David Candaux DC6 Wildfire, Ketika Karbon Bertemu Cahaya Matahari Terbit

David Candaux kembali menghadirkan interpretasi baru terhadap arsitektur DC6 melalui DC6 Wildfire, sebuah tourbillon independen yang menggabungkan konstruksi karbon, titanium, dan warna oranye intens. Sebagai independent watchmaker asal Vallée de Joux, Candaux dikenal melalui pendekatan horologinya yang eksperimental sekaligus sangat teknis. Pada DC6 Wildfire, arsitektur yang sebelumnya hadir dengan karakter lebih gelap pada DC6 Night...

Jacob & Co. Hidupkan Kembali Minute Repeater Pertamanya, Kini Berbalut Merah dan Emas Rose

Jacob & Co. menghidupkan kembali Palatial Flying Tourbillon Minute Repeater untuk merayakan hari jadi ke-40 brand pada 2026. Pertama kali diperkenalkan pada 2014 sebagai minute repeater pertama Jacob & Co., model ini kembali dengan dial kristal mineral merah, case rose gold 18K, serta movement baru Calibre JCCM04 yang menggabungkan komplikasi minute repeater dan flying tourbillon....

Grönefeld Luncurkan Quadrivium, Jam Paling Ambisius dari Dua Bersaudara Watchmaker Belanda

Grönefeld kembali membawa nama 1941 ke level komplikasi yang lebih ekstrem melalui 1941 Quadrivium, jam tangan paling ambisius dari Bart dan Tim Grönefeld hingga saat ini. Mengembangkan fondasi 1941 Remontoire yang diperkenalkan pada 2016, The Horological Brothers menyatukan remontoire 7,5 detik, one-minute flying tourbillon, central jumping seconds, dan power reserve indicator dalam satu movement in-house...