Dennison Rangkai Empat Batu Alam Jadi Mosaik di ALD Elements

Dennison menghadirkan ALD Elements, jam tangan bergaya dress watch retro yang memadukan case cushion khas era 1970-an dengan dial mosaik dari empat jenis batu alam. Alih-alih menggunakan satu lempengan batu seperti stone dial pada umumnya, Dennison menyusun lapis lazuli, onyx, tiger’s eye, dan amazonite menjadi komposisi jigsaw yang membuat setiap dial memiliki karakter visual berbeda....

Hamilton Hidupkan Kembali Desain Cushion 1926, Terinspirasi Jam yang Dipakai Cillian Murphy di Oppenheimer

Hamilton kembali menggali salah satu bentuk case paling khas dari arsipnya melalui American Classic Cushion Mechanical. Terinspirasi desain cushion yang diperkenalkan Hamilton pada 1926, model terbaru ini hadir dalam ukuran 30mm dan 34mm dengan proporsi yang jauh lebih kecil dibandingkan tren jam modern berukuran besar. Kehadiran kembali desain tersebut juga terasa semakin relevan setelah Oppenheimer...

Gérald Genta Hadirkan Minute Repeater Bertekstur Batu Golden Obsidian yang Hangat

Nama Gérald Genta kembali menghadirkan interpretasi baru terhadap warisan desain sang legenda. Setelah dihidupkan kembali sebagai brand independen oleh atelier Louis Vuitton, La Fabrique du Temps, pada 2023, Gérald Genta kini memperkenalkan iterasi kedua dari salah satu komplikasi yang paling identik dengan sang desainer: minute repeater. Setelah versi dengan dial Black Onyx diperkenalkan sebelumnya, rilisan...

Fears Tutup Kisah Brunswick Jump Hour Lewat Kolaborasi Terakhir “Ultimus” Bersama Andrew Morgan

Fears Watch Company resmi menutup perjalanan koleksi Brunswick Jump Hour melalui edisi terakhir bertajuk “Ultimus”, hasil kolaborasi dengan tokoh watchmaking Inggris Andrew Morgan. Koleksi yang pertama kali diperkenalkan pada 2023 sebagai kolaborasi dengan Christopher Ward ini hanya dapat dipesan selama satu minggu, 10–17 Agustus 2026, menjadikan Ultimus sebagai kesempatan terakhir untuk mendapatkan interpretasi Jump Hour...