Girard-Perregaux Masukkan Tourbillon dan Micro-Rotor ke Laureato Setipis 10mm

Girard-Perregaux kembali menunjukkan kemampuan teknisnya melalui Laureato Fifty Tourbillon Micro-Rotor 39mm, sebuah model yang menggabungkan dua komplikasi sekaligus—tourbillon dan automatic micro-rotor—ke dalam case stainless steel dengan ketebalan hanya 10mm. Peluncuran ini hadir setelah Laureato merayakan ulang tahun ke-50 pada 2025. Memasuki 2026, Girard-Perregaux menjadikan Laureato Fifty sebagai bagian permanen dari koleksi, sekaligus memperkuat posisinya melalui...

Louis Vuitton Jadikan Tambour Spin Time Koleksi Permanen, Lima Referensi Baru Diperkenalkan

Louis Vuitton resmi membawa kembali salah satu kreasi paling eksperimental dalam sejarah watchmaking-nya. Setelah diperbarui melalui lini Tambour Taiko Spin Time dalam edisi terbatas pada 2025, Tambour Spin Time kini menjadi koleksi permanen Louis Vuitton dengan lima referensi baru yang menawarkan spektrum desain dan komplikasi mulai dari jumping hour tiga dimensi hingga flying tourbillon. Pertama...

Bianchet Hadirkan UltraFino Tonneau dalam Balutan Full Ceramic, Tourbillon Seringan 8 Gram

Bianchet kembali mengeksplorasi batas antara ultra-thin watchmaking, integrated sports watch, dan haute horlogerie lewat UltraFino Tonneau Ceramic. Sejak debut pada 2025, UltraFino Tonneau menjadi model penting bagi brand independen asal Swiss tersebut karena menggabungkan konstruksi ultra-tipis, automatic movement, tourbillon, dan integrated bracelet dalam satu desain tonneau. Sebelumnya, Bianchet telah menawarkan UltraFino Tonneau dalam material seperti...

Frederique Constant Buktikan Kemampuan Kustomisasi Lewat Tourbillon Platinum “Julie” yang Sangat Personal

Kustomisasi jam tangan biasanya identik dengan nama-nama haute horlogerie atau atelier independen yang memang sejak awal membangun bisnis dari personal commission. Karena itu, ketika brand yang lebih dikenal lewat luxury watchmaking dengan harga relatif terjangkau menghadirkan sebuah unique piece yang dibuat khusus untuk seorang kolektor, hasilnya menjadi cukup menarik untuk diperhatikan. Frederique Constant kini memperlihatkan...

Sylvain Pinaud Perkenalkan Tourbillon Perdana, Berputar Lebih Cepat dari Kebanyakan Tourbillon Lain

Di dunia independent watchmaking, tourbillon bukan lagi sekadar komplikasi untuk menunjukkan kemampuan teknis. Ketika hampir setiap manufaktur besar sudah memiliki interpretasinya sendiri, tantangannya justru bagaimana membuat tourbillon yang terasa benar-benar berbeda. Sylvain Pinaud menjawab tantangan tersebut dengan tourbillon pertamanya yang memiliki satu keunikan langsung terlihat: cage-nya berputar setiap 30 detik, dua kali lebih cepat dari...

ArtyA Genève Hadirkan Complexity Métiers d’Art, Dua Tourbillon Miring yang Dibalut Kerajinan Tangan Penuh Warna

Dunia haute horlogerie semakin sulit dipisahkan dari seni, terutama ketika sebuah movement yang sudah ekstrem secara teknis kemudian dijadikan kanvas untuk métiers d’art. ArtyA Genève mengambil pendekatan tersebut lewat Complexity Métiers d’Art, versi artistik dari Complexity yang sebelumnya diperkenalkan sebagai jam dengan dua tourbillon miring yang terhubung melalui differential sentral. Jika versi awalnya sudah menarik...

Bianchet Perkenalkan Rotondo UltraFino Gold, Jam Tangan Flying Tourbillon yang Memadukan Kemewahan dan Desain Ultra-Tipis

Produsen jam tangan independen asal Swiss, Bianchet, kembali menarik perhatian para pecinta haute horlogerie melalui peluncuran Rotondo UltraFino Gold. Diperkenalkan setelah debut koleksi Rotondo di ajang Watches and Wonders 2026, model terbaru ini menjadi interpretasi mewah dari filosofi desain Bianchet yang selama ini dikenal lewat penggunaan golden ratio dan konstruksi flying tourbillon berperforma tinggi. Berbeda...