Maen Hadirkan Trio Dial Batu Alam untuk Manhattan 37 Ultra-Thin, Tampilan Baru yang Makin Elegan

Maen memperluas koleksi Manhattan 37 Ultra-Thin dengan tiga varian dial batu alam yang menghadirkan karakter berbeda pada siluet terinspirasi era 1970-an. Microbrand asal Swedia ini menawarkan Black Onyx, Golden Swan, dan Snowflake Obsidian, sekaligus mempertahankan case ultra-thin 37 mm yang menjadi ciri khas Manhattan. Desain Dial Batu Alam Tiga Varian Trio terbaru Manhattan 37 Ultra-Thin...

Moritz Grossmann Rayakan 200 Tahun Sang Pendiri Lewat Tefnut 36 Beraksen Turquoise

Moritz Grossmann melanjutkan rangkaian perayaan 200 tahun kelahiran Carl Moritz Grossmann (1826–1885) melalui Tefnut 36 Silver-Plated by Friction Turquoise Blue. Hadir dalam case stainless steel berukuran 36 mm, jam tangan edisi terbatas ini memadukan teknik silver-plating by friction yang berasal dari abad ke-19 dengan aksen turquoise yang memberikan sentuhan kontemporer. Desain Dial dengan Teknik Silver-Plating...

Kenapa Jaeger-LeCoultre Geophysic Universal Time Ini Jadi Jam Tangan Terbaik yang Pernah Saya Miliki

Dalam seri personal essay Fratello “The Best Watch I Have Ever Owned”, seorang kolektor mengungkap jam tangan yang paling sulit ia lepaskan dari koleksinya: Jaeger-LeCoultre Geophysic Universal Time. Bahkan setelah memiliki berbagai model dari Rolex dan Grand Seiko, world timer ini tetap menjadi jam yang menurutnya tidak akan pernah dijual, berkat kombinasi desain, sejarah, dan...

Fears Tutup Kisah Brunswick Jump Hour Lewat Kolaborasi Terakhir “Ultimus” Bersama Andrew Morgan

Fears Watch Company resmi menutup perjalanan koleksi Brunswick Jump Hour melalui edisi terakhir bertajuk “Ultimus”, hasil kolaborasi dengan tokoh watchmaking Inggris Andrew Morgan. Koleksi yang pertama kali diperkenalkan pada 2023 sebagai kolaborasi dengan Christopher Ward ini hanya dapat dipesan selama satu minggu, 10–17 Agustus 2026, menjadikan Ultimus sebagai kesempatan terakhir untuk mendapatkan interpretasi Jump Hour...

Louis Moinet Rayakan 210 Tahun Chronograph Pertama di Dunia dengan Edisi Champagne

Louis Moinet memperkenalkan 1816 Chronograph Champagne di Watches & Wonders 2026 untuk memperingati 210 tahun penemuan Compteur de Tierces, instrumen yang secara luas diakui sebagai salah satu cikal bakal chronograph pertama di dunia. Terinspirasi langsung dari instrumen yang dirancang Louis Moinet pada 1816 untuk mengukur kecepatan bintang, edisi terbaru ini menggabungkan warisan horologi berusia dua...

Grøne Oldenzaal Rilis Horologium, Dress Watch Terjangkau dari “Saudara” Grönefeld

Nama Grönefeld telah lama dikenal sebagai salah satu independent watchmaker paling bergengsi di dunia. Melalui karya-karya berfinishing tingkat haute horlogerie, dua bersaudara asal Belanda, Bart Grönefeld dan Tim Grönefeld, berhasil membangun reputasi sebagai “Horological Brothers” dengan produksi yang sangat terbatas dan harga yang mencapai ratusan ribu euro. Pada 2024, keduanya memperkenalkan proyek baru bernama Grøne...

Tutima Perkecil Flieger T5 ke Titanium, Pilot Watch Makin Ringan di Pergelangan

Tutima Glashütte memperluas koleksi Flieger dengan Flieger T5, pilot watch berdiameter 38,5 mm yang menggunakan titanium Grade 5. Ukurannya lebih ringkas dari Flieger Automatic 41 mm, sementara material titanium membuatnya lebih ringan dan tetap mempertahankan karakter instrument watch khas Tutima. Desain Dial yang Fungsional Flieger T5 mempertahankan prinsip utama pilot watch: keterbacaan tinggi, tampilan sederhana,...

Chopard Mille Miglia Classic Chronograph, Ketika Semangat Balap Italia Bertemu Kemewahan Two-Tone

Chopard Mille Miglia Classic Chronograph merupakan salah satu contoh bagaimana dunia motorsport klasik dapat diterjemahkan menjadi jam tangan mewah yang tetap wearable. Dengan perpaduan Lucent Steel dan 18K yellow gold, model ini membawa karakter racing watch klasik ke proporsi yang lebih modern. Desain Racing Watch dengan Sentuhan Lebih Mewah Mille Miglia Classic Chronograph menggabungkan dial...

Jam Tangan Two-Tone Kembali Populer, Ini Alasan Steel dan Gold Tak Pernah Usang

Jam tangan two-tone—perpaduan stainless steel dan emas—sempat dianggap sebagai gaya klasik yang terlalu konservatif. Namun kini kombinasi tersebut kembali mendapat perhatian, dari Rolex hingga Girard-Perregaux, membuktikan bahwa steel dan gold masih memiliki tempat kuat dalam dunia jam tangan modern. Dari Gaya Klasik Menjadi Pernyataan Gaya Jam tangan two-tone kini tidak lagi sekadar pilihan kompromi antara...

NOMOS Glashütte Club Campus Tampil Serba Rose Gold, Sporty tapi Tetap Elegan

NOMOS Glashütte memperbarui Club Campus untuk 2026 dengan dua warna baru, Full Rose dan All Olive. Keduanya mempertahankan karakter sebagai jam mekanis entry-level yang simpel dan playful, tetapi kini ditenagai movement in-house DUW 4001 yang lebih modern. Desain California Dial dengan Warna yang Lebih Berani Club Campus Full Rose menghadirkan interpretasi paling playful dari desain...