Ladies First menjadi salah satu rilisan yang cukup berbeda dari ekspektasi umum terhadap lini “Ladies First”.

Alih-alih menghadirkan komplikasi baru, Patek Philippe memilih quartz Caliber E15, case cushion-shaped bergaya Art Deco, articulated lugs, dan indeks trapeze-cut sebagai fondasi koleksi baru ini.

Pendekatan tersebut membuat Gondolo Ladies First terasa lebih design-led dibandingkan sekadar menjadi versi feminin dari complicated watch. Enam referensi yang tersedia juga memberikan spektrum yang cukup luas, mulai dari precious-metal sederhana hingga Joaillerie dengan 687 berlian dan 12 batu warna.

Pada akhirnya, daya tarik terbesar Gondolo Ladies First justru terletak pada keputusan Patek Philippe untuk menyederhanakan mekanisme tanpa menyederhanakan perhatian terhadap detail. Quartz mungkin menjadi pilihan yang praktis, tetapi melalui case, finishing, gem-setting, dan desain dial, Patek Philippe tetap menjadikannya sebuah luxury timepiece dengan identitas yang kuat.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *