Urban Jürgensen UJ-2, Jam Time-Only yang Menyimpan Escapement Paling Elegan di Dunia Watchmaking

Kebangkitan Urban Jürgensen menjadi salah satu kisah paling menarik dalam dunia horologi modern. Setelah kembali dihidupkan di bawah kepemimpinan Kari Voutilainen dan Alex Rosenfield, manufaktur bersejarah asal Denmark-Swiss ini langsung mencuri perhatian melalui UJ-1 Tourbillon, sebuah mahakarya yang memperlihatkan kemampuan teknis dan artistik pada level tertinggi. Namun, di balik kemegahan tourbillon tersebut, justru Urban Jürgensen...

BA111OD Hadirkan Chapter 7 Skeleton, Jam Terbuka Penuh dengan Harga Terjangkau

puluhan hingga ratusan juta rupiah. Semakin banyak merek independen yang berupaya menghadirkan desain open-worked kepada pasar yang lebih luas tanpa mengorbankan kualitas mekanis. Salah satunya adalah BA111OD, brand independen asal Neuchâtel, Swiss, yang kini memperluas koleksi Chapter 7melalui peluncuran Chapter 7 Skeleton. Model terbaru ini mempertahankan karakter sport-chic dari lini Chapter 7, namun membuka hampir...

Grøne Oldenzaal Rilis Horologium, Dress Watch Terjangkau dari “Saudara” Grönefeld

Nama Grönefeld telah lama dikenal sebagai salah satu independent watchmaker paling bergengsi di dunia. Melalui karya-karya berfinishing tingkat haute horlogerie, dua bersaudara asal Belanda, Bart Grönefeld dan Tim Grönefeld, berhasil membangun reputasi sebagai “Horological Brothers” dengan produksi yang sangat terbatas dan harga yang mencapai ratusan ribu euro. Pada 2024, keduanya memperkenalkan proyek baru bernama Grøne...

Chronoswiss Hadirkan Small Second Jasper dan Serpentine, Dial Batu Alam Pertama di Era Modern Mechanical

Chronoswiss kembali menunjukkan pendekatan kreatifnya dalam dunia horologi melalui peluncuran Small Second Jasper dan Small Second Serpentine, dua edisi terbatas yang menjadi tonggak baru bagi brand independen asal Jerman yang kini bermarkas di Lucerne, Swiss. Kedua model ini menandai penggunaan pertama dial batu alam dalam era “Modern Mechanical” Chronoswiss, sebuah fase baru yang menekankan kombinasi...

BA111OD Hadirkan Chapter 7 Skeleton, Jam Terbuka Penuh dengan Harga Terjangkau

Dalam beberapa tahun terakhir, jam tangan skeleton tidak lagi identik dengan harga puluhan hingga ratusan juta rupiah. Semakin banyak merek independen yang berupaya menghadirkan desain open-worked kepada pasar yang lebih luas tanpa mengorbankan kualitas mekanis. Salah satunya adalah BA111OD, brand independen asal Neuchâtel, Swiss, yang kini memperluas koleksi Chapter 7melalui peluncuran Chapter 7 Skeleton. Model...

Urwerk UR-100V Lightspeed Ceramic, Ketika Jam Tangan Menceritakan Kecepatan Cahaya

Selama lebih dari dua dekade, Urwerk dikenal sebagai salah satu independent watchmaker yang paling berani mendefinisikan ulang cara manusia membaca waktu. Lewat sistem wandering hours yang menjadi ciri khasnya, brand asal Swiss ini konsisten menghadirkan jam tangan yang lebih menyerupai instrumen ilmiah daripada arloji konvensional. Kini, Urwerk memperkenalkan UR-100V Lightspeed Ceramic, evolusi terbaru dari koleksi...

RGM Perkenalkan Model 151 Snoopy Flying Ace, Jam Tangan Amerika dengan Dial Enamel Pertama Bertema Snoopy

RGM Watch Co., watchmaker independen asal Pennsylvania, Amerika Serikat, kembali menarik perhatian dunia horologi melalui peluncuran Model 151 Snoopy Flying Ace. Berdiri sejak 1992, RGM dikenal sebagai salah satu produsen jam tangan independen yang mempertahankan teknik watchmaking tradisional dengan produksi terbatas dan pengerjaan yang sangat detail. Kali ini, RGM menghadirkan kejutan dengan menggabungkan craftsmanship klasik...